Tanaman Hias Cara Merawat Tanaman

Strategi Jitu Cara Budidaya Anggrek Agar Sukses

Budidaya Anggrek
Written by Josua Rifandy

Anggrek atau yang sering juga disebut dengan nama bunga puspa pesona bangsa, adalah salah satu jenis bunga hias yang banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini tidak mengherankan karena memang anggrek ini memiliki bunga yang indah serta memiliki beragam bentuk dan warna.

Di Indonesia sendiri, anggrek ini sudah tersebar dan berkembang menjadi berbagai jenis. Saat ini, kurang lebih sudah ada sekitar 3500 jenis spesies anggrek dari hasil perkawinan silang sesama anggrek.

Cara budidaya anggrek ini bisa dikatakan cukup mudah. Hanya saja memang dibutuhkan ketelitian dan perhatian yang tinggi agar anggrek yang ditanam bisa tumbuh cantik dan bagus.

Untuk mengembangbiakan anggrek, ada beberapa strategi khusus yang harus diperhatikan. Ya, menanam dan merawat tanaman anggrek memang tidak bisa sembarangan. Untuk itu, ada strategi khusus agar tanaman anggrek di halaman rumahmu bisa berbunga banyak dan cantik-cantik. Yuk, cari tau rahasia budidaya tanaman anggrek!

Strategi yang Perlu Diperhatikan dalam Budidaya Anggrek


Dalam menanam bunga anggrek, perlu adanya strategi yang tepat, karena strategi yang tepat ketika menanam akan menghasilkan tanaman anggrek yang berkualitas dan memiliki bunga yang cantik. Berikut ini adalah beberapa strategi yang perlu diperhatikan dalam menanam anggrek:

1. Pilih media tanam yang tepat

Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis anggrek. Secara umum, anggrek ini dibagi menjadi dua, yaitu anggrek epiphyt serta anggrek terrestris. Anggrek epiphyt yaitu anggrek yang hidupnya menempel pada tanaman lain tetapi tidak mengganggu kelangsungan hidup tanaman yang ditempelinya. Adapun anggrek terrestris yaitu anggrek yang hidup langsung di tanah yang subur.

Baca Juga : Cara Budidaya Bunga Nusa Indah dengan Gampang dan Sederhana

Dengan mengetahui jenis-jenis anggrek tersebut, maka kita bisa memilih media tanam yang tepat. Dengan begitu, tanaman anggrek akan tumbuh subur dan bisa berbunga. Sebaliknya, jika media yang digunakan salah maka kemungkinan besar anggrek tidak akan tumbuh atau bahkan mengalami kematian.

2. Pilihlah Lokasi Tanam yang Tepat

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah pemilihan lokasi untuk menanam anggrek. Tanaman anggrek biasanya akan tumbuh subur ketika mendapat sinar matahari yang cukup.

Oleh karena itu, pilihlah lokasi yang mendapatkan banyak sinar matahari agar anggrek dapat tumbuh dengan subur. Selain itu, perlu juga diperhatikan bahwa intensitas cahaya yang diperlukan berbeda-beda, bergantung kepada tanaman anggrek yang  ditanam.

Berdasarkan kebutuhannya akan sinar matahari, anggrek dibagi menjadi tiga jenis. Pertama, anggrek yang membutuhkan banyak sinar matahari untuk pertumbuhannya, anggrek yang tergolong ke dalam kelompok ini yaitu anggrek vanda, anggrek arachnis, dan anggrek renanthera.

Kedua, anggrek yang bisa tumbuh tanpa adanya sinar matahari langsung. Jenis anggrek yang tergolong ke dalam kelompok ini adalah anggrek ancedium, anggrek dendrobium, dan anggrek cattleya.

Ketiga, yaitu anggrek yang dapat tumbuh maksimal ketika tidak terkena sinar matahari, anggrek yang tergolong ke dalam kelompok ini adalah anggrek paphiopedilum dan anggrek phalaenopsis. Kedua jenis anggrek ini akan tumbuh subur ketika ditempatkan di tempat yang teduh atau tidak banyak terkena sinar matahari.

3. Perhatikan Ketinggian Tempat Anggrek Ditanam

Cara budidaya anggrek atau strategi yang perlu diperhatikan dalam menanam anggrek yang ketiga adalah ketinggian lokasi anggrek ditanam. Ada tiga jenis anggrek yang pertumbuhannya bergantung kepada ketinggian lokasi tanamanya.

Pertama, yaitu anggrek yang akan tumbuh dengan baik di lokasi dengan ketinggian 1001 m di atas permukaan laut. Anggrek yang dapat tumbuh subur di ketinggian ini yaitu anggrek jenis cymbidium dan anggrek miltonia.

Kedua, anggrek yang tumbuh subur di lokasi yang memiliki ketinggian antara 500 sampai 1000 mdpl. Anggrek yang dapat tumbuh subur di ketinggian ini yaitu anggrek jenis dendrobium, oncidium, dan cattleya. Ketiga, anggrek yang tumbuh subur di lokasi dengan ketinggian 5000 meter di atas permukaan laut. Anggrek tersebut adalah anggrek vanda dan anggrek arachnis.

4. Pilih Kondisi Udara yang Sesuai

Sirkulasi udara juga menjadi poin yang perlu diperhatikan dalam budidaya anggrek. Anggrek biasanya akan tumbuh dengan subur di lingkungan yang memiliki angin sepoi-sepoi. Selain itu, kelembaban udara juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pertumbuhan anggrek ini.

Keempat strategi di atas termasuk ke dalam cara budidaya anggrek yang perlu  diperhatikan baik-baik ketika akan menanam anggrek. Jika sudah menerapkan keempatnya dengan benar, maka tanaman anggrek yang ditanam akan tumbuh dengan subur dan berbunga cantik. Selain hal-hal yang telah dijelaskan di atas, ada hal lain yang perlu  diperhatikan, yaitu ketika memilih bibit tanaman anggrek.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Bibit Tanaman Anggrek


Dalam menanam bunga anggrek tentu harus diperhatikan terlebih dahulu tentang kondisi bibitnya. Pilih bibit yang siap untuk ditanam. Biasanya, bibit yang siap tanam adalah bibit yang telah berumur 1 tahun dan telah mempunyai daun dan akar.

Kemudian jika sudah terpilih, selanjutnya tanam bibit tersebut ke dalam plastik selama kurun waktu 3 bulan, baru kemudian pindahkan ke pot kecil yang berdiameter 6 cm hingga 12 cm.

Baca Juga : Keuntungan dan Cara Budidaya Bunga Pukul Empat dengan Sukses

Dalam proses pembibitan tersebut, berikanlah pupuk organik agar pertumbuhan anggrek bisa maksimal. Biarkan anggrek di dalam pot selama 3 bulan, setelah itu baru kemudian pindahkan ke dalam pot yang berukuran lebih besar.

Selain itu, ada juga hal lain yang perlu  diperhatikan. Berikut ini adalah hal-hal terkait cara budidaya anggrek yang perlu  diperhatikan ketika akan memilih bibit tanaman anggrek.

1. Akar bibit tanaman anggrek

Anggrek yang telah tumbuh besar biasanya akan muncul akar yang keluar dari permukaan tanah. Jika hal tersebut terjadi, jangan langsung memasukkan akarnya ke dalam tanah, karena hal tersebut kemungkinan akan membuat tanaman anggrek mati.

Sebaiknya, pindahkan tanaman anggrek tersebut ke dalam pot yang lebih besar. Cara ini akan menyelamatkan tanaman anggrek.

2. Batang tanaman anggrek

Beberapa jenis tanaman anggrek yang telah tumbuh biasanya akan memiliki batang yang tinggi. Jika hal tersebut terjadi, hal yang perlu  dilakukan adalah memberikan penyangga di sekitar batangnya agar batangnya tidak roboh. Dengan demikian, tanaman anggrek akan tetap terlihat cantik.

3. Cara pemindahan tanaman anggrek

Terakhir yaitu perhatikan cara memindahkan anggrek dengan benar. Sebelum mencabut tanaman anggrek dari pot, sebaiknya siapkan dulu tempat baru yang akan  digunakan untuk menanam anggrek. Setelah tempat yang baru siap, pindahkan tanaman anggrek dengan hati-hati.

Pemindahannya sebaiknya dilakukan dengan tanah tempat anggrek sebelumnya tumbuh. Hal ini dilakukan untuk menjaga tanaman anggrek tetap hidup dan tidak terlalu kaget dengan lingkungan yang baru.

Baca Juga : Ini yang Perlu Anda Ketahui dalam Budidaya Bunga Alamanda

Nah, itu dia berbagai cara budidaya anggrekyang bisa  diterapkan agar tanaman anggrek bisa berbunga cantik. Dengan mengetahui cara-cara tersebut, Kamu tentu akan lebih paham bagaimana perlakuan yang paling tepat untuk tanaman anggrek.

Dengan begitu, impian untuk memiliki tanaman anggrek yang cantik tentu bukan hal yang mustahil lagi. Yuk, budidayakan tanaman yang super cantik ini!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo Raih Mimpi Mu.

2 Comments

Leave a Comment