TrikMerawat Extraordinary Man!

Biar Makin Kuat, Yuk Intip Cara Merawat Ayam Bangkok

4 min read

cara merawat ayam bangkok

Ayam yang berasal dari Thailand ini terkenal sebagai ayam petarung karena fisiknya yang gagah dan kuat. Ayam bangkok sering dipelihara karena potensinya yang sangat besar untuk memberikan keuntungan sebagai ayam petarung.

Lantas,  tahukah kamu kamu cara merawat ayam bangkok agar menjadi ayam yang kuat dan berkualitas ?

Cara Merawat Ayam Bangkok dengan Mudah


1. Jenis Kandang Ayam

Umumnya, ada 3 tipe kandang yang biasa digunakan untuk memelihara ayam petarung, yaitu kandang umbaran satuan, kandang postal, dan kandang tidur.

Kandang umbaran satuan adalah kandang multifungsi yang digunakan sebagai kandang kawin atau kandang anakan dengan umur sekitar 1,5 sampai 3 bulan. Kandang ini biasanya terbuat dari kayu dengan beralaskan tanah campuran pasir.

Tahukah Kamu? Thailand merupakan negara yang menjadikan ajang adu ayam Bangkok sebagai salah satu warisan budaya nenek moyang yang mereka lestarikan.

Untuk kandang postal, merupakan kandang khusus untuk anak ayam bangkok yang baru menetas. Dinding kandang terbuat dari kawat, dan pada bagian dalam harus ditambah dengan alat pemanas seperti bohlam untuk menjaga kelembaban .

Untuk kandang tidur, seperti namanya, kandang ini memang dikhususkan untuk tempat tidur ayam di malam hari. Alas yang digunakan berbentuk seperti panggung untuk menghindari suhu tanah yang dingin pada malam hari.

2. Penempatan Kandang Ayam

Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam cara merawat ayam bangkok, yaitu penempatan kandang. Lokasi kandang ayam bangkok setidaknya berjarak 5 meter dari kandang ayam lainnya, jarak ini juga merupakan jarak dengan tempat tinggal pemilik.

Konstruk tanah tempat kandang ayam diusahakan datar dan terdapat beberapa pohon sebagai tempat berlindung.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Bekisar

Usahakan tempat kandang ayam juga banyak ditumbuhi rumput, hal ini karena rumpus bisa menjadi makanan pengganti ayam bangkok untuk tambahan serat mereka.

Ayam bangkok juga memerlukan cahaya matahari, maka letakkan kandang menghadap matahari terbit dan sejajar dengan arah angin agar terhindar dari penularan penyakit diluar kandang.

3. Pakan Ayam Bangkok

Bagi pemilik yang merawat ayam petarung ini sejak umur anakan, tentu harus tahu pakan yang diberikan berbeda dengan ayam bangkok dewasa.

Beberapa peternak beranggapan jika ayam bangkok yang masih berumur 1 hingga 2 hari cukup diberikan air saja, ini karena kebutuhan nutrisi anak ayam masih bisa terpenuhi dari kunign telur yang menempel pada bulunya.

Setelah melewati usia 2 hari, maka berikan pakan berupa pur setiap hari dengan jumlah yang cukup. Ayam bangkok yang berusia 6 bulan ketas bisa dikatakan ayam dewasa, maka sudah bisa diberikan pakan yang lebih keras. Namun untuk pemberian pakan, perhatikan juga jenis ayam bangkok yang dimiliki.

Untuk jenis pukul, maka jagung dan dedak menjadi pakan yang baik untuk diberikan. Sedangkan untuk jenis jalu, maka gabah dan beras merah merupakan pakan yang baik.

4. Perawatan Intensif Anak Ayam Bangkok

Ketika memelihara ayam petarung ini, cara merawat ayam bangkok bisa dimulai dari awal menetas hingga usia 6 bulan atau sampai memiliki bulu rawis.

Selama pertumbuhan ayam bangkok tersebut, sebaiknya dipelihara di dalam kandang, ini untuk menghindari ayam kehilangan energy karena terlalu banyak bermain.

Baca juga : Cara Merawat Anak Ayam

Energi yang dimiliki anak ayam ini harus digunakan untuk pertumbuhan tubuhnya, sehingga pertumbuhan ayam bangkok bisa maksimal tanpa ada perlambatan. Namun , apabila ingin dibiarkan bermain, bisa diberikan waktu 30 menit per harinya.

Lebih dari waktu tersebut, sudah pasti anak ayam ini akan kelelahan  sehingga energi yang digukana untuk pertumbuhan akan berkurang.

5. Cabut Bulu Anak Ayam Bangkok

Bulu anak ayam petarung ini tumbuh snagat lebat dan bisa menghabiskan porsi nutrisi makanan yang telah dikonsumsi.

Untuk itu, sebaiknya cabut bulu anak ayam yang berusia 3 minggu, pencabutan ini sendiri bisa dilakukan dengan memotong bulu pada bagian ekor atau saya ayam bangkok.

Ketika ayam masuk usia 2 bulan, maka bisa mencabut bulu yang mudah rontok pada bagian punggung atau leher.

6.  Memberi Suplemen Tambahan

Cara merawat ayam bangkok selanjutnya adalah pemberian suplemen tambahan. Pemberian suplemen ini bisa diberikan pada anak ayam berumur 1 bulan.

Suplemen untuk ayam petarung ini sendiri terbuat dari campuran pakan pur dan susu bayi dengan perbandingan 5 : 1, susu bubuk ini pun diberikan untuk anak ayam dengan rentan usia 1 hingga 4 bulan.

Ayam Bangkok Memiliki Badan tegap dengan postur yang bagus, tapi terasa empuk ketika dipegang

Pemberian suplemen untuk anak ayam petarung ini diberikan sebagai usaha pembentukan bulu, otot, tulang, serta bagian tubuh lainnya secara optimal.

Sebagai ayam petarung, selain suplemen, ayam bangkok juga perlu diberi vitamin agar daya tahan ayam selalu kuat ketika diadu.

7.  Mandikan Ayam Bangkok

Ayam bangkok juga perlu dimandikan secara teratur untuk menjaga penampilan. Cara memandikannya pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan, waktu yang paling baik untuk memandikan ayam bangkok adalah jam 8 pagi hari dalam cuaca cerah.

Cara memandikan terbaik bisa menggunakan air bersih tanpa tambahan sabun apapun, air yang digunakan pastikan bukan air hangat karena bisa merusak pertumbuhan bulu pada ayam.

8. Jemur Ayam Bangkok

Setelah dimandikan, cara merawat ayam bangkok selanjutnya adalah penjemuran. Letakkan ayam yang telah dimandikan dalam sebuah kandang, setelah itu jemur dibawah terik matahari.

Tambahkan sebuah alas pada bagian bawah kandang agar ayam kandong tidak kotor ketika duduk atau akibat mengais tanah.

Penjemuran yang baik adalah sekitar pukul 9 hingga 11 pagi, ini karena sinar matahari sebelum jam 10 memiliki kandungan pro vitamin D inakatif sehingga sangat bermanfaat pada tulang dan bulu ayam.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Bangkok Siap Adu

Penjemuran pada ayam juga hanya sampai seluruh bulu kering, menjemur berlebihan bisa merusak metabolisme tubuh ayam dan dapat mengurangi bobot ayam bangkok.

9. Berikan Jamu Untuk Meningkatkan Stamina

Bagi masyarakat Indonesia, tentu jamu terkenal sebagai obat untuk penghilang rasa lelah atau penambah energi, hal ini juga berguna untuk ayam.

Jamu dapat meingkatkan stamina dan gairah dalam bertarung, pastikan ramuan jamu tersebut merupakan ramuan alami dari kunyit, madu,dan gula merah. Jamu ini juga bisa dicampurkan pada air minumnya untuk mempercepat pertumbuhan ayam.

10. Pelatihan Ayam Sejak Usia 6 Bulan

Apabila ayam bangkok dipelihara untuk dijadikan ayam petarung, tentu pemberian latihan juga menjadi cara merawat ayam bangkok agar memiliki stamina yang kuat.

Umumnya, ayam petarung ini bisa dilatih pada usia 6 hingga 7 bulan. Latihan fisik yang dilakukan bertujuan agar ayam bangkok terbiasa bekerja keras, serta tidak mudah lelah ketika bertanding.

Latihan fisik pada ayam bangkok dilakukan dengan cara bertarung dengan ayam petarung lainnya. Latihan yang diberikan tidak selalu dengan cara langsung ditandingkan dengan ayam lainnya, namun bisa juga dengan melatih lompatan, renang, dan lari ayam bangkok.

Latihan lari ini sangat efisien dalam melatih pernafasan dan otot ayam. Sediakan sebuah kurungan yang bisa berputar, dan biarkan ayam berlatih selama kurang lebih 30 menit.

Bagi pecinta ayam petarung, tentu menginginkan ayam dengan stamina yang berkualitas agar memenangkan lomba. Ayam bangkok ini sendiri terkenal diantara para pecinta ayam tarung, fisiknya yang gagah membuat ayam ini sangat bagus ketika diadukan dengan ayam lainnya.

Untuk mencapai tahap ini, tentu pemilik ayam pun harus turun tangan, dengan perawatan yang intensif, kualitas dan keuggulan ayam ini pasti akan terlihat.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *