Tanaman Hias Cara Merawat Tanaman

Trik Rahasia Cara Merawat Bunga Vinca yang Baik dan Benar

bunga vinca
Written by Josua Rifandy

Tentu akan sangat menarik bila rumah dipercantik dengan adanya ragam tanaman hias yang unik. Salah satu jenis tanaman hias yang banyak digunakan untuk mempercantik tampilan rumah ialah bunga vinca. Selain unik, proses penanaman dan perawatan bunga satu ini tidaklah sulit untuk dilakukan.

Vinca sendiri masuk ke dalam jenis tanaman perdu yang berasal dari Madagaskar, Afrika. Biasanya, vinca bisa tumbuh dengan baik di kawasan dengan iklim tropis, termasuk pula dengan Indonesia.

Di Indonesia sendiri, tanaman ini lebih populer dengan nama tapak dara, kembang tembaga untuk daerah Jawa, dan sindapor untuk daerah Sulawesi. Bunga satu ini sangatlah cocok untuk dijadikan sebagai penghias halaman karena memang habitatnya adalah ruang terbuka di wilayah yang memiliki iklim tropis.

Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh tanaman ini ialah daunnya yang berwarna hijau dan berbentuk bulat. Juga kelopak bunga yang memiliki banyak variasi warna, mulai dari putih, merah muda, hingga ungu.

Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Menanam Bunga Seruni untuk Pemula

Cara Menanam Bunga Vinca


Cara Menanam Bunga Vinca
(Sumber: Kutanam.com)

Jenis bunga ini bisa ditanam dengan dua metode, yakni stek dan biji. Lebih detailnya ialah sebagai berikut.

1. Cara Menanam Bunga Vinca Menggunakan Biji

  • Pertama, siapkan media tanamnya terlebih dahulu. Bisa menggunakan pot ataupun langsung menanamnya di tanah.
  • Siapkan pula media penyemaian, tanah, dan pupuk kompos.
  • Lubangi bagian media semai agar air dapat mengalir nantinya.
  • Berikan insektisida untuk mencegah potensi terserangnya vinca oleh serangga.
  • Rendam biji bunga selama 2 jam dengan menggunakan air hangat.
  • Tanam biji vinca pada kedalaman 0,5 cm dan tutup kembali dengan tanah.
  • Sirami biji vinca dengan alat penyemprot dan kembali timbun dengan media semai menggunakan plastik untuk memperoleh hasil yang maksimal.
  • Biasanya, benih vinca akan mulai tumbuh dalam waktu 7 hari.
  • Bila sudah mencapai 7 hari sejak benih ditanam, lepaskan plastik yang menutupi media semai tersebut.
  • Apabila daun vinca sudah tumbuh sebanyak 4 lembar, pindahkan bunga tersebut ke dalam pot yang lebih besar.

2. Cara Menanam Bunga Vinca Menggunakan Metode Stek

  • Pilihlah tanaman yang hendak diambil batangnya terlebih dahulu.
  • Kemudian, pilih tanaman induk yang dianggap sudah cukup dewasa namun masih baru tumbuh.
  • Potong bagian batang tanaman sebesar 8 hingga 10 cm menggunakan gunting.
  • Bersihkan bagian daun yang ada pada batang yang akan distek.
  • Rendam batang stek dalam larutan air yang sebelumnya sudah dicampur dengan pupuk selama 3 sampai 4 jam.
  • Tanam batang tersebut dengan kedalaman 3-5 cm di tanah. Atau bisa juga dengan menanamnya di dalam air yang sudah dicampuri pupuk.
  • Setelah itu, pastikan agar batang stek yang ditanam dalam keadaan yang lembab.
  • Ketika akar bunga ini mulai tumbuh, segera pindahkan batang stek ke media tanam lain yang lebih besar.

Baca Juga : Trik Cara Merawat Bunga Aglonema agar Harga Jual Tinggi

Cara Merawat Bunga Vinca


Cara Merawat Bunga Vinca
(Sumber: 99.co)

Jika sudah berhasil dalam proses penanaman, kini lakukanlah langkah-langkah berikut untuk merawat bunga tapak dara agar keindahannya bisa terjaga. Let’s check this out!

1. Pangkas Daun Secara Berkala

Memangkas daun secara berkala menjadi salah satu langkah perawatan yang tidak boleh dilupakan. Apabila dalam satu batang terdapat 6 daun yang tumbuh, 2 daun yang berada di paling atas batang tersebut bisa dibuang. Dengan begitu, batang bisa menumbuhkan cabang baru.

2. Pemberian Pupuk 

Dalam jangka 3 bulan sekali, rutinlah memberikan pupuk pada bunga tapak dara ini. Untuk satu pot tanaman dengan diameter 15 cm, dosis pupuk NPK yang diperkenankan adalah satu sendok teh saja. Agar lebih memudahkan penanamnya saat akan memberikan pupuk pada tanaman ini, gunakanlah alat penyemprot.

3. Cara Mencegah Serangan Jamur

Hal pertama yang harus dilakukan agar vinca terhindari dari jamur adalah dengan menghindari penggunaan pupuk kimia.

Apabila ada setangkai tapak dara yang sudah terserang oleh jamur, segera ambil bagian bunga tersebut agar tidak menularkan penyakitnya pada bunga lainnya. Tapi, jika dirasa serangan jamur ini belum terlalu parah, penggunaan fungisida mungkin bisa mengatasinya.

Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Menanam Bunga Aster Untuk Pemula

4. Cara Merawat Bunga Vinca yang Layu

Cara Merawat Bunga Vinca yang Layu
(Sumber: Ilmubudidaya.com)

Tapak dara yang layu bukan hanya dikarenakan kekurangan nutrisi, tapi juga bisa disebabkan oleh sirkulasi udara yang sempit. Pasalnya, sirkulasi udara yang kurang bisa menyebabkan proses fotosintesis menjadi kurang efektif. Padahal, seperti yang kita tahu, tumbuhan membutuhkan proses fotosintesis untuk bisa hidup.

Saat berfotosintesis, tumbuhan membutuhkan karbondioksida yang diambil dari udara bebas. Nah, solusi yang bisa diambil ialah untuk tidak menanam tapak dara terlalu dalam di tanah. Dan apabila ada beberapa vinca hingga mencapai beberapa baris, usahakan untuk tidak membuat jaraknya terlalu sempit. Kira-kira, akan dibutuhkan jarak 8 hingga 12 inci  antara satu vinca dengan yang lainnya agar sirkulasi bisa berhasil secara optimal.

Kekurangan Nutrisi

Bila penyebab layunya tapak dara adalah nutrisi yang kurang, maka solusinya ialah dengan memberikan nutrisi yang cukup dengan menggunakan kompos atau pupuk kandang. Berikan nutrisi tersebut secara teratur agar bunga ini bisa kembali tumbuh.

Kekurangan Air

Apabila bunga tapak dara kekurangan air, maka proses fotosintesisnya tidak akan berjalan dengan optimal. Alhasil, bunga ini menjadi layu. Untuk mengatasi hal ini, terapkanlah sistem pengairan yang baik dengan jadwal yang teratur.

Penguapan yang Berlebihan

Ada saatnya dimana kita merasa sudah memberikan air dalam jumlah yang cukup dan teratur, namun vinca tetap saja layu. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh faktor lain seperti halnya penguapan yang berlebih. Ini terjadi dikarenakan faktor iklim, cuaca, juga matahari yang terlalu terik. Sehingga jatah air yang seharusnya diserap oleh vinca malah berkurang karena adanya penguapan.

Solusinya adalah dengan memindahkan bunga ini ke tempat yang lebih teduh. Atau jika memungkinkan, buatlah rumah kecil dengan atap yang mampu menyaring paparan sinar matahari berlebih.

Serangan Jamur Phytophthora Nicotianae

Phytophthora Nicotianae adalah salah satu jenis jamur yang dapat merusak batang tapak dara sekaligus membuatnya membusuk. Beberapa gejala yang ditunjukkan oleh vinca ketika jamur ini menyerang ialah akar yang membusuk dan berubah menguning, pertumbuhan yang kurang, daun seperti hangus, mengalami layu, dan bahkan mati. Untuk mengatasinya, hindari penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Akan lebih disarankan bila menggantinya dengan pupuk kompos.

Selain itu, perbaiki pula sistem pengarian tanahnya agar struktur dari tanah tersebut bisa membaik. Potong juga bagian vinca yang sudah tidak bisa diselamatkan, guna menghindari adanya penularan pada bunga yang lain.

Untuk bagian yang masih bisa terselamatkan, semprotkan fungisida dalam jenis yang tepat. Pasalnya, serangan jamur di akar atau daun akan membutuhkan penanganan fungisida yang berbeda.Kondisi bunga vinca yang layu mungkin terjadi dikarenakan ada beberapa aspek kelangsungan hidup vinca yang terlupakan. Atau bisa juga dikarenakan bunga ini ditinggalkan oleh pemiliknya ke luar kota untuk waktu yang lama, sehingga proses perawatannya tidak bisa berjalan dalam waktu tersebut.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment