Cara Merawat Benda

Informasi Tentang Cara Merawat Aquascape Sesuai Prosedur

cara merawat aquascape
Written by Josua Rifandy

Estetika aquascape tercipta dari perpaduan seimbang antara unsur komponen mikro ekosistemnya. Keseimbangan kondisi air dan makhluk hidup di dalamnya harus diperhatikan. Bukan hanya ikan, tumbuhan di dalamnya juga perlu perawatan khusus agar keindahan selalu terjaga. Cara merawat aquascape berbeda dengan perawatan aquarium biasa.

Aquarium pada umumnya menggunakan tanaman hias palsu, sehingga pemeliharaannya lebih mudah. Sedangkan aquascape lebih mengutamakan unsur kehidupan di dalamnya.

Misalnya, tanaman tidak dapat dirawat dengan baik dapat menyebabkan air kotor. Air yang tidak pernah diganti mempengaruhi kelangsungan hidup ikan komponen utama aquascape. Oleh sebab itu, pemeliharaan harus dilakukan secara menyeluruh. 

Cara Merawat Aquascape dengan Baik dan Benar


Tujuan utama memiliki aquascape tidak lain untuk memperindah ruangan. Supaya kebersihan selalu terjaga, lakukan perawatan secara rutin. Namun, masih banyak yang tahu cara merawat aquascape.

1. Menjaga Kondisi Lingkungan

cara merawat aquascape
(Sumber: Dhgate.com)

Cara merawat aquascape yang pertama adalah dengan dengan menjaga lingkungannya. Menjaga kondisi lingkungan tumbuh tanaman di dalam aquascape merupakan hal paling penting untuk diperhatikan. Sama halnya dengan tanaman pada umumnya, tanaman di dalam air juga sangat bergantung terhadap kondisi lingkungan. Apabila lingkungannya baik, tanaman juga akan tumbuh subur. Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh kondisi air media tanam, pencahayaan, atau aerasi air. Oleh sebab itu, hal-hal pokok ini harus dapat dikontrol dengan baik.

Meskipun hidup di dalam air, tanaman tetap membutuhkan pencahayaan untuk proses fotosintesis. Sebagian besar aquascape diletakkan dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari. Akan tetapi, jika terpapar sinar  matahari secara langsung, aquascape lebih mudah berlumut.

Baca Juga : 8 Tanaman Aquascape Paling Mudah Dipelihara

Pencahayaan tidak dapat dilakukan sembarangan, pasalnya cahaya harus menjangkau semua bagian aquascape. Cahaya juga tidak boleh terlalu terang, tapi juga tidak boleh terlalu redup. Selain tidak bagus untuk pertumbuhan tanaman, pencahayaan yang kurang tepat menjadi tidak enak dipandang.

Sebagai alternatif pencahayaan agar tanaman tetap dapat melakukan proses fotosintesis, gunakan cahaya dari lampu neon atau LED. Untuk alternatif ini, peletakannya harus hati-hati. Lampu neon diletakkan 10 cm di atas permukaan air, sementara LED diletakkan sekitar 30 cm di atas permukaan air. 

2. Menjaga Asupan Nutrisi Tanaman

Tanaman di dalam air juga membutuhkan nutrisi untuk tetap tumbuh dengan subur. Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman adalah pupuk. Pemberian pupuk dilakukan sesuai dengan aturan pakai, dan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pupuk juga menjadi kunci dari cara merawat aquascape.

Kelebihan pupuk tidak hanya berdampak buruk pada tanaman, tapi juga dapat mengganggu kelangsungan hidup hewan di dalamnya. Ikan-ikan di dalam aquascape dapat mengalami keracunan. Akan tetapi, pemberian pupuk yang terlalu sedikit dapat menyebabkan tanaman cepat mati.

Langkah awal dari cara merawat aquascape adalah memberi pupuk dasar. Pemberian pupuk ini dilakukan sebelum akuarium diisi apapun. Campurkan pupuk kandang atau jenis pupuk NPK dengan substrate. Perbandingannya 4 untuk substrate dan 1 untuk pupuk. Substrate yang paling banyak digunakan biasanya pasir.

Campuran pupuk tersebut ditaburkan langsung di permukaan akuarium. Lalu, tancapkan tanaman yang dipilih pada campuran pupuk dan substrate tersebut. Hal ini agar akar tanaman tumbuh dengan kuat dan sehat.

Setelah ekosistem aquascape sudah terbentuk, tanaman yang mengalami keterlambatan tumbuh tetap membutuhkan pupuk. Apabila mengalami kondisi ini, pilih pupuk jenis tancap. Pupuk ini berbentuk seperti tablet, cara penggunaannya ditancapkan di sekitar tanaman.

Untuk pemenuhan nutrisi secara berkala, gunakan pupuk cair setiap 4 kali sehari. Cara menggunakannya cukup mudah, langsung teteskan pupuk cair dalam akuarium. Dosis penggunaannya berbeda-beda, ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan.

3. Perawatan Tanaman Secara Rutin

cara merawat aquascape
(Sumber: Amazon.in)

Cara merawat aquascape difokuskan pada pemangkasan yang dilakukan secara rutin. Tanaman yang tumbuh subur membuat akuarium tampak terlihat penuh, oleh sebab itu lakukan pemangkasan agar terlihat rapi. Waktu pemangkasan tergantung jenis tanaman. Setiap tanaman memiliki kecepatan tumbuh yang berbeda-beda. 

Ada tiga jenis tanaman yang paling banyak digunakan antara lain tanaman batang, foreground, fern, dan moss. Jenis tanaman batang biasanya lebih cepat tumbuh dibandingkan tanaman lainnya. Jadi, pemangkasannya dapat dilakukan lebih sering.

4. Memperhatikan Kualitas dan Kebersihan Air

Aquascape tidak hanya membutuhkan air bersih, akan tetapi membutuhkan air yang mengandung unsur-unsur mineral cukup. Hal ini karena makhluk hidup di dalamnya membutuhkan unsur tersebut agar dapat tetap sehat dan tumbuh subur.

Pengontrolan kualitas air meliputi pH, temperatur, kadar CO2, siklus nitrogen, dan jumlah oksigen terlarut. Untuk mengetahui jumlah indikator parameter air tersebut membutuhkan bantuan alat water test kit. Gunakan alat yang terjamin kualitasnya. Pilih water test kit yang memiliki kelebihan akurat, efisien, dan harga sesuai. Sebaiknya, pilih alat yang dapat digunakan untuk air laut maupun air tawar.

Baca Juga : Cara Memelihara Ikan Discus di Aquascape dengan Mudah

Selain mengecek kandungannya, menjaga kebersihan air dalam aquascape juga harus diperhatikan. Tidak ada patokan khusus kapan harus mengganti air, namun paling bagus jika telaten mengganti air setiap satu minggu sekali.

Apabila menggunakan air sumur, bisa langsung dimasukkan dalam akuarium. Jika menggunakan air PDAM, sebaiknya diendapkan selama satu malam agar kaporit tidak terbawa ke dalam. Kandungan kaporit tidak baik untuk kelangsungan hidup ekosistem dalam aquascape.

5. Ganti Air yang Menguap

cara merawat aquascape
(Sumber: 99.co)

Cara merawat aquascape selanjutnya adalah perihal airnya. Penguapan air dalam aquascape lebih cepat dari pada akuarium, hal ini karena pengaruh panas yang disebabkan oleh pencahayaan. Selain itu, penggunaan kipas untuk pendingin air juga menyebabkan proses penguapan terjadi lebih cepat. Air yang menghilang akibat penguapan membuat debit air dalam akuarium berkurang.

Berkurangnya debit air juga mempengaruhi kadar unsur seperti garam, kalsium, dan polutan dalam akuarium menjadi lebih pekat. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk menambahkan air untuk mengganti air yang menguap.

Penambahan air ini bisa dilakukan setiap dua hari sekali, tergantung cepat lambatnya proses penguapan. Tambahkan sekitar dua gayung air atau secukupnya. Segera ganti air setelah terjadi penguapan yang lumayan banyak, jangan menunggu sampai air hilang setengahnya.

Disarankan menambah air setelah hilang sekitar 10% hingga 20%. Apabila menggunakan air laut, penambahannya juga menggunakan air laut. Begitu pula dengan air tawar, jadi pastikan tidak mencampur dua jenis air dalam satu akuarium.

6. Rajin Membersihkan Kaca 

Cara merawat aquascape yang terakhir adalah dengan rajin membersihkan kacanya. Masalah yang sering muncul dalam pemeliharaan ikan hias yaitu kaca yang lama kelamaan buram. Kondisi ini pasti menghalangi pandangan keindahan ikan di dalamnya. Sebelum kotoran kaca menjadi kerak yang sulit dihilangkan, lakukan pencegahan dengan rutin membersihkan kaca aquarium.

Baca Juga : Rahasia Sukses Budidaya Ikan Black Ghost Bagi Pemula

Pembersih kaca aquarium sudah banyak beredar di pasaran, harganya sekitar Rp. 50.000,00 hingga Rp. 100.000,000. Penggunaannya mudah, tinggal menyiramkan pembersih pada lapisan kaca. Tunggu beberapa saat, lalu gosok dengan spons.

Bisa juga menggunakan bahan alami, seperti jeruk nipis. Siapkan jeruk nipis dan soda kue secukupnya. Belah jeruk nipis menjadi dua bagian, lalu peras dan teteskan airnya pada permukaan kaca. Tambahkan soda kue, tunggu sampai kedua bahan bereaksi. Gosok perlahan, kemudian bilas menggunakan air bersih.

Cara merawat aquascape membutuhkan ketelatenan. Hobi merawat ikan ini memang menyenangkan, tapi pemeliharaan kelangsungan makhluk hidup didalamnya harus tetap dijaga. Semoga ulasan cara merawat aquascape ini bisa bermanfaat ya!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, FollowTwitter dan Instagram TrikMerawat.com.Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

2 Comments

Leave a Comment