TrikMerawat Extraordinary Man!

Prosedur Jitu Cara Menanam Bunga Matahari Agar Tumbuh Subur

3 min read

Cara Menanam Bunga Matahari

Sebagai bunga hias yang sangat cantik, bunga matahari memang sangat diminati untuk ditanam. Cara menanam bunga matahari sebenarnya tidak sulit. Hanya saja memang harus memenuhi syarat hidup dan dirawat dengan baik agar bunga bisa tumbuh dengan subur dan sehat.

Bunga matahari identik dengan warna kelopaknya yang kuning cerah dan kepala bunganya yang besar berwarna hitam. Disebut dengan bunga matahari karena tandan bunga akan mengikuti arah datangnya matahari. Akan tetapi bunga matahari tidak hanya punya kelopak berwarna kuning saja. Ada yang berwarna merah, oranye hingga dua warna.

Bunga matahari yang umum dikenal adalah jenis bunga matahari big smile. Adapun jenis Autumn Beauty yang warna bunganya tidak hanya kuning cerah, tapi juga ungu serta perunggu. Selain itu ada pula jenis Ring of Fire Sunflower, Teddy Bear, Sunny Smile, Velvet Queen, Music Box, Fiesta Del Sol, Pacino Gold, Cherry Rose, serta bunga matahari dengan kelopak putih.

Prosedur Jitu Cara Menanam Bunga Matahari


1. Mempersiapkan Benih Bunga yang Akan Ditanam

Ada banyak varietas dari bunga matahari. Pembudidaya dapat memilih jenis bunga matahari apa yang akan ditanam. Jadi benihnya adalah benih dari tanaman bunga matahari yang diinginkan. Semisal yang dipilih adalah varietas velvet queen atau teddy bear.

Benih silahkan dibeli di toko yang menjual benih bunga matahari. Dapat dari toko offline maupun online. Jika benih dibeli secara online, pastikan untuk mengecek tanggal kadaluarsa benih dan pilihkan seller yang sudah bersertifikat.

2. Proses Penyemaian Bunga Matahari

Setelah benih didapatkan, benih dapat disemai terlebih dulu atau langsung ditanam di lahan terbuka. Apabila memiliki lahan terbuka, sebaiknya benih langsung saja ditanam setelah lahan sudah siap. Akan tetapi jika tidak memiliki lahan, alternatifnya dapat menggunakan pot tapi harus melakukan penyemaian benih terlebih dahulu.

Baca Juga : Cara Menanam Buah Naga

Penyemaian benih bunga matahari sebenarnya sama saja dengan penyemaian benih tanaman lainnya. Yakni dengan mempersiapkan wadah atau tray semai, yang sudah terdapat lubang drainase di bagian bawah.

Tray semai itu diisi dengan media semai berupa campuran tanah halus dengan pupuk kandang yang diayak dan digunakan bagian halusnya saja. Padatkan media semainya, baru benih ditaburkan di atas. Siram menggunakan air secukupnya, sebaiknya penyiraman dilakukan menggunakan botol spray.

Biarkan saja sambil disiram setiap hari hingga usia 2 minggu, baru setelah itu bisa dipindahkan ke pot.

3. Memindahkan Benih ke Pot atau Lahan yang Luas

Pot yang digunakan ada baiknya berupa pot berbahan tanah liat yang diisi dengan media tanam berupa campuran tanah dengan pupuk kandang, yang kemudian diayak lalu diambil yang bagian halusnya saja. Media tanam itu dimasukkan ke dalam pot, lalu biarkan hingga seminggu sebelum bibit ditanam.

Satu pot dapat ditanami hingga 4 bibit. Silahkan siram dulu media tanamnya sebelum membuat lubang tanam. Ukuran lubang tanam yakni seukuran jari telunjuk, dengan kedalaman maksimal 2 ruas jari saja. Kemudian tanam bibit yang menunjukkan pertumbuhan yang baik.

Lalu lubang tanamnya ditutup lagi, dan disiram lagi dengan air secukupnya. Pot kemudian ditempatkan di area yang dapat diakses oleh sinar matahari, hindari menaruh pot di dalam ruangan.

Sebenarnya menanam bunga matahari dianjurkan pada lahan terbuka. Hal ini bertujuan supaya bunga matahari mendapat sinar matahari yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanamannya.

Lahan terbuka skala rumahan yang bisa digunakan di antaranya di samping rumah, di belakang barisan pohon yang kokoh, maupun di sepanjang pagar. Penempatan di tiga area itu dimaksudkan supaya tanaman terlindung dari angin yang terlalu kencang.

Lahan yang akan digunakan pastikan memiliki pH 6-7,5, tanahnya subur dan dapat menyerap air dengan baik. Area penanaman juga sebaiknya dapat diakses penuh dengan sinar matahari, tidak terhalangi oleh yang lain.

Baca Juga : Cara Menanam Tanaman Kurma

Jika tanahnya kering, sebaiknya digemburkan terlebih dahulu dengan diberi pupuk kandang, lalu dibasahi tapi tidak sampai menggenang. Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran maksimal 1,5 cm, lalu tiap satu lubang dengan lainnya berjarak sekitar 45 cm.

Satu lubang dapat diisi dengan 2 benih bunga matahari sekaligus. Setelah benih ditimbun dengan tanah, silahkan disiram secukupnya. Pertumbuhan benih akan terlihat setelah 2 minggu. Benih sebaiknya disiram secara rutin akan tetapi pastikan tanah tidak sampai tergenang maupun terlalu kering.

4. Perawatan Bunga Matahari

Setelah bibit ditanam, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah perawatan. Tanaman bunga matahari akan mudah layu jika perawatannya tidak tepat. Perawatan tersebut di antaranya penyiraman.

Apabila penanaman dilakukan saat musim kemarau, sebaiknya lakukan penyiraman secara rutin dan sesering mungkin, yang jelas tanah tetap lembab dan tidak dibiarkan sampai mengering.

Namun apabila penanaman saat musim hujan, sebaiknya dilihat kondisi tanahnya dulu. Kalau sudah basah karena tersiram air hujan, sebaiknya tidak perlu disiram lagi. Yang pasti penyiraman dilakukan secara rutin 2 kali dalam sehari, yakni saat pagi dan sore hari.

Selain penyiraman, perlu dilakukan pemupukan juga. Baik itu yang ditanam di lahan terbuka maupun di pot, pemberian pupuk sebaiknya dilakukan saat tanaman sudah memasuki usia 1 bulan sejak tanam.

Baca Juga : Cara Menanam Tanaman Kencur

Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK dengan takaran sebanyak 25-30 gram dan pupuk ZA sebanyak 25 gram per batang. Lalu saat memasuki usia 2 bulan setelah tanam, tanaman dapat diberikan pupuk lagi berupa pupuk TSP dengan dosis secukupnya. Selain pupuk kimia, diperbolehkan juga menambahkan pupuk kandang sebagai tambahan unsur hara tanah.

5. Penyiangan Tanaman Bunga Matahari

Bagi yang menanam di lahan terbuka maupun di pot, sebaiknya lakukan penyiangan dan pemilihan. Tahap ini dapat dilakukan saat tanaman sudah berusia 3 bulan sejak tanam.

Yakni dengan memangkas kuntum bunga yang dirasa tumbuh tidak strategis. Jangan khawatir tanaman akan terganggu pertumbuhannya, justru dengan melakukan tahap ini, kuntum bunga yang letaknya strategis akan mendapat nutrisi penuh dan tumbuhan dapat berbunga dengan lebih cepat. Cukup sisakan sebanyak 1 hingga 2 kuntum tiap tangkainya.

Berikutnya adalah memperhatikan hama dan penyakit. Hama yang biasa menyerang tanaman bunga matahari adalah wereng daun yakni hama minor yang biasanya menyerang daun dan bunga dari bunga matahari, ulat bulu, kepik hijau dan ulat grayak yang menyerang biji bunga matahari, ulat penggerek, ulat jengkal, ulat kantong, dan belalang. 

Sedangkan penyakit yang umumnya menjangkit tanaman bunga matahari diantaranya busuk bunga, layu fusarium, bercak daun, dan hawar alternaria. Jangan biarkan hama dan penyakit mengganggu pertumbuhan tanaman, segera atasi dengan insektisida dan fungisida.

Bagi yang menanam bunga matahari varietas velvet queen, biasanya varietas ini akan berbunga pada usia 5 sampai 6 bulan sejak tanam. Dan bunga yang dihasilkan hanya sekali saja.

Jadi setelah periode berbunganya sudah habis, kelopak bunga dan batang tanamannya akan menjadi kering, dan disaat itu barulah bijinya diambil untuk diolah sebagai kuaci ataupun ditanam lagi.

Mengolah biji untuk kuaci adalah dengan direndam semalaman dulu dengan air garam, baru kemudian ditiriskan dan ditaruh di atas loyang, oven dengan suhu 90 – 120 derajat C hingga warnanya menjadi kecoklatan matang.

Itulah panduan cara menanam bunga matahari yang bisa dilakukan dengan mudah. Semoga informasi ini bisa bermanfaat khususnya bagi para pembaca yang ingin menanam sendiri bunga cantik ini.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

One Reply to “Prosedur Jitu Cara Menanam Bunga Matahari Agar Tumbuh Subur”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *