Tanaman Hias Cara Merawat Tanaman

Rahasia Cara Merawat Sukulen yang Baik dan Benar

cara merawat sukulen
Written by Josua Rifandy

Tanaman kaktus dan sukulen akhir-akhir ini menjadi begitu populer dan digunakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan. Terutama di ruang kerja, yang fungsinya sebagai relaksasi mata bagi pekerja kantoran yang sehari-hari menghadap layar. Meski terlihat mudah, sebenarnya cara merawat sukulen perlu diperhatikan. Pasalnya jenis tanaman sukulen ini merupakan tanaman hidup, akan cepat membusuk jika tidak dirawat dengan tepat. 

Saat dilihat sekilas, sukulen memang mirip sekali dengan kaktus. Namun sukulen dan kaktus memiliki perbedaan yang terletak pada bentuk daunnya. Kaktus memiliki daun yang berbentuk duri, sedangkan sukulen memiliki kelopak yang seperti daun. Walau begitu karakteristik keduanya sama, yakni menyerap serta menyimpan air pada batang utamanya. 

Dipercaya bahwa tanaman sukulen tidak memerlukan penyiraman yang banyak seperti tanaman lainnya, sehingga orang-orang kerap kali membiarkan tanaman sukulen hidup tanpa diberikan perawatan yang benar. Padahal ada sendiri cara merawat sukulen yang harus dilakukan supaya sukulen tetap indah dan segar. Perawatan sukulen tidak boleh disepelekan bagi yang ingin memiliki sukulen atau yang sudah memilikinya. 

Cara Merawat Sukulen dengan Tepat


Sukulen adalah tanaman hidup yang sejenis tumbuhan kaktus. Bisa dibilang, semua tanaman kaktus merupakan sukulen, tapi tidak semua sukulen merupakan kaktus. Sukulen dan kaktus memiliki karakteristik yang sama yaitu sama-sama menyerap dan menyimpan cadangan air di batang utama tanaman. 

Sukulen menjadi alternatif tanaman hias di dalam ruangan yang paling banyak digemari. Hal ini dikarenakan sukulen tidak memerlukan penyiraman rutin seperti halnya tanaman pada umumnya. Sukulen dapat hidup dengan penyiraman yang jarang, serta ukurannya yang kecil sangat cocok dijadikan penghias ruangan. 

Meski begitu, sukulen tetaplah tanaman hidup yang membutuhkan perawatan. Banyak orang yang masih tidak mengetahui bagaimana cara merawat sukulen yang tepat. Untuk itu, simak penjelasan di bawah ini. 

Baca Juga: Syarat Budidaya Kacang Panjang dan Metode Pemupukannya

1. Pilihlah Pot yang Tepat

cara merawat sukulen
(Sumber: Homegudes.sfgates.com)

Tanaman sukulen akan lebih cantik sebagai hiasan di dalam ruangan terutama dengan pot yang sama cantiknya. Memilih pot yang lucu dan cantik tidak salah, hanya saja pastikan pot yang dipilih memiliki lubang di bagian dasarnya. 

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, sukulen adalah tanaman hidup, yang mana jika air penyiraman tergenang di dalam pot maka akar tanaman akan cepat membusuk. Sehingga pot untuk tanaman sukulen sebaiknya pilih yang memiliki lubang di bagian dasarnya. Tujuannya supaya air dapat merembes keluar dari lubang tersebut, sehingga menghindari potensi pembusukan akar. 

Ini adalah salah satu cara merawat sukulen yang paling sering diabaikan banyak orang. Apalagi sukulen ditempatkan di dalam ruangan, sehingga akan menyusahkan jika terdapat lubang di bagian bawah pot karena dapat mengotori meja, lemari maupun perabotan lain yang digunakan sebagai tempat menaruh sukulen. 

Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memberikan alas berupa piring kecil di bawah pot, sehingga air yang merembes keluar akan tertampung di piring. Disarankan untuk memilih pot yang berbahan terakota dan tembikar, yang mana bahan tersebut dapat menyerap air lalu mengeluarkannya melalui pori-pori.

2. Pilih Media Tanam yang Tepat

Selain pot, media tanam juga sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup sukulen. Media tanam yang ideal untuk sukulen mulai dari lapisan bawah adalah bebatuan atau pasir malang, lalu lapisan atasnya beri campuran tanah dengan pupuk kandang, terakhir lapisan yang paling atas diisi dengan sekam bakar. 

Pasir malang atau bebatuan di lapisan paling bawah berfungsi untuk mengurangi kelembaban tanah. Kemudian campuran tanah dengan pupuk kandang berfungsi untuk membuat sukulen tetap subur. 

Apabila tidak memiliki semua bahan-bahannya, bisa cukup dengan memasukkan tanah ke dalam pot, pastikan lubang drainasenya berukuran besar supaya air tidak tergenang di dalam tanah. 

3. Lakukan Penyiraman yang Cukup

cara merawat sukulen
(Sumber: Today.com)

Sukulen memang tidak memerlukan penyiraman yang banyak dan sering. Waktu penyiraman sukulen yang ideal adalah seminggu atau 2 minggu sekali. Itupun penyiramannya tidak boleh dilakukan secara berlebihan terlebih hingga airnya tergenang di permukaan. Siram secukupnya saja, dan pastikan air penyiraman dapat merembes dari lubang drainase supaya akar tidak cepat membusuk.

Supaya penyiraman menjadi salah satu cara merawat sukulen yang efektif, sebaiknya siram dengan cara disemprot. Hal ini untuk menghindari kelebihan air yang masuk ke pot sehingga tidak akan terjadi penggenangan air. 

Baca Juga: Point Penting Cara Merawat Bunga Kertas Dijamin Nggak Ribet

4. Berikan Pencahayaan yang Pas

Meskipun diletakkan di dalam ruangan, sukulen tetap membutuhkan pancaran sinar matahari supaya tetap segar. Akan tetapi bukan berarti dengan ditempatkan langsung di tempat yang terpapar terik sinar matahari sampai seharian penuh. Walaupun habitat asal sukulen berada di daerah kering, namun akan lebih ideal apabila sukulen ditempatkan di bawah sinar matahari selama setidaknya 4 jam dalam sehari. Tidak perlu dipindah keluar ruangan, cukup dengan menempatkannya di dekat jendela yang terkena sinar matahari. Dengan memberikan pencahayaan sesuai porsinya, sukulen diharapkan akan tetap sehat dan indah. 

5. Menggunakan Moisture Meter untuk Mengetahui Kapan Harus Menyiram Sukulen

Cara merawat sukulen yang baik adalah dengan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menyiram sukulen. Tanaman ini memang tidak membutuhkan penyiraman rutin sama seperti kaktus. Hanya saja, jangan sampai membiarkan media tanam sukulen jadi sangat kering dulu untuk disiram kembali. Atau saat permukaan media tanamnya kering, padahal di bagian dalamnya masih basah. 

Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat, dapat dengan memanfaatkan moisture meter. Moisture meter seringkali disebut juga sebagai tester kadar air. Dengan ini, dapat diketahui tingkat kelembaban tanah media tanam sukulen. Sehingga penyiraman dapat dilakukan di waktu yang tepat dan akar akan terhindar dari pembusukan. 

Baca Juga: Strategi Jitu Cara Budidaya Anggrek Agar Sukses

6. Pastikan Daun Sukulen Selalu Kering 

cara merawat sukulen
(Sumber: Unusualseeds.net)

Berbeda dari tanaman hias lainnya, sukulen akan mudah terserang kutu daun apabila air mengendap terlalu lama di bagian daun sukulen. Sehingga ketika sedang menyiram sukulen, sebaiknya hindari bagian daun. Kalau ternyata air mengenai bagian daunnya, segera dikeringkan. Air yang mengendap terlalu lama di bagian bawah daun juga dapat memicu pembusukan daun. 

Sama halnya ketika mendapati daun sukulen yang layu, sebaiknya segera dibuang. Jika dibiarkan terlalu lama, daun yang layu juga akan mengundang datangnya kutu daun. Daun layu adalah normal bagi sukulen, karena nantinya akan muncul lagi daun baru sehingga sangat disarankan untuk segera dibuang.

7. Pemberian Pupuk Secara Berkala

Sukulen juga membutuhkan pupuk supaya unsur haranya tetap terjamin. Pupuk yang umumnya digunakan untuk sukulen adalah NPK. Dosis pemberiannya sebaiknya tidak terlalu banyak, karena dapat menyebabkan panas berlebih sehingga sukulen akan rusak dan mati. Cara merawat sukulen yang benar adalah dengan diberi pupuk NPK sebanyak 2 sampai 3 butir pada tiap tanaman, sesuaikan dengan ukuran tanamannya juga. Pemberian pupuk yang ideal dilakukan setiap 1-2 bulan sekali. 

Itulah informasi cara merawat sukulen yang baik dan benar. Dari informasi ini dapat diketahui jika sukulen juga tetap memerlukan perawatan yang tepat, tujuannya agar tidak mudah membusuk dan bisa tumbuh dalam jangka waktu yang lama. 

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment