TrikMerawat Extraordinary Man!

8 Cara Merawat Burung Lovebird Paling Jitu Yang Jarang Diketahui

4 min read

cara merawat burung lovebird

Lovebird atau burung cinta adalah salah satu jenis burung kicau yang banyak dipelihara dan populer di Indonesia. Selain memiliki warna yang cantik, burung ini juga memiliki suara indah dan unik.

Burung mungil yang hidup berkelompok ini menjadi burung yang sangat butuh perhatian lebih dalam perawatannya. Berikut adalah cara merawat burung Lovebird agar tetap sehat dan bugar. Simak ulasannya.

8 Cara Merawat Burung Lovebird Agar Tetap Sehat dan Bugar


1. Siapkan Sangkar

Lovebird adalah salah satu burung yang aktif dan ceria. Untuk menfasilitasi kelincahan dan keaktifannya maka burung cinta membutuhkan sangkar yang luas dan besar. Jenis sangkar sendiri terdiri dari dua macam yakni silinder dan kotak.

Jika mengunakan sangkar silinder maka ukurannya minimalnya adalah 30 hingga 40 cm dengan tinggi 40cm. Sementara jika mengunakan sangkar kotak kurang lebih berukuran 25x35x40 cm.

Untuk bahan sangkar yang baik sebaiknya gunakan sangkar yang terbuat dari besi atau logam. Hal tersebut sebagai antisipasi agar burung lovebird tidak lepas mengingat kebiasaannya yang suka mengigit apapun disekitarnya.

Siapkan juga tempat buat bertengger yang terbuat dari kayu berbentuk bulat. Alangkah baiknya jika kayu dibiarkan kasar tanpa diperhalus agar semakin kuat untuk pijakan burung lovebird.

2. Pakan Untuk Lovebird

Cara merawat burung Lovebird yang selanjutnya adalah mengetahui tentang makanan yang dikonsumsi oleh burung bersuara merdu ini. Lovebird adalah pemakan biji-bijian. Pakan untuk burung ini mudah untuk ditemukan di pasaran.

Biji-bijian yang disukai Lovebird yaitu biji bunga matahari, pelet, kedelai, kacang hijau dan lain sebagainya. Lovebird juga bisa memakan buah dan sayur seperti sawi, kangkung, jagung muda, apel, pepaya hingga pisang.

Untuk menjaga agar tetap sehat, Lovebird membutuhkan asupan mineral seperti kalsium yang didapatkan dari tulang sotong. Ada baiknya tulang sotong atau asinan selalu ada di dalam sangkar sehingga burung cinta tetap bisa memakannya saat ia membutuhkan.

Di Alam Liar, Lovebird Hidup Di Dalam Lubang Pepohonan, Bebatuan Dan Semak-semak

Lovebird juga bisa diberikan makanan penambah multivitamun dengan cara mencampurkan suplemen seminggu sekali pada air minumnya.

Pelakuan memberi makan ini juga tidak sama jika burung Lovebird termasuk jenis burung untuk lomba. Karena penambahan multivitamin harus lebih sering diberikan.

Tidak hanya mengetahui makanan yang disukai ada baiknya untuk mengetahui makanan yang harus dihindari untuk Lovebird. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada burung kesayangan.

Buah apel menjadi buah yang baik untuk Lovebird namun akan berakibat fatal jika memakan bagian bijinya. Hal ini dikarenakan biji apel mengandung sianida yang sangat tidak dianjurkan dalam cara merawat burung Lovebird. Beberapa makanan lain yang tidak boleh diberikan yaitu coklat, bawang putih dan alpukat.

3. Memandikan Lovebird

Untuk menjaga stamina, burung Lovebird harus dimandikan secara teratur dan harus basah kuyup. Jika stamina terjaga burung Lovebird akan lebih rajin berkicau dan tidak stress. Pada pagi hari sekitar pukul 7 burung harus disemprot hingga basah kuyup mengunakan sprayer.

Saat memandikan burung bisa diusap secara lembut mengunakan air. Setelah burung dimandikan, burung harus dijemur hingga jam 10 pagi dan diangin-anginkan sekitar 10 menit.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Kenari

Tidak hanya sekali, burung harus kembali disemprot dan harus basah kuyup dan dijemur hingga pukul 12 siang. Selanjutkan burung ditempatkan di tempat teduh dan didiamkan disana. Sekitar pukul 6 sore burung kembali disemprot dibagian dada kemudian di kerodong atau ditutup dengan kain.

Memandikan Lovebird harus konsisten jika sehari sekali maka seterusnya seperti itu. Kontol pakan dan air minum jangan lupa tambahan sayur dan buah.

4. Menjodohkan Lovebird

Sifat unik yang dimiliki burung ini yaitu hanya mau dikawinkan dengan satu pasangan saja untuk seumur hidupnya sehingga memilih pasangan yang berkualitas sangat penting dalam cara merawat burung Lovebird.

Sama Seperti Merpati, Lovebird Adalah Burung yang Setia Dengan Pasangannya

Untuk memilih pasangan bisa dilakuakan dengan mendekatkan kedua sangkar selama 3 hingga 7, perjodohan akan semakin cepat jika Lovebird sedang dalam masa kawin.

Lovebird yang sudah memasuki masa kawin bisa dilihat dari perilaku dan kicauannya. Kicauannya akan lebih kencang dan nyaring sementara, perilaku jantan yang lebih agresif dengan merunduk atau membuka sayap dan ekor yang bergerak naik turun.

Jika tanda tersebut sudah telihat, maka Lovebird jantan dan betina bisa disatukan dalam satu kandnag. Namun jika burung saling mengejar maka kedua burung tersebut tidak cocok.

5. Bertelur dan Pengeraman

Setelah melalui proses perjodohan maka Lovebird umumnya akan masuk ke glodok atau tempat yang disediakan khusus untuk kawin dan bertelur.

biasanya dipasangkan pada sangkar yang didalamnya sudah ditambahkan alas agar nyaman serta melindungi telur-telur Lovebird nantinya. Pada habitat aslinya Lovebird akan mengunakan rating pohon kecil sebagai sarangnya.

Dalam sekali bertelur, Lovebird bisa menghasilkan 4 hingga 6 telur. Proses pengeraman akan membutuhkan waktu 21-27 hari. Telur akan menetas satu per satu, namun jika sudah melebihi dari 30 hari maka dipastikan telur tersebut tidak menetas. Induk betina akan keluar sesekali untuk mencari makan dan meregangkan tubuhnya.

6. Pemasteran Lovebird

Burung cantik ini memiliki daya tarik utama dari segi kemampuan kicauan yang merdu oleh sebab itu dibutuhkan proses pemasteran Pemasteran menjadi salah satu cara merawat burung Lovebird agar tetap memiliki kualitas suara yang bagus.

Pada saat pemasteran usahakan untuk memilih suara yang tidak hanya bagus dan unik namun juga banyak variasi.

Irama lagu dan frekuensi antara suara master dan burung juga harus disesuaikan agar kicau burung Lovebird enak didengar dan tidak fals. Ikuti secara terus menerus lagu yang banyak digunakan.

Kemudian variasikan suara dengan jenis yang memiliki speed serta cengkok yang berbeda. Dibutuhkan waktu untuk melatih agar Lovebird memiliki kicauan yang enak didengar.

7. Mengatasi Lovebird Saat Kondisi Ngeruji

Salah satu kebiasaan buruk milik Lovebird adalah ngeruji atau menempel pada dinding sarang. Ngeruji ini terjadi karena Lovebird sedang over birahi atau sering di sebut OB.

Yang harus dilakukan saat Lovebird dalam kondisi ngeruji adalah dengan tidak memberikan makanan seperti kangkung, kuaci atau sawi. Lebih baik cukup berikan milet putih dan air untuk menurunkan protein.

Langkah lainnya yang bisa dilakukan yaitu mengawinkan Lovebird dengan jantan atau betina yang sudah berumur 8 bulan. Karena 8 bulan merupakan umur minimal untuk mencapai tingkat kedewasaan.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Perkutut

Mengubah letak tangkringan juga bisa dilakukan. Tangkringan dipindahkan ke area yang dekat dengan dinding atau jeruji.

8. Perawatan Loverbird Yang Sedang Mabung

Lovebird merupakan salah satu burung yang mengalami masa mabung atau kehilangan bulu dalam hidupnya. Sebenarnya hal ini wajar, namun jika Lovebird mengalami kerontokan yang sangat parah bisa berbahaya untuk kesehatan Lovebird.

Burung Lovebird Bisa Menginfeksi Manusia Dengan Penyakit Berbahaya Bernama Zoonosis

Masa ini harus sangat diperhatikan dalam cara merawat burung Lovebird untuk mencegah bulu semakin rusak. Apalagi selain suara bulu cantik milik Lovebird menjadi dayak tarik yang lainnya.

Saat sedang mabung metabolisme Lovebird dapat meningkat hingga 40% dari biasanya sehingga membutuhkan pakan yang berkualitas. Hindari pertemuan dengan jenis burung yang sama karena menganggu proses mabung.

Tempatkan sangkar pada area sepi atau lebih sering dikerobong. Mandikan 1 kali seminggu dan jemur selama 30 menit setiap harinya. Berikan makanan seperti kacang hijau, sayur dan buah segar.

Lovebird akan memiliki nilai yang tinggi jika perawatan yang diberikan sangat baik. Ada baiknya untuk mengawasi setiap kegiatan burung Lovebird karena jika burung memiliki perilaku yang berbeda maka perawatannya harus disesuaikan. Resiko dalam memelihara hewan pastilah ada, untuk menguranginya tentunya dengan memberi perawatan terbaik dan maksimal.

Sekian tips cara merawat saya pagi hari ini, semoga teman-teman terbantu dengan artikel saya. Mohon maaf jika ada kata-kata saya yang salah. Jangan lupa untuk share ke teman-teman Anda yang lain. Dan tetap mengunjungi situs cara merawat saya. Akhir kata saya ucapkan terimakasih.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

3 Replies to “8 Cara Merawat Burung Lovebird Paling Jitu Yang Jarang…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *