Gigi dan Mulut Cara Merawat Tubuh

Tata Cara Merawat Gigi Bayi dan Waktu Ideal yang Benar

cara merawat gigi bayi
Written by Josua Rifandy

Gigi bayi disebut juga gigi susu. Gigi susu merupakan gigi-gigi pertama yang tumbuh dan nantinya akan tanggal dan digantikan oleh gigi tetap. Pada umumnya, gigi pertama bayi akan muncul saat bayi berusia 6-12 bulan dan akan tumbuh setiap bulannya sejak gigi pertama muncul. Sejak saat itulah harus dilakukan cara merawat gigi bayi dengan benar agar kesehatan gigi ini bisa tetap terjaga. 

Sebenarnya, substansi dasar gigi telah mulai berkembang saat bayi masih berada dalam kandungan. Gigi susu berbeda dengan gigi tetap. Salah satu perbedaannya adalah gigi susu lebih mudah mengalami karies, sehingga kesehatan gigi susu penting untuk dijaga. 

Cara Merawat Gigi Bayi yang Benar 


Merawat gigi bayi sangat penting dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi terutama karies, sehingga gigi bayi tetap bersih dan cantik. Berikut ini adalah beberapa cara merawat gigi bayi dengan baik dan benar:

1. Pilih Waktu Perawatan yang Tepat 

cara merawat gigi bayi
(Sumber: Mybaby.co.id)

Cara merawat gigi bayi bisa dilakukan dengan mulai membiasakan membersihkan gigi secara rutin. Cara merawat gigi bayi dapat segera dilakukan ketika gigi pertama tumbuh. Waktu yang sangat dianjurkan untuk membersihkan gigi bayi adalah pagi hari dan setelah si kecil selesai minum susu dan saat malam hari sebelum tidur. 

Membersihkan gigi bayi setelah makan dan minum susu, dapat mencegah sisa makanan dan susu tertinggal di dalam mulut bayi. Hal ini meminimalisir pertumbuhan kuman di dalam mulut yang dapat merusak gigi susu. 

Gigi susu mudah mengalami karies gigi, sehingga rutinlah untuk membersihkan gigi bayi minimal 2 kali sehari. Membiasakan merawat gigi sejak dini membuat si kecil nantinya mudah melakukan rutinitas menyikat gigi sendiri.

Baca Juga : Penyebab Gigi Berlubang yang Tidak Bisa Disepelekan

2. Terapkan Cara Perawatan yang Benar

Cara merawat gigi bayi selanjutnya adalah dengan menerapkan cara perawatan yang benar. Merawat gigi bayi dapat dilakukan sejak gigi pertama bayi tumbuh. Gigi pertama akan tumbuh saat bayi berusia 6-12 bulan. Untuk membersihkan gigi ini, dapat dilakukan dengan menggunakan kain lap bersih yang telah dibasahi air hangat. 

Kemudian, usapkan kain tersebut secara lembut dan hati-hati pada gigi si kecil. Tidak perlu terburu-buru menggunakan sikat gigi, buatlah si kecil merasa nyaman dulu dengan membersihkannya menggunakan lap lembut karena ini pertama kalinya giginya dibersihkan. 

Gigi susu akan terus tumbuh setiap bulan sejak gigi pertama muncul hingga mencapai 20 gigi susu. Ketika sudah cukup banyak gigi yang tumbuh, cara membersihkannya dapat menggunakan sikat gigi dan pasta gigi. Caranya dengan menyikat secara lembut dengan gerakan memutar selama 2 menit, sehingga seluruh bagian gigi tersapu oleh sikat gigi. 

Angkat bibirnya dan sapukan sikat untuk menyikap bagian depan dan belakang gigi berikut garis gusinya.  Sikatlah dengan fokus pada bagian gigi dan gusi bertemu. Selain itu, setiap selesai menyusui, seka bagian gusi dan gigi menggunakan lap basah secara lembut. Cara ini dapat meminimalisir tumbuhnya bakteri yang dapat menyebabkan plak dan menghindari karies pada gigi.

3. Pilih Jenis Sikat Gigi yang Tepat 

cara merawat gigi bayi
(Sumber: Balsallcommondental.com)

Cara merawat gigi bayi selanjutnya adalah dengan menggunakan jenis sikat gigi yang sesuai. Sikat gigi merupakan benda yang akan secara langsung bersentuhan pada gigi dan gusi bayi. Penggunaan sikat gigi yang kurang tepat dapat menyebabkan bayi tidak nyaman dan berujung pada enggan-nya bayi untuk menyikat gigi. Sehingga, pastikan menggunakan sikat gigi yang nyaman untuk bayi. 

Untuk kenyamanan bayi menyikat gigi, gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut dengan jumlah bulu sikat tidak lebih dari 3 baris. Kemudian, gunakan sikat yang memiliki kepala bulat. Bentuk kepala sikat yang bulat memungkinkan sikat dapat mencapai gigi geraham bayi nantinya.

Selain itu, bentuk kepala yang bulat tidak akan menimbulkan rasa sakit ketika terkena gusi. Untuk pegangan sikat, pilih yang nyaman dipegang dan tidak licin. Sehingga, ketika bayi ingin menyikat giginya sendiri dapat dilakukannya dengan mudah. 

Untuk meraih perhatiannya, gunakan sikat gigi dengan warna dan bentuk karakter yang lucu, sehingga dapat meminimalisir rasa takut bayi untuk menyikat gigi. Gantilah sikat gigi setelah 3-4 bulan penggunaan dan simpan sikat gigi dengan posisi berdiri dalam wadah kering dan bersih.

Baca Juga : Rahasia Ampuh Cara Meredakan Sakit Gigi di Rumah

4. Pilih Pasta Gigi yang Sesuai 

Selain sikat gigi, hal lain yang harus diperhatikan dalam cara merawat gigi bayi adalah perihal pasta giginya. Penggunaan sikat gigi lucu dapat dibarengi dengan penggunaan pasta gigi yang berfluoride dan tidak memiliki rasa serta aroma. Penggunaan pasta gigi tanpa aroma dan rasa, dapat menghindari pemikiran bayi bahwa pasta gigi tersebut adalah makanan. Sehingga, akan meminimalisir tertelannya pasta gigi. 

Pasta gigi yang tertelan ditakutkan dapat menyebabkan diare pada bayi. Untuk itu, gunakan pasta gigi seujung biji beras. Ketika bayi sudah tumbuh lebih besar, mintalah untuk membuang sisa pasta gigi di mulutnya dan berkumur. Pasta gigi berfluoride akan membantu melindungi gigi bayi dari bakteri penyebab karies gigi. 

Untuk bayi yang baru saja tumbuh gigi, cara merawat gigi bayi dapat dilakukan dengan menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride yang rendah, seperti 25 mg yang tertera pada label kemasan. Selain itu, gunakan pasta gigi berbentuk gel yang tidak perlu berkumur setelah menyikat gigi. 

Penggunaan pasta gigi tentunya disesuaikan dengan usia bayi. Untuk bayi yang gigi gerahamnya telah tumbuh dapat digunakan pasta gigi yang mengandung bahan yang dapat menghilangkan noda kotor pada gigi. Hal ini mengingat bayi sudah dapat makan makanan layaknya orang dewasa menggunakan gigi gerahamnya.

5. Periksakan Gigi Secara Rutin ke Dokter 

cara merawat gigi bayi
(Sumber: Evandsonns.com)

Cara merawat gigi bayi yang terakhir adalah dengan memeriksakannya secara rutin ke dokter gigi. Mengkonsultasikan kesehatan gigi bayi kepada dokter sangat dianjurkan untuk dilakukan. Pemeriksaan ke dokter sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Dimulai sejak usia satu tahun. Dokter akan memeriksa pertumbuhan dan perkembangan gigi bayi dan memberikan saran perawatan yang tepat untuk menjaga kesehatan gigi susu bayi. 

Selain itu, cara merawat gigi bayi juga harus diimbangi dengan mengkonsultasikan kesehatan gigi bayi setiap 6 bulan sekali untuk memastikan kesehatan giginya. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya masalah gigi dan mulut pada bayi, terutama yang tidak dapat terlihat secara kasat mata oleh orang awam. 

Sebagai contoh untuk kasus karies gigi. Terkadang ada titik hitam tak terlihat yang menjadi awal munculnya karies gigi. Sehingga, pemeriksaan ke dokter gigi perlu dilakukan untuk mencegah pelebaran karies gigi. 

Baca Juga : Ketahui Cara Merawat Gigi yang Baik dan Benar

Pentingnya Merawat dan Menjaga Kesehatan Gigi Bayi


Mengingat gigi susu akan membantu anak dalam mengunyah, berbicara, tersenyum, dan tertawa. Meskipun gigi susu nantinya akan digantikan dengan gigi tetap, bukan berarti kebersihan dan kesehatannya dapat diabaikan. 

Ketika kesehatan gigi susu terabaikan, maka akan berpengaruh terhadap pertumbuhan gigi tetap nantinya. Hal ini mengingat peran gigi susu sebagai penyedia ruang untuk gigi tetap dan mengarahkannya untuk tumbuh pada posisi yang tepat. Apabila gigi susu mengalami kerusakan, maka pertumbuhan gigi tetap pun akan terganggu.

Nah, itu dia beberapa cara merawat gigi bayi yang bisa dilakukan orang para orang tua. Meski baru muncul, gigi bayi memang sudah perlu mendapatkan perawatan. Jika tidak, maka gigi bayi akan mengalami berbagai masalah. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk rutin membersihkan gigi mungil milik buah hati tercinta.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment