TrikMerawat Extraordinary Man!

Cara Merawat Bayi Anti Galau Bagi Ibu Muda

3 min read

Cara Merawat Bayi

Memiliki anak dalam sebuah pernikahan merupakan anugerah yang sangat membahagiakan. Terlebih jika kehadiran si kecil tersebut membutuhkan waktu penantian yang lama.

Tetapi di sisi lain masih banyak ibu muda yang merasa stres begitu melahirkan karena bingung bagaimana cara merawat bayi. Apalagi jika tidak ada orang lain yang mendampingnya sementara sang suami harus bekerja.

Baby blues atau sindrom depresi pada ibu setelah melahirkan bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah karena kurang siapnya ibu dalam menyambut kehadiran si kecil.

Mereka menjadi takut kalau salah dalam merawat si kecil. Inilah gunanya mengapa ibu sebaiknya belajar tentang perawatan bayi sejak awal kehamilan.

Baik secara langsung seperti bertanya pada orang tua atau secara tidak langsung misalnya lewat internet. Atau dengan mengikuti seminar cara merawat bayi yang banyak diadakan sekarang ini.

Tetapi kalau Anda masih merasa belum yakin dengan semua itu silahkan ikuti beberapa tips dan cara perawatan bayi berikut ini.

Tahukah Kamu? Bahwa Ketika baru lahir, bayi menangis tanpa mengeluarkan air mata. Kok Bisa ya?

Tips Cara Merawat Bayi Menurut Umurnya


Bayi Baru Lahir

Kebingungan dan rasa cemas akan langsung menghantui para ibu muda sejak pertama kali bayi lahir. Untuk mencegah terjadinya stres pada ibu, ikuti bagaimana cara perawatan untuk bayi yang baru lahir.

Baca Juga : Cara Merawat Diri

Beberapa hal dalam cara merawat bayi yang baru lahir tersebut antara lain adalah :

  • Bayi yang baru lahir harus menyusu ibu setiap 1-2 jam sekali.
  • Bayi lahir akan sering gumoh karena katup lambung belum sempurna.
  • Bayi akan tidur selama 16 hingga 18 jam setiap harinya.
  • Bayi baru lahir masih butuh kehangatan karena lemaknya masih sedikit.
  • Bayi yang baru lahir masih sensitif kulitnya sehingga jaga kebersihannya agar tidak ruam.
  • Bayi baru lahir akan BAB setelah menyusu.
  • Bayi baru lahir harus selalu dirawat tali pusarnya agar tetap kering dan bersih.
  • Ketahui apa yang dirasakan oleh bayi Anda.

Bayi Umur 1-3 Bulan

Para ibu muda kemungkinan besar sudah mulai bisa beradaptasi dengan kehadiran si kecil ketika menginjak umur 1 bulan. Adapun cara merawat bayi yang berumur 1 hingga 3 bulan pastinya memiliki perbedaan dengan yang baru saja lahir.

Baca Juga : 7 Cara Menghilangkan Rasa Stres

Tetapi dengan sudah mulai beradaptasinya ibu pada kehadiran buah hati seharusnya akan mengurangi rasa cemas dan ketakutan.

Berikut ini beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan dalam cara merawat bayi umur 1-3 bulan.

  • Pantau bagaimana perkembangan berat badan bayi, normalnya bayi akan bertambah bobotnya sekitar 20 sampai 30 gram saat usianya 1 bulan. Tentu saja bobot tersebut diukur dari berat lahirnya dulu.
  • Menjaga dan merawat kebersihan tali pusat bayi agar selalu kering dan bersih.
  • Pastikan bayi cukup tidur yaitu sekitar 20 jam per hari. Sedangkan durasinya adalah berkisar antara 20 hingga 40 menit setiap sesi tidur.
  • Cara memandikan bayi adalah kalau tali pusatnya belum lepas cukup mandikan air hangat dengan spon dan waslap saja.
  • Cara merawat bayi usia 1 bulan yang sudah lepas tali pusatnya boleh dimasukkan ke dalam ember yang berisi air hangat.
  • Gunakan produk sabun atau shampoo seminimal mungkin karena kulitnya masih sangat sensitif.

Bayi Umur 4-7 Bulan

Tahapan selanjutnya adalah bagaimana cara merawat bayi yang umurnya sudah memasuki 4 bulan dimana anak sudah lebih aktif. Faktor dan hal penting yang harus diperhatikan ketika merawat bayi dengan umur 4-7 bulan adalah :

  • Penuhi kebutuhan ASI bayi yaitu sekitar 590 hingga 900 ml setiap hari.
  • Perkenalkan MP-ASI atau makanan padat pada bayi ketika mulai masuk usia 6 bulan.
  • Pantau perkembangan bobot tubuh bayi, yaitu normalnya untuk anak usia 4 hingga 7 bulan berat badannya setidaknya 2x lipat bobot lahirnya.
  • Cukupi kebutuhan tidur bayi yaitu 14 jam per hari yang akan dibagi menjadi 2 waktu yaitu siang dan malam hari.

Bayi Umur 8 Bulan Keatas

Setelah Anda memahami bagaimana cara merawat bayi baru lahir hingga 7 bulan, ibu harus lanjutkan dengan anak umur 8 bulan. Ketika sudah memasuki umur 8 bulan sudah akan banyak perkembangan yang terjadi pada si bayi tersebut. Cara merawat dan perlakuan ibu juga sudah selayaknya mengalami perbedaan.

Agar Anda tidak salah dalam merawat bayi yang berusia 8 bulan keatas sebaiknya pahami apa yang penting berikut ini.

  • Berat badan bayi seharusnya mengalami kenaikan sekitar 350-450 per bulan hingga mencapai umur 11 bulan.
  • Mulai perkenalkan MP-ASI bertekstur kasar pada bayi sejak masuk usia 8 bulan. Anda bisa membuat MP-ASI untuk bayi usia ini dengan cara menumbuknya agar menghasilkan tekstur agak kasar.
  • Perkenalkan food finger atau makanan yang bisa digenggam oleh tangan bayi.
  • Tetap berikan ASI hingga usia anak mencapai 2 tahun atau 24 bulan.

Itulah tips dan cara merawat bayi dari sejak lahir hingga menjelang 1 tahun agar ibu tidak merasa cemas dan bingung. Masalahnya mungkin akan datang ketika si bayi dilahirkan dalam kondisi prematur atau belum cukup umur. Ibu tidak perlu kuatir karena berikut ini akan diberikan tips merawat bayi prematur.

Tahukah Kamu? Bahwa Bayi baru lahir memiliki 300 tulang dan dia tidak memiliki tempurung lutut

Cara Merawat Bayi Prematur


Jadilah Mama Kanguru

Mama kanguru adalah cara menggendong bayi dengan cara memasukkan anak ke dalam baju ibu atau dengan gendongan. Tujuannya adalah untuk membuat kulit ibu bisa langsung bersentuhan dengan si kecil.

Manfaat mama kanguru adalah menjaga kehangatan suhu tubuh bayi dan menjaga detak jantung dan pernapasan pada bayi.

Baca Juga : Cara Agar Hidup Kamu Bahagia

Selain itu adalah untuk menenangkan si kecil agar bisa tidur nyenyak, mengurangi stres dan meningkatkan kekebalan tubuh si bayi.

metode mama kanguru ini juga akan meningkatkan adanya ikatan emosional ibu dan si kecil.

Memperhatikan Jadwal Makan Bayi

Bayi yang lahir sebelum waktunya atau prematur biasanya memiliki berat badan yang kurang. Sehingga bayi sangat membutuhkan adanya asupan gizi yang lengkap untuk menambah bobotnya.

Cara yang tepat dalam pemberian makanan pada bayi prematur adalah susui atau berikan ASI sebanyak 8 hingga 10 kali setiap harinya. Jeda pemberian ASI jangan sampai lebih dari 4 jam karena bayi bisa dehidrasi.

Baca Juga : Hal Yang Harus Kamu Ketahui Saat Berumur 25 Tahun

Selanjutnya cara merawat bayi prematur dalam hal kecukupan makanan adalah dengan mengecek berapa sering dia pipis. Normalnya bayi akan buang air kecil sekitar 6-8 kali per hari.

Perhatikan Posisi Tidur Bayi

Posisi tidur yang tepat untuk bayi lahir prematur adalah telentang. Mengapa? Dengan tidur telentang, tidak tengkurap atau miring akan mengurangi risiko terjadinya SIDS.

Apakah SIDS itu? Yaitu kasus kematian mendadak yang sering terjadi pada bayi yang lahir prematur. Tidurkan bayi di atas kasur yang tidak terlalu empuk atau lembek dan jangan gunakan bantal.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *