TrikMerawat Extraordinary Man!

Jangan Disepelekan, Yuk Simak 8 Cara Merawat Accu Agar Tetap Awet

4 min read

cara merawat accu

Accu merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Accu berfungsi menyalurkan daya listrik pda komponen yang lain sehingga bisa menyala.

Namun, sebagian masih acuh pada bagian ini padahal accu yang tidak dirawat dengan baik akan membuat kendaraan anda mengalami banyak masalah. Untuk ini simak ulasan mengenai cara merawat accu mobil berikut agar tetap awet.

Cara Merawat Accu Mobil Agar Memiliki Umur Yang Panjang


1. Rutin Memeriksa Jumlah Elektrolit Accu

Langkah pertama yang harus dilakukan agar accu kendaraan terutama mobil yaitu dengan memeriksa jumlah elektrolit accu secara rutin. Sebaiknya anda melakukan pemeriksaan setiap satu bulan sekali.

Caranya juga mudah, jika accu berkurang atau accu berada di bawah low level maka elektrolit accu sudah berkurang dan anda sudah saatnya untuk mengisinya.

Info! Aki digunakan untuk menstarter mobil dan terus bekerja saat mesin sudah dinyalakan.Dalam keadaan normal, listrik yang dihasilkan aki akan cukup untuk memberi energi bagi semua peralatan listrik yang terdapat dalam mobil.

Saat proses penambahan ataupun pengurangan accu, elektrolit baterai sangatlah berguna untuk membantu proses pengisian atau pengurangan. Jika jumlah accu kendaran berkurang, anda bisa merasakan kalau accu anda akan bermasalah.

Elektrolit accu yang kurang akan membuat accu tekor sehingga, membuat kendaraan anda tidak bisa menyala accubat dari elektrolit yang sudah tidak menampung baterai.

2. Pemeriksaan Terminal Accu

Cara merawat accu mobil selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan terminal accu. Pemeriksaan ini bisa anda lakukan dengan melihat kondisi fisik bahwa terminal accu tidak berjamur, tidak mengalami kelonggaran serta tidak ada karat pada terminal accu.

Jika terjadi hal tersebut, anda harus segera membersihkan terminal accu dengan segera. Pembersihan bisa dilakukan dengan mengunakan air panas dengan teliti.

Pengunaan air panas sangat ampuh untuk menyingkirkan jamur yang ada pada terminal accu anda. Apabila terminal accu anda longgar atau kendor maka, anda harus mengencangkannya terlebih dahulu.

Jika tidak bisa dikencangkan maka anda sebaiknya mengantinya dengan terminal accu yang baru. Akan sangat berbahaya jika terminal accu sampai lepas terlebih saat digunakan dalam berkendara.

3. Rajin Memanaskan Mobil

Memanaskan mobil bukanlah pekerjaan berat dan bisa anda lakukan setiap pagi sebelum digunakan atau, bahkan saat tidak berencana mengunakan kendaraan tersebut.

Pada dasarnya accu mobil akan melakukan self discharge karena kapasitas accu tetap akan berkurang meskipun tidak digunakan. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa kendaraan bisa mengalami kerusakan saat didiamkan dalam jangka waktu seminggu bahkan berbulan-bulan.

Baca juga : Cara Merawat Motor Matic

Memanaskan kendaraan menjadi hal yang sangat penting dalam cara merawat accu mobil agar tetap awet. Sebaiknya anda memanaskan 15 hingga 20 menit setiap hari jika mobil jarang digunakan.

Sebaliknya jika mobil digunakan setiap hari anda bisa memanaskannya kurang dari waktu tersebut dan tidak sampai menyentuh angka 20 menit. Tidak membutuhkan waktu lama namun sangat berefek untuk kesehatan accu anda.

4. Pemeriksaan Sistem Pengisian Accu

Cara sederhana yang bisa anda lakukan adalah memeriksa sistem pengisian dengan melihat indikator yang tertera pada baterai accu yang terdapat pada dasboard mobil. Anda bisa melihatnya saat mesin mati namun kunci kendaraan menyala maka beterai accu akan menyala.

Jika saat mesin anda hidup dan baterai accu masih menyala maka sistem pengisian anda sedang mengalami permasalahan.

Sebaiknya anda segera melakukan service pada sistem pengisian accu pada bengkel langganan. Cara lain yang bisa anda lakukan selain melakukan service adalah melepas terminal yang negetif pada baterai accu saat mobil anda sedang menyala.

Namun, jika saat melepas terminal mesin anda mati maka sistem pengisian sedang bermasalah. Jika sebaliknya maka sistem pengisian bekerja secara normal.

5. Menyalakan Mesin Saat Tidak Ada Beban

Anda bisa menghindari menyalakan mesin saat mobil sedang menghidupkan beban berat seperti radio, tv, atau lampu utama sebagai cara merawat accu mobil selanjutnya. Akan lebih baik jika anda menghidupkan beban tersebut secara bertahap saat mesin sudah menyala.

Apabila mesin mati kemudian beban dihidupkan maka kapasitas baterai akan semakin terkuras sehingga membuat accu anda akan tekor jika terus berlanjut.

Accu yang tekor tidak akan mampu melakukan starter yang bisa membuat kendaraan anda tidak menyala. Sebaiknya anda memperhatikan hal ini jika tidak ingin accu cepat rusak dan tekor.

Tidak hanya membuat aktivitas kendaraan anda terganggu namun, juga membuat anda harus mengeluarkan biaya untuk proses perbaikan dan service. Resiko besar lainnya adalah mengantinya dengan accu yang baru sehingga biaya yang dikeluarkan lebih banyak.

6. Rutin Melakukan Tune Up

Tune up merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memeriksa serta merawat mesin mobil anda. Hal ini perlu dilakukan secara rutin jika anda mengunakan mobil setiap hari dan terus menerus.

Tidak hanya untuk memaksimalkan performa mesin, tune up juga sebagai salah satu cara merawat accu  sehingga selalu dalam kondisi prima dan baik. Saat anda sedang melakukan tune up kondisi baterai accu dan jumlah elektolit akan diperiksa.

Baca Juga : 12 Bahan Pembersih Alami Perabot Rumah

Tidak hanya itu, kondisi terminal accu juga akan turut diperiksa. Untuk itu tune up secara rutin menjadi salah satu upaya dalam perawatan accu agar tetap awet dan tidak mudah rusak.

Apalagi accu merupakan salah satu komponen vital yang harus diperhatikan. Kondisi mobil anda akan lebih baik layaknya mobil baru jika, anda melakukan tune up secara rutin. Umumnya tune up dilakukan saat mobil sudah menempuh jarak 10.000 km.

7. Melakukan Pemeriksaan Pada Kualitas Accu

Pengecekkan kualitas accu bisa anda lakukan dengan mengunakan alat yang bernama batteray load tester. Dengan alat ini kualitas dari accu akan terbukti apakah kualitasnya masih baik atau sudah tidak bagus lagi.

Info! Aki mobil meliputi dua jenis utama yaitu SLI dan ‘deep cycle’. Aki jenis kedua dirancang untuk bisa beroperasi dalam waktu lama seperti yang dijumpai pada aki kapal motor.

Jika kualitas accu menunjukkan baik berarti selama ini anda sudah melakukan perawatan dengan baik. Jika kualitasnya sudah tidak bagus dana bisa segera mengkonsultasikan dengan bengkel langganan untuk langkah selanjutnya.

8. Mengatasi Accu Tekor

Accu yang baik dalam perawatan biasanya mampu bertahan dalm kurun waktu 3 hingga 5 tahun tergantung pemakaian. Namun, jika cara merawat accu tidaklah baik maka accu bisa saja mengalami tekor.

Jika accu tekor saat anda sedang dalam perjalanan anda bisa mengatasi dengan mendorong mobil dalam keadaan jalan yang rata. Pastikan anda menginjak kompling dan memasukkan gigi 2. Setelah didorong anda bisa melepas pedal kopling.

Baca juga : Cara Merawat Baterai Hp Non Removable

Cara ini bisa anda lakukan jika accu tekor hingga 8 volt namun jika tegangan accu sudah habis dan tidak ada tanda indikator menyala maka mendorong mobil menjadi cara satu-satunya untuk membuat mobil anda menyala.

Sebaiknya, anda membiarkan beberapa saat setelah mobil hidup agar accu bisa terisi melalui alternator. Accu bisa saja tekor lantaran adanya kerusakan pada dinamo yang membuat pengisian accu tidak maksimal. Setiap accu memiliki perawatan yang berbeda tergantung jenis yang digunakan.

Tidak hanya itu, intensitas pemakaian mobil juga berpengaruh pada keawetan dari accu. Jika mobil digunakan setiap hari maka kemungkinan besar accu juga lebih cepat tekor sehingga membutuhkan perawatan ekstra. Selain menghasilkan accu yang awet, mobil yang dirawat dengan baik juga menghasilkan performa yang maksimal.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *