TrikMerawat Extraordinary Man!

Gak Boleh Salah, Yuk Kenali Cara Merawat Burung Puyuh Petelur

4 min read

cara merawat burung puyuh

Selain telur ayam, telur burung puyuh juga cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Telur burung puyuh dianggap menjadi alternatif terhadap ayam petelur yang lainnya, karena burung puyuh menghasilkan telur yang lebih banyak.

Sehingga banyak yang menggeluti budidaya burung puyuh karena dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ingin mencobanya juga ? sebelum itu simak terlebih dahulu cara merawat burung puyuh petelur berikut ini.

Tips Cara Merawat Burung Puyuh Petelur


1. Hindari dari Kebisingan

Cara Merawat Burung Puyuh Petelur
Burung Puyuh Tidak Suka Kebisingan

Sebelum anda ingin memulai bisnis budidaya purung puyuh, pastikan bahwa lingkungan sesuai dengan sifat burung puyuh.

Burung ini adalah hewan ternak yang sangat peka terhadap kebisingan, sehingga anda harus menempaktannya di tempat yang benar-benar tenang dan usahakan jauh dari jalan raya.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Lovebird

Burung puyuh yang diletakkan dalam lingkungan yang bising akan membuat burung puyuh merasa stress, hingga depresi. Burung yang mengalami hal tersebut sudah pasti tidak dapat memproduksi telur dengan baik.

Oleh karena itu, pastikan bahwa tempat budidaya burung puyuh ini berada di sekitar yang sepi, tenang , atau untuk lebih amannya bisa memberikan peredam suara.

2. Perhatikan Kandang untuk Setiap Umur

Cara Merawat Burung Puyuh Petelur
Perhatikan Kandang Burung Puyuh Anda

Dalam beternak atau bisnis budidaya burung, kandang adalah faktor yang penting. Kandang sangat berpengaruh pada kesehatan dan kenyamanan burung. Sehingga cara merawat burung puyuh petelur adalah dengan memberikan kandang yang cocok.

Ciri kandang yang baik adalah kandang yang tetap dapat dimasuki oleh sinar matahari, kemudian lingkungan sekitar kandang juga pastikan tidak lembab dan perhatikan pula kelancaran udara yang masuk dan keluar.

Baca Juga : Cara Merawat Murai Batu

Dalam hal ternak burung puyuh ini, bedakan kandang indukan dan burung puyuh dewasa. Kandang khusus untuk indukan adalah kandang untuk burung puyuh pada usia  3 minggu kebawah.

Karena diperuntukkan burung puyuh muda, maka berikan lampu pemanas untuk memberikan kehangatan yang dibutuhkan bayi puyuh. Ukuran kandang cukup 100×100 cm dengan tinggi 30 cm.

3. Berikan Sumber Air

Burung puyuh pun membutuhkan air untuk kebutuhan hidupnya, air ini digunakan untuk minum dan membersihkan kandang. Pemberian sumber air yang dekat juga menguntungkan baik untuk burung puyuh maupun untuk pemilik burung puyuh.

Pemilik puyuh tidak perlu kesusahan untuk mengangkat air ketika ingin membersihkan kandang.

Untuk kelengkapannya, dan mencegah bulu burung puyuh terlalu basah, bisa memberikan bebatuan atau kelereng pada sumber air. Sumber air ini nantinya akan disambungkan ketempat minum untuk puyuh.

Ketika membersihkan kandang burung puyuh, tentu hindari menggunakan selang dengan kekuatan tinggi. Hal tersebut justru membuat puyuh panik dan basah kuyup.

Tahukah Kamu? Burung puyuh merupakan burung yang suka kebersihan lo! Burung ini selalu menjaga bulu mereka tetap bersih. Mereka suka mandi untuk membersihkan hama yang terdapat pada bulunya.

4. Perhatikan Nutrisi untuk Puyuh Petelur

Cara Merawat Burung Puyuh Petelur
Sumber : Pertanianku.com

Makanan yang penuh dengan nutrisi tentu kebutuhan seluruh makhluk hidup, begitu pula dengan burung puyuh.

Cara merawat burung puyuh petelur bisa dengan memberikan pakan yang memang dijual oleh beberapa toko, namun anda juga dapat membuat sendiri pakan untuk burung puyuh. Pakan untuk burung puyuh berupa mass atau tepung yang diberikan dalam bentuk butiran.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Cucak Ijo

Untuk takaran pakannya, anda bisa memberikan sebanyak dua kali sehari pagi dan sore hari. Ketika memberikan pakan pada burung puyuh, pastikan bahwa porsi tersebut sesuai dengan kemampuan makan burung puyuh.

Hindari pakan yang telah terkontaminasi air, karena pakan tersebut berpotensi berjamur dan busuk. Pakan untuk puyuh berumur diatas 6 minggu dapat diberikan 17-19 gram, dibawah itu berikan saja 2 gram.

5. Perhatikan Kesehatan Puyuh Saat Masa Bertelur

Cara Merawat Burung Puyuh Petelur
Perhatikan Kesehatan Burung Puyuh Anda

Bagi burung puyuh yang sedang dalam masa petelur, perawatan yang diberikan juga harus lebih intensif. Hal ini karena perawatan yang diberikan kepada burung puyuh, juga akan berpengaruh pada produktifitas telurnya.

Untuk kandang burung petelur indukan terdapat dua jenis, yaitu telur yang diperuntukkan konsumsi dan telur untuk ditetaskan.

Pemisahan jenis puyuh merupakan cara merawat burung puyuh petelur, untuk memudahkan pemilik membagi mana yang perlu di tetaskan atau di konsumsi.

Pada kandang telur untuk konsumsi, hanya berisi puyuh betina saja. Sedangkan pada kandang indukan untuk ditetaskan, satukan betina dengan pejantan agar saling berbaur. Perbandingkan pejantan dan betina sebesar 1 : 3.

Burung puyuh adalah unggas daratan yang kecil namun gemuk. Mereka pemakan biji-bijian namun juga pemakan serangga dan mangsa berukuran kecil lainnya.

6. Berikan Vitamin pada Puyuh

Selain asupan nutrisi, vitamin juga penting untuk burung puyuh khususnya indukan petelur. Pemberian vitamin bisa dilakukan dengan mencampurkannya dengan pakan puyuh.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Murai Batu

Vitamin ini sangat membantu untuk memberikan stamina, serta menjaga kesehatan dari burung puyuh. Anda bisa memberikan vitamin untuk burung puyuh anak-anak hingga dewasa.

Untuk burung puyuh yang berumur 1 hingga 7 hari, berikan vitamin dengan dosis 2 kali sehari. Vitamin ini berfungsi untuk memberikan kekuatan pada badan puyuh, serta untuk membantu pertumbuhan burung puyuh.

Anda bisa memberikan vitamin khusus dengan porsi yang teratur dan sesuai dengan umur puyuh.

7. Usaha Pencegahan dari Penyakit

Sebagai pemilik burung puyuh, tentu anda perlu memperhatikan kesehatan dari puyuh. Untuk menghindari puyuh dari penyakit, bisa menyemprotkan antiseptik pada kandang burung puyuh.

Perhatikan pula bagian bawah kandang, usahakan kandang bagian bawah selalu kering agar tidak menjadi sarang penyakit.

Apabila burung puyuh mulai terlihat tanda-tanda kurang sehat, cara merawat burung puyuh petelurnya adalah dengan meminta obat kepada dokter hewan atau orang yang ahli. Pencegahan penyakit juga bisa dilakukan dengan melakukan vaksinasi terhadap puyuh.

Berikan separuh dosis untuk puyuh yang berumur 4 hingga 7 hari pada air minum puyuh, atau diteteskan pada mata burung.

Tahukah Kamu? Dalam sekali bertelur, burung puyuh dapat bertelur sebanyak 10 hingga 20 telur sekaligus dan Burung Puyuh biasanya memiliki umur 3 – 5 tahun

8. Rutin Bersihkan Kandang

Untuk menghindarkan burung puyuh dari berbagai macam penyakit, cara yang paling mudah yaitu dengan membersihkan kandang burung. Anda bisa melakukan pembersihan terhadap kotoran burung puyuh 3 kali sehari.

Memang anda perlu sering membersihkan kandang, ini karena dalam satu kandang pasti berisi beberapa puyuh dalam jumlah banyak. Sehingga kotoran yang dihasilkan pun pasti banyak.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Perkutut

Untuk mempermudah pekerjaan, anda bisa menggunakan triplek yang diletakkan pada sekat antara lantai satu dengan yang lain. Sehingga anda bisa langsung menarik triplek tersebut, dan membersihkannya menggunakan sapu.

Untuk kotoran yang menempel pada bagian pijakan pada burung puyuh pun perlu dibersihkan. Usahakan untuk selalu membersihkan kandang agar tidak ada sumber penyakit yang tersisa didalam kandang.

9. Bedakan Puyuh Jantan dan Betina

Cara Merawat Burung Puyuh Petelur
Perhatikan Perbedaan Burung Puyuh Jantan dan Betina

Untuk cara merawat burung puyuh petelur, anda perlu mengetahui dan dapat membedakan puyuh jantan dan betina.

Untuk burung puyuh betina, terdapat bulu dada yang berwarna cokelat keabu-abuan dengan garis dan bintik putih. Ciri ini sangat mencolok dan dapat dengan mudah untuk membedakannya.

Ketika anda mengetahui ciri betina, maka mengenali pejantannya tentu akan lebih mudah.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Kenari

Ciri yang dapat dibedakan lainnya adalah pada burung puyuh jantan memiliki pangkal paruh yang berwarna kemerahan, sedangkan betina tidak. Melalui ciri fisik tersebut anda bisa langsung mengenali jenis kelamin dari puyuh, sehingga pemisahan dan perawatan pun menjadi lebih mudah.

Burung puyuh termasuk jenis burung yang tidak dapat terbang seperti burung pada umumnya. Ukurannya yang relatif kecil membuat burung ini mudah untuk dikenali.

Permintaan burung puyuh selalu meningkat, inilah yang membuat para pengusaha untuk menekuni budidaya burung puyuh. Namun pemeliharan burung puyuh memerlukan kejelian dan ketelitian, pastikan burung puyuh berada pada lingkungan yang tenang agar puyuh mampu menghasilkan telur secara normal.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *