Cara Merawat Hewan

Panduan Dasar Cara Merawat Musang Lengkap untuk Pemula

cara merawat musang
Written by Josua Rifandy

Memelihara musang tidak seperti memelihara hewan pada umumnya. Ada trik atau cara tersendiri dalam memelihara hewan ini. Salah satunya tentang cara khusus dalam merawatnya. Cara merawat musang tentu berbeda dengan cara merawat hewan peliharaan lainnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika hendak memelihara musang. 

Tren memelihara musang atau luwak ini bukan merupakan tren yang baru. Trend ini sudah muncul sejak beberapa tahun yang lalu, seiring dengan munculnya tren kopi luwak. Terlebih saat ini, semakin banyak komunitas yang mengenalkan kepada khalayak tentang memelihara musang, semakin banyak pula yang tertarik untuk memeliharanya.

Musang atau yang lebih dikenal dengan sebutan luwak merupakan hewan yang cukup terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Sebab, musang dulunya terkenal sebagai hama oleh sebagian besar masyarakat. Namun demikian, semakin ke sini musang menjadi hewan yang cukup banyak digemari.

Hal ini karena salah satu kemampuannya dalam menghasilkan kopi luwak, kopi yang eksistensinya cukup dikenal bahkan sampai pada skala internasional. Oleh karena itu, semakin banyak pula orang yang tertarik untuk memelihara musang.

Cara Merawat Musang yang Penting untuk Diketahui Pemula


Merawat musang tentu harus dilakukan dengan baik dan benar. Akan tetapi, jika bisa melakukannya dengan tekun dan telaten, maka musang yang dipelihara akan bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berniat untuk menjadikan musang sebagai hewan peliharaan adalah sebagai berikut.

1. Kenali dan Pahami Lebih Dalam tentang Musang Terlebih Dahulu 

cara merawat musang
(Sumber: Madura.tribunnews.com)

Sebelum memutuskan untuk memelihara musang, sebaiknya cari tahu dulu lebih dalam tentang musang. Bagaimana cara hidupnya, makanan yang dikonsumsi, jenis – jenis musang yang ada, sifat atau karakter khas yang ada pada musang, dan hal – hal lainnya yang berkaitan dengan musang. Hal ini akan sangat memudahkan untuk merawat musang nantinya.

Baca Juga : Langkah-langkah Cara Merawat Iguana Bagi Pemula Lengkap

Perlu diketahui, bahwa musang adalah hewan mamalia yang merupakan bagian dari keluarga karnivora atau hewan pemakan daging. Namun, pada kenyataannya musang juga tergolong ke dalam hewan omnivora karena mau mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Salah satunya adalah buah – buahan, seperti pisang dan pepaya. 

Jenis musang yang dikenal selama ini ada cukup banyak. Namun, yang paling terkenal adalah jenis musang luwak, seperti musang pandan dan musang akar. Kedua musang tersebut menjadi terkenal karena mampu menghasilkan kopi luwak yang kini cukup terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Musang juga merupakan hewan yang bersifat nokturnal, atau hewan yang lebih banyak aktif di malam hari dan lebih banyak tidur pada siang hari.

2. Tentukan Jenis Musang yang Ingin Dipelihara

Selanjutnya, setelah mengetahui bagaimana ciri khas musang dan hal – hal lainnya yang terkait dengan musang, yang perlu dilakukan adalah mengetahui tentang jenis – jenis musang. Hal ini penting karena ini akan berperan dalam proses cara merawat musang. Para pemelihara musang sendiri juga bisa memilih terlebih dahulu jenis musang yang ingin dipelihara. Ada beberapa jenis musang yang dapat dipelihara, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Musang Pandan

Musang pandan merupakan jenis musang yang paling diminati, karena mempunyai wajah yang lucu dan bisa mengeluarkan aroma wangi seperti pandan. 

  • Musang Bulan

Musang bulan ini sering dibilang mirip dengan boneka, karena memiliki wajah yang lucu. Musang jenis ini hanya mempunyai dua warna yaitu dominan hitam dan warna putih yang terdapat di kepalanya. 

  • Musang Rase

Musang rase merupakan jenis musang yang paling unik dari pada jenis musang yang lainnya. Keunikan musang jenis ini adalah bentuk dan wajahnya yang lebih mirip kucing dengan ekor cincin.

  • Musang akar 

Terakhir, musang akar. Musang ini termasuk musang yang dijual dengan harga yang relatif mahal di pasaran. Hal yang membuatnya mahal yaitu bentuk wajahnya yang unik, berbeda dari yang lainnya, sehingga banyak yang ingin memelihara musang jenis ini.

3. Pilih Musang yang Berusia Sekitar 2-3 Bulan 

cara merawat musang
(Sumber: Hobinatang.com)

Cara merawat musang yang selanjutnya adalah memilih musang yang masih berusia 2 sampai 3 bulan. Musang yang baru berusia 2-3 bulan biasanya akan lebih mudah untuk dijinakkan. Selain itu, sebelum membeli musang dari penjual, sebaiknya lakukan hal – hal berikut ini. 

  • Cek kesehatan mata

Musang merupakan hewan yang rentan katarak, karena itu sebelum membeli musang sebaiknya lakukan pemeriksaan terhadap matanya agar lebih aman dan musang terhindar dari risiko penyakit mata atau katarak.

  • Cek kondisi fisik 

Kedua adalah memastikan kondisi fisik musang. Pastikan musang yang akan dipelihara memiliki kondisi fisik yang benar – benar fit, tidak ada cacat ataupun memiliki penyakit tertentu. Sebaiknya pilihlah musang yang aktif karena hal ini menandakan musang memiliki tubuh yang sehat.

Baca Juga : 10 Fakta Unik Musang Rase yang Wajib Kamu Ketahui

  • Cek nafsu makannya

Terakhir adalah mengecek nafsu makan musang. Pastikan musang yang akan dipelihara mempunyai nafsu makan yang tinggi, karena hal ini akan menandakan bahwa musang memiliki tubuh yang sehat. Selain itu, musang yang nafsu makannya tinggi tentu tidak akan terlalu merepotkan ketika dipelihara.

4. Buat Tempat Tinggal yang Nyaman untuk Musang

Setelah memastikan kondisi musang, cara merawat musang selanjutnya adalah dengan memberikan tempat tinggal yang aman dan  nyaman. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan tempat tinggal musang ini, di antaranya adalah:

  • Kandang 

Kandang tentu menjadi hal yang sangat penting, karena musang akan menghabiskan hampir seluruh waktunya di dalam kandang, jadi pastikan memilih kandang yang nyaman untuk musang, kandang berukuran 40 x 60 biasanya sangat cocok untuk memelihara musang karena ukurannya yang pas, tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil

  • Tempat makan dan minum musang

Kedua adalah tempat makan dan minum musang. Pilihlah tempat makan dan minum yang nyaman untuk musang. Seperti tempat minum, pilih tempat minum yang berbentuk dot, hal ini akan memudahkan musang untuk minum. Selain itu, memberi tempat minum musang dengan dot juga akan membuat minuman yang diberikan tidak mudah ditumpahkan oleh musang.

  • Selimut Kain 

Nah selanjutnya, perlu disiapkan juga selimut kain. Selimut kain di sini berfungsi sebagai alas tidur musang agar tidak kedinginan.

5. Perbanyak Interaksi dan Bermain dengan Musang untuk Membangun Bonding

cara merawat musang
(Sumber: Jogja.tribunnews.com)

Jika sudah melakukan hal-hal yang telah dijelaskan sebelumnya, langkah terakhir cara merawat musang adalah membangun bonding dengan musang. Karena musang merupakan hewan yang aktif, maka hal ini perlu untuk dilakukan. 

Baca Juga : Tips Perawatan Bayi Panda agar Sehat dan Terbebas dari Penyakit

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membangun bonding dengan musang adalah dengan memberinya makan langsung dari tangan serta buat nama khusus untuk musang peliharaan. Hal ini akan membangun bonding antara musang dengan pemiliknya. Jika bonding sudah terbentuk, musang akan lebih mudah untuk dikendalikan.

Beberapa hal di atas adalah tips dan trik tentang cara merawat musang yang bisa diterapkan jika ingin memelihara musang. Musang merupakan hewan yang unik, oleh karena itu cara merawat musang memang sedikit berbeda dengan hewan lainnya. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, FollowTwitter dan Instagram TrikMerawat.com.Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment