Cara Merawat Benda

Berbagai Jenis Alat dan Bahan untuk Cara Merawat Kamera

cara merawat kamera
Written by Josua Rifandy

Setiap orang yang menyukai fotografi, pastinya memiliki kamera untuk mendukung hobi memotretnya. Akan tetapi, kamera bukanlah perangkat yang bisa dibeli dengan harga yang murah. Oleh karena harganya yang mahal ini, cara penggunaan dan cara merawat kamera haruslah dilakukan dengan benar dan hati-hati.

Kamera memiliki banyak komponen yang sangat sensitif terhadap goresan, bahkan debu sekalipun bisa menyebabkan kerusakan. Maka dari itu, untuk membersihkannya diperlukan perlakuan khusus dan juga kehati-hatian yang ekstra. Begitu juga dengan alat yang digunakan untuk membersihkannya, perlu peralatan khusus dan tidak bisa sembarangan.

Kenali Alat dan Bahan untuk Cara Merawat Kamera


Penggunaan alat dan bahan untuk perawatan kamera tidak boleh sembarangan. Nah, berikut adalah beberapa alat dan bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan kamera agar awet dan tidak mudah rusak:

Baca Juga: Prosedur dan Metode Cara Merawat AC Mobil Secara Berkala

1. Blower

cara merawat kamera
(Sumber: Premiumbeat.com)

Cara merawat kamera pertama adalah dengan menggunakan blower. Blower menjadi salah satu alat untuk membersihkan kamera yang harus dimiliki. Benda ini terbuat dari karet berbentuk bulat lonjong seperti pompa yang dipasangkan dengan pipa kecil sebagai tempat pengeluaran udara. 

Blower ini sangat efektif digunakan untuk membersihkan kotoran dan debu yang ada di sela-sela bodi kamera serta untuk membersihkan kotoran di lensa yang sulit dibersihkan jika menggunakan kuas biasa. 

Penggunaan blower ini sangatlah mudah. Cukup tekan bagian karetnya untuk meniupkan angin ke bagian kamera yang akan dibersihkan. Harga yang ditawarkan untuk blower ini sangat beragam. Pada beberapa situs belanja online, blower dibandrol dengan harga mulai dari 28 ribu hingga 100 ribu dan tersedia dengan berbagai variasi serta ukuran.

2. Lens Tissue

Alat pembersih kamera selanjutnya adalah tisu yang khusus digunakan untuk membersihkan lensa kamera, bukan tisu biasa. Tisu khusus ini sangat mudah ditemukan di toko kamera, atau bisa juga dicari di situs jual beli online dengan penawaran harga yang beragam mulai dari 7 ribu hingga puluhan ribu bergantung pada merk-nya. 

Tentunya, tisu khusus lensa ini memiliki perbedaan dengan tisu biasa. Lens tissue dirancang secara khusus sebagai pembersih lensa optik dari noda dan sidik jari secara lembut. Cara penggunaannya cukup mudah, hanya tinggal lap bagian lensa kamera menggunakan tisu ini. 

Akan tetapi, cara mengelapnya tidak bisa sembarangan. Lap lensa kamera dengan gerakan memutar searah jarum jam dari luar ke dalam. Saat mengelap juga harus hati-hati, tidak oleh terlalu keras agar lapisan lensa tidak tergores.

3. Cairan Pembersih Lensa dan Microfiber

Alat pembersih kamera selanjutnya adalah cairan pembersih lensa dan kain microfiber. Kedua alat tersebut biasa didapatkan dalam satu paket pembelian baik di toko kacamata maupun di toko kamera. 

Cara penggunaan cairan pembersih ini bukan langsung disemprotkan ke lensa, tetapi disemprotkan ke kain microfiber. Setelah itu baru diusap ke lensa dengan cara yang sama seperti menggunakan tisu lensa. Lap dengan hati-hati secara perlahan dengan gerakan memutar dari luar ke dalam searah jarum jam.

Baca Juga: Rahasia Cara Merawat Headset Super Awet Anti Rusak

4. Swab Kit

cara merawat celana jeans
(Sumber: Health.clevelandclinic.prg)

Swab kit adalah alat pembersih kamera yang digunakan untuk membersihkan sensor kamera. Dengan bagian ujung penyeka yang lembut disertai pegangan, swab kit ini harus bersih dan steril baik dari kotoran maupun debu. Penggunaan swab kit di sensor kamera ini haruslah hati-hati, jangan sampai sensornya tergores dan rusak. 

Sebaiknya, pelajari terlebih dahulu panduan  singkat dalam buku petunjuk penggunaan swab kit ini agar tidak salah langkah. Swab kit mudah ditemukan di toko ataupun di situs jual beli online dengan beragam harga yang ditawarkan mulai dari 80 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

5. Lenspen

Selanjutnya, ada lespen yang digunakan untuk membersihkan lensa kamera baik DSLR maupun lainnya, yang mana bagian lensa tersebut tidak dapat terjangkau jika dibersihkan menggunakan kain microfiber maupun tisu pembersih saja. 

Berbentuk seperti pulpen dengan dua sisi. Sisi pertama berupa kuas yang berfungsi untuk membersihkan debu. Sisi lainnya berbentuk seperti tip terbuat dari bahan lembut yang berfungsi untuk membersihkan optik lensa dari sidik jari dan juga bercak air yang menempel. 

Sama halnya dengan pembersih optik lensa lainnya, penggunaan lenspen ini juga harus hati-hati dan digunakan tanpa tekanan yang berlebih. Di beberapa situs jual beli online, lenspen dijual dengan harga yang beragam mulai dari 20 ribu hingga lebih dari Rp100 ribu rupiah.

6. Sensor Clean

Sensor clean memiliki bentuk yang mirip seperti swab, hanya saja penggunaannya dikhususkan untuk membersihkan bagian sensor kamera. Sensor kamera dibersihkan mulai dari pinggir kanan hingga kiri atau sebaliknya sampai bersih. Untuk memastikan sudah tidak ada kotoran yang tertinggal di sensor kamera, maka ulangi pembersihan sensor ini menggunakan swab.

7. Cotton Bud

Alat untuk membersihkan kamera yang terakhir adalah cotton bud yang digunakan untuk membersihkan kotoran kasat mata atau terlihat yang ada pada bagian-bagian kamera. Baik di bodi kamera, lensa, maupun bagian sensor kamera. Tapi, tetap harus hati-hati dalam menggunakannya.

Cara Merawat Kamera Secara Rutin 


cara merawat kamera
(Sumber: Timesaveredition.com)

Setelah mengetahui peralatan yang biasanya digunakan untuk membersihkan kamera, hal yang perlu diketahui selanjutnya adalah cara merawat kamera yang benar agar kamera tidak mudah rusak. Bagaimana cara agar kamera tidak mudah rusak? Berikut cara merawat kamera selengkapnya:

Baca Juga: Pedoman Cara Merawat Kalung Titanium Gold Lengkap

  1. Cara merawat kamera yang pertama adalah menjauhkan kamera dari air karena komponen kamera bisa rusak jika terkena air.
  2. Menggunakan tas khusus ketika membawa kamera, agar terlindung dari benturan selama perjalanan.
  3. Cara merawat kamera juga bisa dilakukan dengan menggunakan screen guard pada LCD kamera, agar layar terlindungi dari goresan, air, sidik jari, dan juga debu.
  4. Menggunakan UV filter pada lensa untuk melindunginya dari sinar matahari, debu dan kotoran.
  5. Memasang lens hood pada lensa saat mengambil foto di siang hari dan di ruangan yang terbuka. Hal ini dilakukan untuk mencegah cahaya berlebih yang masuk menuju sensor kamera.
  6. Cara merawat kamera selanjutnya terletak pada baterainya. Baterai kamera memiliki usia setidaknya 500 kali siklus pengisian. Setelah melewati siklus ini, maka baterai akan mengalami penurunan. Sehingga segera ganti baterai tersebut. Selain itu, juga jangan simpan baterai di suhu ekstrem agar tidak mudah rusak.
  7. Menggunakan shoulder strap ketika mengambil gambar agar kamera tetap terjaga dan tidak terjatuh.
  8. Menyimpan kamera di dalam dry box agar terlindungi dari perubahan suhu ekstrem dan agar kamera tetap kering.
  9. Cara merawat kamera yang terakhir adalah dengan melakukan service kamera secara berkala untuk melihat kondisi kamera dan komponen pendukungnya di tempat yang resmi.

Itu dia beberapa alat dan bahan yang digunakan untuk membersihkan kamera serta berbagai cara merawat kamera yang perlu benar-benar diperhatikan dengan baik. Kamera yang harganya mahal memang butuh sekali perawatan yang maksimal. Jika tidak, maka kamera bisa menjadi cepat rusak. 

Tentu tidak mau kalau kamera kesayangan rusak dalam waktu yang singkat bukan? Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menggunakan alat, bahan, dan cara merawat kamera yang tepat supaya kamera tetap awet dan selalu bisa menemani ketika ingin memotret.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment