TrikMerawat Extraordinary Man!

Cara Merawat Anak Ayam Agar Tidak Cepat Mati

4 min read

cara merawat anak ayam

Saat memutuskan untuk menjadi peternak ayam maka ayam yang dipelihara tidak hanya ayam indukan yang berukuran besar saja.  Telur telur yang menghasilkan anak ayam juga harus diperhatikan perkembangannya.

Apalagi memelihara anak ayam memiliki resiko kematian yang tinggi dibandingkan dengan ayam indukan. Hal ini menjadikan para peternak ayam harus mengetahui cara merawat anak ayam dengan benar pada ulasan berikut.

Cara Merawat Anak Ayam Agar Memiliki Umur Panjang

1. Memilih Jenis Ayam Unggul

Tidak jarang beberapa orang tergoda melihat kelucuan dari anak ayam kemudian memeliharanya tanpa melihat kualitas dari anak ayam.

Tidak hanya itu, jenis anak ayam juga harus disesuaikan dengan tujuan pemilik. Jika ingin menghasilkan ayam petelur maka pilih jenis ayam yang dikembangkan di Australia atau ayam black australorps.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Broiller

Hal tersebut dikarenakan ayam jenis itu mampu memproduksi telur dengan kualitas bagus. Sementara jika menginginkan ayam petelur namun memiliki kualitas daging bagus, maka sebaiknya memilih ayam dengan ras buff orpinston.

Selain itu juga bisa memilih ayam dengan jenis silber laced wyadnottes yang memiliki tubuh besar. Hal ini dikarenakan jenis ayam tersebut memiliki kualifikasi sebagai ayam dengan fungsi ganda yakni, petelur dan pedaging.

2. Pelihara Lebih Dari 1 Ekor Ayam

Ayam dikenal sebagai hewan berkelompok yang sedang berinteraksi dengan lainnya. Untuk itu cara merawat anak ayam yang baik adalah dengan memelihara lebih dari satu ekor yakni 3 hingga 6 ekor.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Bangkok

Selain untuk menghasilkan ayam yang lebih banyak juga untuk menfasilitasi kebiasaan bergerombol dari ayam tersebut. Dengan memiliki anak ayam yang banyak juga mengantisipasi adanya anak ayam yang mati.

3. Mengatur Suhu Kandang

Anak ayam memiliki kondisi fisik yang belum terlalu kuat dan sangat rentan terhadap suhu udara yang berubah. Apalagi jika anak ayam baru menetas, kondisi suhu di dalam telur dan di ruangan sangat berbeda sehingga membutuhkan adaptasi.

Tahukah Kamu? Ayam betina bisa tetap bertelur walaupun tanpa dibuahi oleh ayam jantan. Tetapi telur yang tidak dibuahi akan menjadi telur yang infertil atau yang tidak akan mungkin menetas menjadi anak ayam.

Untuk memberikan solusi, gunakan brooder agar anak ayam tetap sehat. Brooder dibuat sendiri dari kardus atau membelinya di toko ternak yang menyediakan peralatan tersebut.

Tambahkan lampu atau pemanas lainnya sebagai penghangat.  Anak ayam harus dicek secara berlaku untuk melihat perkembangannya. Bisa juga dengan meletakkan termometer atau mengecek penyebaran anak ayam menjauhi atau mendekati pemanas.

Hal itu bisa sebagai penanda jika mendekati bisa saja anak ayam masih merasa dingin.

4. Memilih Alas yang Tepat

Memilih alas pada brooder dengan tepat menjadi salah satu cara merawat anak ayam agar tetap sehat dan tidak mudah mati. Litter atau alas lantai kadang memiliki fungsi untuk menyerap air serta meminimalkan lepuh pada dada dan kaki.

Tidak hanya itu litter juga menjaga agar kandang tetap hangat. Dalam memilih litter sebaiknya mengunakan bahan yang mudah menyerap air atau bisa mengunakan alas yang terbuat dari serbuk kayu.

Litter harus rutin dibersihkan dan diganti jika litter basah hal ini untuk menjaganya tetap bersih. Kebersihan menjadi sangat penting ketika memelihara anak ayam hal ini dikarenakan anak ayam masih sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit.

Jika perlu berikan larutan desinfektan terlebih dahulu sebelum alas digunakan.

5. Pemberian Makanan dan Minuman

Memberi makanan dan minuman pada anak ayam haruslah diperhatikan porsi dan waktu pemberiannya. Biasanya makanan yang diberikan berupa pur atau sentrat yang bisa didapatkan di toko pakan ternak.

Makanan diberikan secara bertahap dan sering hal ini agar anak ayam tidak kekurangan makanan. Minuman bisa berasal dari air apapun asalkan bersih dan dingin atau air minum yang dijual di toko peternakan. Minuman digunakan agar anak ayam tidak dehidrasi.

6. Berikan Vitamin dan Makanan Tambahan

Cara merawat anak ayam tidak hanya dengan memberikan makan dan minum yang tepat, namun pemberian vitamin juga harus diperhatikan.

Vitamin bisa ditambahan pada minuman anak ayam berupa obat antisetres saat anak ayam baru tiba serta 3 hari sebelum dan sesudah dilakukan vaksinisasi. Vitamin lain yang bisa diberikan untuk menambah asupan karbohidrat yaitu gula merah yang dicairkan.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Petelur

Vitamin bisa diperoleh dari bahan-bahan seperti minyak ikan, tomat, dan telur puyuh rebu untuk menjaga agar kondisi ayam tetap prima.Makanan tambahan bisa berupa cacing atau serangga dan jangan memberikan makanan dari tumbuhan karena bisa berbahaya untuk anak ayam. 

Karena tumbuhan menyebabkan diara yang tentu saja membuat anak ayam lemas dan bisa mengalami kematian.

7. Vaksinasi Rutin

Untuk mendapatkan anak ayam yang sehat dan panjang umur vaksin juga diperlukan. Vaksin bisa diberikan pada saat anak ayam berumur 4 hari dengan memberikan tetes mata.

Tahukah Kamu? Ayam punya harapan hidup hingga 12 tahun karena ketahanan tubuhnya yang lumayan baik. Namun harus dirawat dengan baik pula.

Pada saat anak ayam berusia 7 hari bisa dilakukan vaksinasi ND dengan cara menyuntikkan. Selanjutnya vaksin bisa dilarutkan pada air minum. Jadwal vaksin sebaiknya di lakukan secara teratur sebagai salah satu cara merawat anak ayam yang memiliki umur panjang.

8. Memindahkan Anak Ayam

Setelah anak ayam berumur 2 bulan maka anak ayam bisa dipindahkan keluar dari booler asalkan tidak pada musim hujan. Anak ayam dipindahkan ke kandang yang memiliki perlindungan baik dari cuaca buruk maupun predator yang bisa memangsa anak ayam.

Pastikan kandang yang baru tetap hangat serta memiliki ruang yang cukup luas dengan ventilasi yang baik. Ukuran kandang yang disarankan yakni 4×8 kaki dengan isi 3 hingga 5 ekor anak ayam.

9. Menganti Pakan dan Minum Dengan Teratur

Makanan untuk anak ayam yang sudah berumur 2 bulan tidaklah sama dengan sebelumnya. Makanan yang diberikan masihlah bertekstur halus namun dengan variasi yang lebih banyak misalnya sisa dapur atau sayuran.

Baca juga : Cara Merawat Ayam Bekisar

Pemberian makan ini harus disesuikan dengan postur tubuh dari anak ayam. Menjadi cara merawat anak ayam selanjutnya, makanan pada ayam tidak boleh basah dan kotor karena bisa menjadi penyebaran bakteri bagi anak ayam.

10. Berinteraksi Dengan Ayam

Kesehatan pada hewan tidak hanya pada fisiknya saja, melainkan kesehatan mental juga di butuhkan. Dengan mengajak ayam bermain dan benterikasi membuat ayam tidak stress sehingga tetap sehat.

Tidak hanya itu dengan berinteraksi pemilik juga bisa mengetahui sifat dan kebiasaan dari ayam peliharaannya. Pemilik juga bisa memprediksi siklus jika memperhatikan ayamnya dengan baik dan lebih sering.

Pemilik harus benar-benar memperhatikan anak ayam dengan baik, misalnya seperti mengecek pantat ayam dari kotoran yang menempel. Hal ini harus dibersihkan karena bisa menyebabkan infeksi pada daerah tersebut.

Tahukah Kamu? Ternyata Ayam Pintar Loh, Menurut Penelitian bahwa ayam mempunyai kemampuan untuk mengingat hingga 100 wajah orang. Walaupun otaknya kecil tapi ayam punya kemampuan yang lumayan luar biasa

Cara membersihkannya adalah dengan mengunakan air hangat dan kain yang lembut agar tidak melukai kulit anak ayam tersebut. Memelihara anak ayam tidaklah susah jika sudah mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Ketika anak ayam sudah besar keuntungan seperti memiliki telur yang banyak dan daging yang bagus bisa didapatkan. Hal ini tentu bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan mengingat ayam masih menjadi bahan makanan yang banyak digemari.

Kesehatan anak ayam menjadi hal utama agar menjadi ayam yang besar dan bertelur banyak.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

One Reply to “Cara Merawat Anak Ayam Agar Tidak Cepat Mati”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *