Cara Merawat Hewan Anjing

Tips dan Cara Merawat Anjing Pomeranian yang Baik dan Benar

cara merawat anjing pomeranian
Written by Josua Rifandy

Anjing Pomeranian adalah anjing yang lucu dan menggemaskan, yang mana merupakan ras anjing Toy. Wajahnya tampak seperti rubah dengan penampilan bulu yang tebal, mengembang seperti bola kapas, halus dan sangat menarik. Siapa sangka rupanya anjing Pomeranian memiliki dua lapis bulu. Lapisan bawahnya tersusun oleh bulu-bulu yang tebal dan lembut, sedangkan lapisan atas tersusun dari bulu yang kasar dan lurus. Bulu anjing Pomeranian ini harus dirawat dengan baik. Cara merawat anjing Pomeranian tidak sembarangan loh!

Ada sendiri tips dan cara merawat anjing Pomeranian. Yang paling utama adalah perawatan bulunya, agar tetap sehat terhindar dari kerontokan, kutu, termasuk menjadi penyebab anjing sakit. Selain bulunya, kesehatan bagian tubuh lainnya juga penting. Seperti bagian telinga, kuku dan asupan makanan. Karena anjing jenis ini akan lebih mudah sakit apabila cara merawat anjing Pomeranian tidak tepat. Simak apa saja cara merawat anjing Pomeranian beserta tips-tips jitu berikut ini.

Baca Juga : Tutorial Cara Memelihara Anjing Mini Pom Lucu dan Sehat

Cara Merawat Anjing Pomeranian & Tips Agar Anjing Pomeranian Tetap Sehat


1. Membersihkan Telinga Anjing

membersihkan telinga anjing
(Sumber: Paralosperros.com)

Bagian telinga anjing biasanya lebih cepat kotor. Begitu juga pada anjing Pomeranian. Membersihkan bagian telinga anjing harus dilakukan secara rutin, setidaknya seminggu sekali dengan langkah yang tepat.

Tips membersihkan telinga anjing adalah dengan menggunakan cotton bud atau cotton swab. Cotton bud dimasukkan ke dalam cairan pembersih telinga khusus anjing yang tidak mengandung alkohol. Lalu bersihkan area telinga anjing yang bagian luar.

Perlu diingat, jangan masukkan ujung cotton bud ke dalam saluran telinga anjing. Selain memang tidak disarankan, hal ini dapat menyebabkan akibat yang fatal salah satunya adalah kerusakan pada telinga anjing.

2. Memotong Kuku Anjing

Cara merawat anjing Pomeranian berikutnya adalah dengan memotong kukunya. Bagian kuku anjing juga mudah kotor, apalagi setelah anjing bermain dari luar rumah atau saat buang air di litter box nya. Kuku anjing yang kotor ini akan menyebabkan penyakit, apalagi jika tidak terurus dengan dibiarkan panjang. Kuku yang terlalu panjang akan menyebabkan anjing kesakitan, dapat melukai dirinya sendiri, merusak perabotan, bahkan melukai kulit manusia. Karena itu, selain membersihkan telinga, memotong kuku anjing Pomeranian juga harus dilakukan secara berkala.

Pemotongan kuku anjing baiknya dilakukan saat kukunya terlihat mulai panjang. Cara memotong kukunya pun tidak sembarangan. Jangan potong kuku anjing seperti memotong kuku manusia.
Tips memotong kuku anjing adalah dengan mengidentifikasi bagian quick. Quick itu apa? Quick adalah daging di dalam kuku, yang mana apabila terpotong maka akan mengeluarkan darah. Agar tidak terjadi hal ini, pemilik anjing harus dapat mengidentifikasi letak bagian quick pada kuku anjing. Bagian quick akan lebih mudah terlihat apabila kuku anjing berwarna putih. Quick sendiri terlihat berwarna merah muda yang terdapat di balik kuku anjing. Ketentuannya, sisakan kuku sepanjang 4 sampai 5 mm dari quick, agar anjing tidak kesakitan apalagi berdarah.

Potong kuku anjing dengan menggunakan pemotong kuku yang memang khusus anjing. Angkat telapak kaki anjing dari belakang dan biarkan kaki anjing menekuk dengan sendirinya. Lalu potong kukunya dengan hati-hati dan sisakan 4 sampai 5 mm dari bagian quick. Apabila tak sengaja memotong terlalu pendek hingga berdarah, segera pakai obat penghenti darah tipe bubuk untuk menghentikan pendarahan.

Baca Juga : Sifat Karakter dan Cara Memelihara Anjing Golden yang Benar

3. Mengikir Kuku Anjing

mengikir kuku anjing
(Sumber: Ceritamistis.com)

Setelah kuku anjing dipotong, kuku anjing harus segera dikikir agar anjing tidak kesakitan. Saat mengikir kuku anjing, lakukan sambil memberinya pujian. Seperti dengan mengelus kepalanya penuh sayang dan diberi snack ringan. Dengan begitu anjing akan lebih kooperatif saat pemotongan kuku berikutnya.

4. Memandikan Anjing

Tips cara merawat anjing berikutnya adalah memandikan anjing. Anjing peliharaan apapun jenisnya harus dimandikan secara berkala. Termasuk anjing Pomeranian yang memiliki dua lapis bulu yang tebal. Memandikan anjing lebih diutamakan saat tubuh anjing sudah terlalu kotor. Tapi meskipun terlihat bersih, anjing harus tetap dimandikan setidaknya 3 bulan sekali. Memandikan anjing Pomeranian akan membantu menjaga bulunya tetap sehat dan terhindar dari kutu serta kerontokan. Memandikan anjing juga disarankan sebelum anjing dipotong bulunya.

Cara memandikan anjing pom adalah dengan merendamnya ke dalam bak mandi. Bisa menggunakan bak plastik, atau menggunakan wastafel yang sudah disumbat lubang nya, isi dengan air, lalu rendam anjing ke dalamnya. Pastikan tinggi airnya tidak melebihi tinggi tubuh anjing, setidaknya tinggi airnya sampai merendam setengah tubuh anjing.

Anjing mungkin akan memberontak saat dimandikan. Untuk itu sebagai bentuk keselamatan bagi pemilik anjing, pasang karpet antiselip atau mintalah bantuan orang lain saat memandikan anjing. Di saat anjing sudah lebih tenang, gunakan gayung atau cangkir atau mangkuk plastik untuk membasahi seluruh bulunya. Hindari area telinga, atau kalau perlu, sumbat dulu telinga anjing dengan menggunakan kapas, tapi jangan dimasukkan terlalu dalam. Bagian mata juga perlu dihindari agar air tidak masuk ke mata anjing dan membuat anjing jadi makin memberontak.

Berikutnya beri sampo. Gunakan sampo khusus anjing dengan kandungan bahan kimia sedikit dan nonparfum. Tuangkan ke telapak tangan, lalu usapkan ke bulu anjing secara menyeluruh, mulai dari kepala hingga ekor. Usapkan sampo sambil bulunya digosok lembut agar menyerap.

Kemudian bilas tubuh anjing hingga seluruh samponya luruh. Akan lebih efektif jika menggunakan semprotan, karena semprotan dapat membersihkan hingga ke lapisan bulu terbawah. Pastikan tidak ada sampo yang tersisa si tubuhnya karena hal ini dapat menyebabkan iritasi pada anjing.

Terakhir keringkan anjing. Gunakan handuk, atau mesin pengering rambut untuk mengeringkan bulu anjing. Pastikan tidak melupakan bagian telinganya, karena jika telinga tidak dikeringkan maka akan mengundang bakteri, jamur, serta parasit yang akan tumbuh di sana.

5. Menyikat Gigi Anjing

Bagian gigi anjing juga perlu dibersihkan dengan cara disikat. Untuk sikat dan pasta giginya bisa dibeli di petshop, jangan gunakan pasta gigi manusia. Menyikat gigi dilakukan setiap hari, terutama setelah makan, karena biasanya sisa makanan akan menempel di giginya. Cukup luangkan waktu setidaknya 5 menit setiap hari, sikat giginya dengan hati-hati dan jangan terlalu keras mengingat gusi anjing terlalu sensitif dan bisa berdarah jika disikat terlalu keras.

Baca Juga : Mengenal Karakter Ras Anjing Beagle dan Cara Perawatannya

6. Menyikat Bulu Anjing

menyikat bulu anjing
(Sumber: Id.aliexpress.com)

Bulu Pomeranian harus disikat dengan lebih sering. Gunakan sikat khusus bulu anjing. Menyikat bulu anjing disarankan sehabis mandi, jangan saat bulu terlalu kering. Atau beri kondisioner sebelum disikat. Setelah disikat, bulu disisir menggunakan sisir bergigi rapat. Jika menemukan bulu anjing yang kusut dan tidak bisa diluruskan dengan sisir, maka potong menggunakan gunting. Apabila bulu anjing sering kusut dan menggumpal, sebaiknya cukur bulunya hingga pendek tapi tetap menyisakan sedikit dari kulitnya.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment