TrikMerawat Extraordinary Man!

Bagaimana Cara Budidaya Bunga Krokot? Simak Penjelasannya!

4 min read

bunga krotok

Bunga krokot adalah salah satu bunga hias yang saat ini banyak ditemui di perkotaan. Bunga ini dulunya identik dengan suasana perkampungan yang asri dan sejuk.

Namun, sekarang bunga ini justru banyak di lirik oleh warga perkotaan karena kecantikannya. Jadi, tak ayal jika banyak taman rumah di perkotaan dipenuhi dengan bunga yang satu ini. Hal ini tak lain karena sisi keindahannya.

Bunga jenis krokot ini sangat mudah ditemukan di perkampungan. Jika Anda tertarik dengan tanaman ini, Anda bisa membudidayakannya untuk tanaman hias di rumah atau bahkan bisa Anda jadikan ladang bisnis.

Lalu, bagaimana cara membudidayakannya? Simak informasi berikut ini agar Anda tidak salah dalam menanamnya!

Cara Budidaya Bunga Krokot yang Tepat


Persiapan Pembibitan

Banyak yang mengatakan bahwa bunga ini merupakan salah satu bunga liar yang mudah sekali tumbuh. Itu memang benar adanya. Jika Anda memotong cabang atau batangnya dan menanamnya di pot atau lahan, tanaman itu akan tumbuh dengan cepat setelah satu minggu penanaman.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Indigofera

Dalam hal ini, dapat disimpulkan bahwa proses pembibitan bunga krokot dapat dikatakan mudah dan simple.

Jika Anda ingin alternatif lain, Anda bisa melakukan penyemaian biji. Bunga ini memiliki biji pada bunganya yang dapat ditanam kembali dengan proses generatif (semai biji).

Proses generatif ini mungkin akan menghabiskan banyak waktu dibandingkan vegetatif atau penyetekan. Hal ini dikarenakan Anda harus melakukan  proses penyemaian kecambah, pertumbuhan, hingga pemindahan tanaman.

Dari kedua cara tersebut dapat diketahui bahwa cara vegetatif dianggap lebih mudah dibandingkan generatif karena Anda hanya perlu memotong bagian batang atau cabangnya untuk ditanam kembali.

Lalu bagaimana jika Anda tidak memiliki sample bunga krokot di rumah? Anda bisa memintanya kepada teman atau tetangga. Jika mereka tidak memilikinya, cara terbaik adalah membeli biji krokot.

Tahukah Kamu? Selain sebagai Tanaman Hias, Bunga Krotok juga dapat digunakan sebagai tanaman herbal karena kandungan portulal, betacyanin, betanin, dan betandin yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit

Persiapan Pembibitan Lanjutan

Setelah mengetahui gambaran mengenai pembibitan krokot, selanjutnya, Anda perlu melakukan praktik pembibitan yaitu memotong krokot menjadi beberapa bagian.

Usahakan dalam memotong cabang atau batang, pilih bagian yang tidak terlalu pendek atau masih muda. Hal pertama yang perlu Anda siapkan adalah pot kecil untuk media tanamnya.

Baca Juga : Cara Merawat Bunga Aster

Kedua, potong cabang krokot sepanjang kurang lebih 5 hingga 7 cm. Lalu, tanamlah stek krokot pada pot kecil yang sebelumnya sudah diberi tanah. Setelah itu, siram dan letakkan pada tempat yang teduh. Pada kurun waktu 7 hingga 10 hari, akar-akar bunga tersebut akan tumbuh.

Jika stek krokot tadi sudah tumbuh tunas, Anda dapat melakukan langkah selanjutnya. Langkah berikutnya adalah penanaman di media tanam yang Anda siapkan untuk tempat di mana bunga ini ditanam.

Persiapan Penanaman

Bunga krokot yang sudah bertunas sudah dapat Anda pindahkan ke pot yang akan diletakkan di taman atau teras rumah. Dalam membeli pot, Anda perlu mempertimbangkan kualitasnya, apakah pot tersebut tahan akan sinar matahari dan angin atau tidak.

Jika Anda tidak memiliki banyak biaya untuk membeli pot yang kuat seperti beton, polybag atau botol bisa jadi solusinya.

Untuk ukuran pot nya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.  Pastikan semua pot yang Anda gunakan sudah Anda beri lubang. Tujuannya agar air yang masuk ke pot tidak menggenang.

Selain memperhatikan lubang drainase pada bagian dasar pot, Anda juga perlu memperhatikan kondisi tanah yang akan dijadikan media tanam.

Pastikan, tanah yang Anda gunakan untuk menanam krokot adalah tanah yang gembur dan subur. Anda dapat menggunakan tanah humus yang merupakan campuran dari tanah dengan pupuk kompos. Ini sangat cocok untuk media pot.

Namun, jika Anda ingin menanamnya  langsung pada tanah, Anda hanya perlu menaburkannya ke atas tanah di mana bunga ditanam.

Proses Penanaman

Jika Anda sudah menyiapkan pot, Anda dapat langsung menanam bunga krokot. Namun, jika Anda memilih cara menanam bunga dari penyemaian biji, ketahui beberapa langkah yang harus Anda lakukan.  

Sebelum melakukan langkah-langkah tersebut, pastikan Anda sudah melakukan penyemaian biji sebelumnya, yaitu semai dari biji yang Anda beli di toko bibit tanaman.

Baca Juga : Cara Merawat Tanaman Bonsai

Langkah tersebut antara lain. pertama, siramlah media tanam di mana Anda akan menanam bunga. Pastikan Anda menyiraminya sampai kondisi tanah menjadi lembap.

Langkah selanjutnya adalah lubangi media tanam, lalu  keluarkan bibit dari hasil penyemaian bersama dengan tanah yang melekat padanya.

Setelah itu, tanamlah bunga krokot pada media yang sudah Anda siapkan, lalu tutup kembali dengan tanah. Pastikan Anda tidak menekan tanah tersebut agar akar tanaman tidak patah.

Langkah terakhir adalah menyiram tanah dengan air secukupnya. Jika penanaman sudah Anda lalui, hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah merawat bunga tersebut agar tidak mati.

Proses Perawatan Bunga Krokot


Memberikan Asupan Sinar Matahari dan Air yang Cukup

Jangan berpikir bahwa jika sudah menanam, maka sudah gugur kewajiban setelahnya. Walaupun bunga ini sangat mudah tumbuh, bukan berarti Anda membiarkannya setelah ditanam.

Anda masih perlu melakukan perawatan khusus agar tumbuhan ini tetap segar dan bagus dilihat. Dalam hal perawatan, pastikan Anda memperhatikan asupan sinar matahari yang diperoleh bunga.

Baca Juga : Cara Merawat Bunga Mawar

Sinar matahari akan membantu proses pertumbuhan bunga. Jadi, jika Anda ingin bunga Anda tumbuh dengan cepat, Anda perlu meletakkannya di teras atau halaman rumah yang menjangkau sinar matahari.

Selanjutnya, perhatikan konsumsi air. Tanpa air, bunga tidak akan tumbuh dengan baik. Pastikan Anda menyiram bunga Anda sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari.

Salah satu keunikan Bunga Krotok adalah Mekar pada Pagi Hari, yaitu sekitar pukul 09.00 pagi

Lakukan Penyiangan

Jika umur bunga sudah lebih dari satu bulan, maka sangat memungkinkan sekali muncul rumput liar atau gulma pada media tanam. Ini tentu perlu Anda atasi secepatnya sebelum mereka mempengaruhi pertumbuhan bunga Anda.

Anda harus mencabuti rumput-rumput liar itu agar media tanam bebas dari gulma. Alhasil, air dan nutrisi yang masuk akan terserap oleh bunga dengan baik.

Pencabutan gulma dapat Anda lakukan ketika gulma sudah mulai tumbuh di area media tanam. Tujuan dari pencabutan ini tentu untuk menjaga agar tanaman krokot tetap segar dan menarik dipandang.

Bersama dengan pencabutan, Anda juga perlu melakukan pemangkasan untuk merangsang tumbuhan ini agar berbunga. Pangkas cabang-cabang yang dianggap tidak produktif.

Lakukan Pemupukan

Selain memberikan asupan air dan sinar matahari, Anda juga perlu mempertimbangkan nutrisi yang diserap oleh tanaman ini. Salah satu nutrisi terbaik yang dapat menunjang pertumbuhannya adalah pupuk. Berikan pupuk kandang atau kompos dalam jumlah yang standard. Artinya, Anda tidak memberikan dalam jumlah yang banyak karena akan mempengaruhi performa bunga.

Pupuk yang digunakan bisa pupuk tabur maupun pupuk cair. Pupuk ini nantinya yang akan mendorong bunga krokot cepat berbunga. Tumbuhan ini umumnya akan berbunga pada pukul sembilan pagi.

Itu tadi merupakan informasi mengenai cara budidaya bunga krokot. Jika Anda bermaksud untuk menanamnya, Anda perlu tahu bahwa tanaman ini hanya hidup dalam jangka waktu 3 hingga 4 bulan saja. Jadi, agar Anda dapat menikmati keindahannya sepanjang waktu, lakukan penanaman kembali atau replant.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

TrikMerawat Extraordinary Man!

One Reply to “Bagaimana Cara Budidaya Bunga Krokot? Simak Penjelasannya!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *