Cara Merawat Benda

Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut

Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut Trikmerawat.com
Nur Atinal
Written by Nur Atinal

Memiliki kolam renang di dalam rumah adalah impian setiap orang. Tidak hanya sebagai sarana olahraga anggota keluarga, keberadaan kolam renang pribadi juga berfungsi sebagai sarana rekreasi dan hiburan, serta dari segi nilai properti keberadaan kolam renang bisa meningkatkan nilai jual. Untuk itu, jika Anda ingin kolam renang tetap bersih, tidak berlumut, dan selalu terawat, Anda harus tahu cara merawat kolam renang pribadi di dalam rumah Anda.

Cara Merawat Kolam Renang Pribadi dengan Mudah di Rumah

Berikut cara praktis dan mudah merawat kolam renang pribadi di rumah:

1. Ganti Air Minimal 2 Minggu Sekali

Mengganti air kolam renang minimal atau paling sedikit 2 minggu bertujuan untuk menjaga agar air tetap jernih. Karena air ini adalah komponen paling penting di dalam kolam renang.

Air akan langsung bersentuhan dengan kulit Anda maupun keluarga atau teman-teman Anda saat berenang atau bermain air. Hal ini bisa menyebabkan air kolam tercemar atau terkontaminasi oleh kuman-kuman tertentu yang berdampak pada timbulnya penyakit kulit.

Pasti Anda tidak mau kan kalau Anda dan keluarga terkena penyakit kulit? Untuk itu, cara merawat kolam renang pribadi yang satu ini harus Anda lakukan ya. Anda bisa menjernihkan air dan menjaganya tetap bersih dengan memberi obat desinfektan yang umum diaplikasikan pada kolam renang. Seperti kaporit, soda, tawas, HCL, dan obat lain sejenisnya.

Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut Trikmerawat.com
(Sumber: Priyankapools.com)

2. Menanam Pohon di Sekitar Kolam Renang

Cara merawat kolam renang pribadi yang kedua adalah dengan menanam pohon di sekitar kolam renang. Hal ini merupakan salah satu cara paling mudah untuk meminimalkan pertumbuhan alga, sehingga permukaan air kolam tidak terkena sinar matahari secara langsung. Karena sinar matahari ini memicu pertumbuhan lumut atau alga lebih cepat.

Dengan menanam pohon, otomatis oksigen yang dihasilkan di siang hari dapat membantu menekan pertumbuhan alga. Selain itu, area sekitar kolam renang juga menjadi lebih teduh.

3. Menggunakan Filter Air

Agar kualitas air tetap terjaga dan tidak mudah kotor, Anda bisa gunakan filter atau penyaring untuk membantu memisahkan kotoran dari kolam renang pribadi Anda. Dengan begitu, Anda dan keluarga akan lebih nyaman beraktivitas atau berolahraga di kolam pribadi di dalam rumah.

Baca Juga: Cara Merawat Kolam Renang agar Bersih dan Nyaman

Cara merawat kolam renang pribadi yang lainnya adalah dengan menggunakan alat penyaring manual. Meskipun pepohonan bisa mencegah pertumbuhan alga, namun di musim kemarau membuat dedaunan rontok.

Sehingga Anda pun perlu membersihkan daun-daun yang mengotori kolam renang tersebut menggunakan alat penyaring manual. Paling tidak Anda lakukan hal ini setiap dua hari sekali. Karena jika dibiarkan, membuat kolam pribadi Anda kotor dan banyak sampah daun kering.

Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut Trikmerawat.com
(Sumber: I2.wp.com)

4. Membersihkan Kerak pada Dinding Kolam

Pada saat menguras kolam renang dan mengganti airnya, jangan lupa untuk sikat bagian dasar dan samping kolam untuk menghilangkan kerak dan lumut yang menempel. Lakukan secara merata sampai seluruh permukaan dinding bersih mengkilat.

Jika ingin kotoran lebih cepat luntur, Anda bisa semprotkan karbol pembersih kamar mandi, lalu diamkan sebentar agar kerak terangkat dan lebih mudah dibersihkan. Setelah itu baru bisa Anda sikat, dan bilas sampai bersih. Jika sudah bersih, Anda bisa mengisi air bersih ke dalam kolam renang.

Jika Anda rajin menyikat dinding kolam renang, maka kotoran tidak akan sempat menempel menjadi kerak yang menghitam dan mengeras.

5. Mengatur Kadar Klorin dan pH Air Kolam

Untuk menekan pertumbuhan lumut, Anda harus mengatur kadar klorin serta pH air kolam. Biasanya pH yang dianjurkan adalah 7,2 sampai 7,4 yakni pH netral. Sedangkan klorin yang ada di air hanya boleh berkisar antara 1-3 bagian per juta (BPJ), serta asam sianurat hanya 40 BPJ saja. Jika air kolam tidak memenuhi standar tersebut, silakan kuras dan ganti air kolam segera ya.

Karena kandungan klorin yang berlebih akan menimbulkan gangguan pernapasan dan iritasi. Kondisi ini bisa memicu terjadinya sesak napas, nyeri dada, batuk, mengi, dan hidung berair.

Sementara itu, kandung pH yang terlalu tinggi pada air bisa menyebabkan alkalosis yang berpotensi mengurangi kadar kalsium dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan pada tulang. Gejalanya bisa berupa mual, muntah, otot berkedut, lemas dan kebingungan, tangan gemetar, dan tremor.

Karena biasanya kalau kita berenang, bisa saja tidak sengaja menelan air kolam, maka usahakan supaya Anda tetap mengatur kadar klorin dan pH pada air agar tetap aman untuk tubuh.

6. Memasang Lampu Ultraviolet

Pemasangan lampu ultraviolet (UV) ini dapat menggantikan pemberian kaporit pada air kolam. Lampu UV ini berfungsi untuk menjaga air kolam agar tetap bersih, serta membunuh kuman dan bakteri yang hidup di dalam air. Lampu ini juga bisa membuat ganggang dan bibit lumut saling berikatan satu sama lain, sehingga menggumpal menjadi satu. Dengan begitu, Anda pun lebih gampang untuk membersihkannya, bukan?

Baca Juga: Cara Jitu Budidaya Kutu Air Agar Hasil Banyak dan Cepat

7. Mengepel Lantai di Sekitar Kolam

Dengan mengepel lantai sekitar kolam membuat lantai tidak menjadi licin karena pertumbuhan bakteri dan lumut bisa dicegah. Selain itu, lantai sekitar kolam yang licin berisiko terjadinya kecelakaan untuk orang yang melintasinya. Cara membersihkan lantai pun bisa menggunakan produk pembersih penghilang kerak.

Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut Trikmerawat.com
(Sumber: P4.wallpaperbetter.com)

8. Sirkulasi Kolam Minimal 6 Jam per Hari

Cara merawat kolam renang pribadi yang selanjutnya adalah dengan melakukan sirkulasi air kolam minimal 6 jam per hari. Namun jika Anda ingin air kolam tetap terjaga kejernihan dan kebersihannya, maka harus selalu disirkulasi setiap hari, selama 24 jam dengan pompa bergantian. Karena semakin lama air kolam disirkulasi akan semakin baik, kotoran bisa tersaring, dan cukup akan kandungan oksigen.

9. Divakum Minimal 2 Kali Seminggu

Gunakan vacuum cleaner untuk memvakum kolam minimal 2 kali seminggu. Hal ini bertujuan untuk membersihkan kolam renang dari debu yang menempel di lantai. Anda juga bisa menyesuaikan pemvakuman dengan kondisi tingkat kekotorannya. Alangkah lebih baik lagi jika Anda melakukannya tiap hari di pagi hari.

Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut Trikmerawat.com
(Sumber: Tukangkolamrenang.id)

Zat Kimia yang Digunakan agar Kolam Renang Tetap Jernih dan Bersih

Baca Juga: Cara Merawat Bambu Air yang Baik Dan Benar

Untuk mempertahankan agar air kolam renang pribadi tetap jernih dan bersih, Anda bisa menambahkan beberapa zat kimia berikut ini:

  • Granular atau kaporit 90%. Tambahkan zat kimia ini sekitar tiga per empat kilogram. Granular berfungsi mempertahankan kadar klorin agar berada di level ideal dan menekan pertumbuhan lumut atau alga.
  • Soda Ash. Tambahkan sebanyak tiga per empat kilogram ke dalam air kolam untuk menghilangkan bau anyir pada saat dilakukan penambahan air sumur.
  • Trussi (Copper Sulphate). Bertujuan untuk memberikan efek kebiruan pada air kolam. Masukkan zat kimia ini ke dalam mesin kolam sebanyak satu genggam minimal 2 minggu sekali pada kondisi kolam renang normal.
  • Kaporit Tablet 90%. Masukkan dua keping tablet kaporit ke dalam air kolam untuk mencegah menurunnya kadar klorin akibat penambahan air hujan dan air sumur.
Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut Trikmerawat.com
(Sumber: Images.squarespace-cdn.com)

Demikian cara merawat kolam renang pribadi agar selalu bersih, jernih, dan minim kandungan bakteri maupun alga. Untuk takaran penggunaan obat-obatan di atas hanya untuk kolam renang pribadi ya, karena seringkali penyebab kolam renang kotor karena sering terpapar sinar matahari, terkena sampah dedaunan kering, serta penambahan air sumur dan air hujan yang berlebih. Jadi, lakukan cara merawat kolam renang pribadi tersebut dengan baik dan benar. Selamat mencoba!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Nur Atinal

Nur Atinal

A full time digital marketer. A freelance blogger, copywriter and content writer. Lifelong learner in developing skills and mindsets to be professional, disciplined, consistent, and full of integrity.

Leave a Comment