TrikMerawat Extraordinary Man!

10 Cara Merawat Sugar Glider Kesayangan Anda

3 min read

cara merawat sugar glider

Cara merawat sugar glider harus benar-benar diperhatikan agar tidak mudah sakit dan cepat mati. Sugar glider itu sendiri merupakan hewan kecil yang suka sekali dengan makanan manis.

Selain itu, si mungil yang satu ini juga suka berpindah ke tempat lain dengan cara meluncur atau glide. Oleh sebab itu dinamakan sugar glider, dalam bahasa latin disebut Petaurus Breviceps.

Mengenal Ciri-ciri Sugar Glider


Sugar glider merupakan salah satu jenis marsupial yang cukup unik dan sugar glider yang betina memiliki

  • Sugar glider yang berkelamin betina memiliki kantong perut seperti hewan kanguru
  • Secara umum, sugar glider memiliki bulu berwarna abu-abu, dadanya berwarna cream dan bulu di sepanjang tulang belakangnya berupa garis hitam
  • Sugar glider itu sendiri juga memiliki ekor yang lumayan panjang berfungsi untuk menyeimbangkan tubuhnya ketika sedang meluncur agar tidak jatuh
  • Sugar glider merupakan hewan yang menyukai makanan manis dan mereka berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya dengan cara meluncur

Begini Cara Merawat Sugar Glider


Jika tertarik memelihara sugar glider, Anda harus pelajari dulu cara perawatannya agar bisa tumbuh dengan baik dan tidak mudah sakit. Berikut ini beberapa tips merawat sugar glider, antara lain:

1. Perhatikan Ukuran Kandang yang Cocok/sesuai

Sugar glider adalah hewan yang suka bermain dan meluncur, sehingga sangat disarankan menyiapkan kandang yang berukuran besar.

Sugar glider suka merentangkan kakinya dan meluncur dari ujung atau sisi kandang yang satu ke sisi lainnya.

Baca Juga : Cara Merawat Hamster Hamil

Jangan gunakan kandang yang terbuat dari baja galvanis karena bisa berkarat dan menyebabkan sugar glider terserang infeksi kandung kemih.

Gunakan kandang yang terbuat dari jaring atau dengan jeruji horizontal sehingga bisa digunakan untuk memanjat, begitulah cara merawat sugar glider.

2. Gunakan Baki Besar sebagai Alas Kandang

Anda bisa menggunakan baki besar sebagai alas di dalam kandang untuk tempat menampung kotoran dan sisa makanan sehinga mudah dibersihkan.

Jangan menggunakan alas yang terbuat dari kayu, bantalan anjing atau beberapa jenis minyak keras karena dapat mengganggu pernapasan sugar glider. Pastikan alas tidak mengandung bahan beracun, pasir atau koran bekas dan diganti satu minggu sekali.

Tahukah Kamu? Sugar Glider sering disebut hewan saku, karena bentuknya yang kecil sehingga bisa dibawa ke mana saja.

3. Sediakan Kantong, Tangkai dan Mainan

Sugar glider adalah hewan malam atau nokturnal yang terbiasa tidur di pohon saat berada di alam liar. Agar menyerupai habitat asli dan membuatnya nyaman, Anda bisa menyediakan kantong dari wol atau rumah burung dari kayu yang aman.

Cara merawat sugar glider yang benar adalah dengan memilih kayu yang aman seperti jenis eucalyptus, manzanita atau kayu pohon apel.

Selain itu, sugar glider juga merupakan hewan yang cerdik atau pintar sehingga perlu diberi stimulasi agar tidak stress atau depresi. Kondisi stress ini dapat memicu masalah kesehatan lainnya yang tentu sangat dihindari.

Oleh karena itu, Anda bisa menambahkan tangkai atau mainan untuk stimulasi otak dan fisiknya. Beberapa juga menggunakan permainan roda putar sehingga mereka akan tumbuh sehat dan aktif.

4. Berikan Makanan dan Minuman Sehat

Sugar glider merupakan hewan asli Australia yang sangat menyukai telur burung, kadal, serangga dan makanan liar lainnya. Sugar glider membutuhkan nutrisi yang cukup seperti lemak, protein, mineral dan gula yang bisa didapatkan dengan diet sehat.

Memberi camilan juga merupakan cara merawat sugar glider seperti ulat hongkong, pepaya kering, kelapa kering bebas sulfur, yogurt dan kacang.

Baca Juga : Cara Merawat Kelinci Anggora

Sugar glider juga suka makanan yang bisa dijilat seperti bubur apel, atau yogurt dan makanan bayi rasa ayam atau apel.  Mereka tidak suka pakan pelet, makanan anjing ataupun kucing.

Pastikan juga makanan yang Anda berikan tidak mengandung zat pewarna, pengawet dan pemanis buatan yang tidak alami. Selain itu, berikut ini beberapa tips untuk memberi makanan pada sugar glider, antara lain:

  • Beberapa makanan juga ada yang tidak cocok atau berbahaya bagi mereka seperti permen, cokelat atau jenis gula yang membahayakan kesehatan
  • Komponen makanan utama untuk membantu sugar glider tumbuh sehat dan aktif adalah protein, buah dan sayuran segar, serta suplemen vitamin
  • Cara merawat sugar glider yaitu diberi vitamin khusus sugar glider yang bisa ditaburkan pada makanan tetapi jangan dicampur dalam minuman
  • Beri mereka camilan dengan menggunakan teknik hands feeding atau memberi makan dengan tangan Anda sendiri untuk membangun ikatan atau bonding
  • Beri makanan ringan berupa cereal satu denok makan setiap harinya yang tinggi protein dan rendah lemak untuk mempertahankan nafsu makan
  • Air minum yang baik bagi sugar glider adalah air yang disaring atau bukan air tanah dan jangan sampai wadahnya kosong
  • Air minum bisa dicampur jus buah sebanyak tiga kali dalam seminggu, jangan setiap hari karena gulanya tidak baik bagi kesehatan

5. Makanan yang Perlu Dihindari Sugar Glider

Cara merawat sugar glider dalam urusan makan memang cukup rumit dan perlu perhatian lebih. Beberapa makanan di bawah ini merupakan makanan yang dilarang atau perlu dihindari, antara lain:

  • Kacang dan biji-bijian,karena dapat menyumbat usus dan menimbun lemak yang terlalu banyak
  • Makanan berlemak seperti alpukat, kacang-kacangan dan lainnya, karena dapat menyumbang lemak berlebih pada tubuh sugar glider
  • Serangga liar yang kemungkinan mengandung pestisida atau pupuk, karena mereka sensitif terhadap bahan kimia
  • Makanan kaleng dan bawang, karena dapat menghancurkan sel dara merah pada tubuh sugar glider
  • Perawatan Mandi dan Hands Feeding

Cara merawat sugar glider selanjutnya yaitu mandikan seperlunya karena mereka bisa membersihkan dirinya sendiri dan juga sensitif terhadap bahan kimia.

Lagipula, sugar glider juga tidak gemar mandi sehingga terlalu sering memandikannya hanya akan mengurangi kepercayaan pada pemilik/tuannya.

Sedangkan hands feeding atau memberi makan dengan tangan berguna untuk bonding atau membangun ikatan dengan pemiliknya.

Ukuran badan hanya 170 mm dengan panjang ekor hanya 190 mm. Berat sugar glinder jantan hanya 140 gram dan betina hanya 115 gram.

6. Sugar Glider Juga Butuh Sosialisasi

Sugar glider merupakan hewan yang suka hidup berkoloni atau bersama-sama serta memiliki ikatan yang kuat dengan sesama jenisnya. Oleh karena itu, belilah sugar glider minimal sepasang agar mereka tidak merasa kesepian sehingga bisa tumbuh dengan baik dan sehat.

Baca Juga : Cara Merawat Kura-Kura Brazil

Anda juga bisa sesekali mengajaknya bersosialisasi dengan sugar glider milik teman Anda.

7. Penyakit yang Sering Menyerang Sugar Glider

Perhatikan cara merawat sugar glider, meskipun lincah dan aktif, mereka juga bisa terserang penyakit akibat kurangnya nutrisi atau kurang bermain. Berikut ini ada beberapa jenis penyakit yang sering kali menyerang sugar glider dan perlu Anda ketahui, antara lain:

  • Mengalami luka gores atau tergaruk benda tajam di sekitar atau di dalam kandang
  • Terjangkit parasit seperti kutu atau cacing karena jarang dibersihkan
  • Gangguan pencernaan atau konstipasi karena salah makan
  • Terlalu gemuk atau obesitas karena terlalu banyak makan makanan berlemak
  • Mengalami kelumpuhan karena kurangnya nutrisi kalsium
  • Mengalami stress karena kurang bersosialisasi

Nah, itulah 8 cara merawat sugar glider agar tumbuh sehat dan tidak mudah sakit. Semoga informasinya bermanfaat.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *