Cara Merawat Hewan

Budidaya Semut Jepang yang Menguntungkan dan Hasil Melimpah

Budidaya Semut Jepang yang Menguntungkan dan Hasil Melimpah Trikmerawat.com
Nur Atinal
Written by Nur Atinal

Anda pernah mendengar jenis semut yang satu ini? Mungkin semut jepang memang belum begitu populer di telinga masyarakat Indonesia. Namun, tahukah Anda jika semut ini memiliki khasiat yang luar biasa dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit? Berdasarkan khasiatnya inilah, semut jenis ini banyak diburu orang. Baik digunakan untuk keperluan berobat, atau membuka bisnis budidaya semut jepang.

Penyakit yang bisa disembuhkan dengan ramuan obat semut jepang di antaranya diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, asam urat, penyakit jantung, liver, dan stroke. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana cara budidaya semut jepang. Karena dengan membudidayakan semut ini, Anda akan mendapatkan dua keuntungan, sebagai obat dan sebagai ladang berbisnis.

Budidaya Semut Jepang yang Menguntungkan dan Hasil Melimpah Trikmerawat.com
(Sumber: I1.wp.com)

Langkah-langkah dalam Budidaya Semut Jepang

Secara umum, budidaya semut jepang ini dimulai dari tahap persiapan, pemilihan bibit, pemeliharaan, hingga pemanenan. Yuk simak selengkapnya di penjelasan berikut ini.

Baca Juga: Tips dan Trik Cara Budidaya Ulat Jerman yang Menguntungkan

1. Tahap Persiapan

Agar budidaya semut jepang berjalan dengan lancar dan menghasilkan keuntungan yang besar, maka tahap persiapan ini menjadi hal awal yang perlu Anda perhatikan. Pada tahapan ini diperlukan beberapa hal berikut:

  • Wadah ternak semut jepang. Anda bisa gunakan toples atau baskom yang tertutup sebagai tempat budidaya semut jepang. Jangan lupa beri lubang kecil menggunakan solder, untuk keluar masuk udara. Anda bisa memanfaatkan bekas sosis, supaya nantinya lebih mudah saat akan dijual karena berukuran kecil.
  • Bibit semut jepang. Siapkan setidaknya 30 ekor bibit semut jepang, lebih banyak lebih baik, karena dengan jumlah yang banyak akan mempercepat proses perkembangbiakan.
  • Ragi tape. Gunakan ragi tape yang biasa dipakai untuk pembuatan atau fermentasi tape. Ragi ini bisa didapatkan di toko kue atau pasar tradisional.
  • Kapas. Kapas digunakan sebagai tempat perkembangbiakan semut jepang. Sebaiknya, gunakan kapas secukupnya dan sesuaikan dengan wadah yang dipakai. Kapas ini harus steril, non perfume dan tidak mengandung bahan kimia yang membahayakan kehidupan semut nantinya. Anda bisa gunakan kapas bayi yang dibeli di apotek terdekat dengan harga grosir sehingga isinya banyak dan lebih murah.
  • Tempat bersuhu kurang lebih 30 derajat. Tempat ini biasanya terhindar dari sinar matahari, memiliki sirkulasi udara yang baik, lembab, dan jauh dari hewan lain sehingga tidak membahayakan perkembangbiakan semut jepang. Nantinya, tempat ini akan Anda pakai untuk meletakkan wadah (toples atau baskom) yang didalamnya berisi bibit semut jepang, kapas, dan ragi tape, yang sudah ditata sedemikian rupa.
Budidaya Semut Jepang yang Menguntungkan dan Hasil Melimpah Trikmerawat.com
(Sumber: I1.wp.com)

2. Membuat Wadah untuk Ternak Semut Jepang

Jangan heran jika semut ini memiliki harga yang cukup fantastis dibanding semut yang lainnya, karena wadah sebagai tempat hidupnya pun harus dibuat khusus agar bisa meningkatkan produktivitasnya. Cara membuat wadah untuk budidaya semut jepang cukup mudah, yakni:

  • Pertama, lubangi tutup toples dengan solder, kurang lebih 20 lubang. Diameter lubang jangan terlalu besar, agar semut tidak keluar. Lubang ini berfungsi sebagai tempat sirkulasi udara.
  • Kedua, susun kapas ke dalam toples, kira-kira sampai setengah dari ukuran toples. Jika kapas terlalu penuh, maka akan memudahkan semut untuk keluar. Adanya kapas ini berfungsi sebagai tempat telur dan larva semut jepang.
  • Ketiga, masukkan bibit semut jepang ke dalam toples. Untuk satu toples kecil, biasanya memuat 10-20 ekor semut.
  • Keempat, berikan satu buah ragi tape ke dalam toples.

3. Berikan Pakan

Agar budidaya semut jepang berhasil dan berkembang biak dengan cepat, maka Anda juga perlu memberikan pakan untuknya. Pakan semut jepang ini berupa ragi tape dalam jumlah yang cukup. Karena jika terlalu banyak akan menyebabkan terjadinya fermentasi dan membuat toples menjadi panas karena lembab. Hal akan memicu munculnya embun di dalam toples.

Baca Juga: Panduan Sukses Cara Budidaya Ulat Bambu Dijamin Cepat Panen

Sebaiknya, pemberian pakan ini dilakukan 3 hari sekali 1 butir ragi tape. Nah, 1 butir ragi tape ini bisa untuk dikonsumsi 50-200 emor semut dalam 3 hari. Secara normal, jumlah semut jepang akan bertambah 3-6 kali lipat dari jumlah semula setelah 2-3 bulan di dalam toples.

Budidaya Semut Jepang yang Menguntungkan dan Hasil Melimpah Trikmerawat.com
(Sumber: I1.wp.com)

4. Letakkan Semut Jepang di Tempat yang Aman

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih lokasi yang aman sebagai tempat budidaya semut jepang, antara lain:

  • Usahakan lokasi yang digunakan untuk meletakkan toples yang berisi semut jepang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak. Biarkan semut tenang di wadah mereka, agar semut tidak mengalami stress karena sering diusik.
  • Jauhkan dari jangkauan cicak dan semut rumah. Karena kedua hewan ini dapat menjadi pemangsa semut jepang. Untuk mencegahnya, berikan kapur pengusir semut atau serangga pemangsa lain.
  • Tempatkan toples di tempat yang kering dan tidak lembab. Arena tempat yang lembab bisa membuat kandang semut berjamur.
  • Hindari dari sinar matahari, karena semut jepang sangat sensitif terhadap suhu panas dari cahaya matahari.
  • Jika di dalam toples kecil sudah dipenuhi semut jepang, pindahkan sebagian ke toples baru. Namun, jika Anda tidak punya waktu untuk memindahkan semut jepang, maka gunakan toples ukuran 5 liter.
Budidaya Semut Jepang yang Menguntungkan dan Hasil Melimpah Trikmerawat.com
(Sumber: I1.wp.com)

5. Menjaga Kebersihan Tempat Budidaya Semut Jepang

Bagaimana cara menjaga tempat atau wadah atau toples atau kandang semut jepang agar tetap bersih dan sehat? Caranya adalah dengan:

Membersihkan wadah ketika kapas sudah kotor, yang ditandai oleh warna kapas yang berubah putih kecoklatan, dan terdapat pengendapan bubuk sisa makanan di bagian bawah toples. Cara membersihkan bubuk sisa makanan ini adalah dengan menyaringnya menggunakan saringan santan yang lembut.

Budidaya Semut Jepang yang Menguntungkan dan Hasil Melimpah Trikmerawat.com
(Sumber: I1.wp.com)

Itulah cara budidaya semut jepang yang benar yang bisa Anda praktikkan di rumah Anda. Tentunya, jika Anda memperhatikan langkah-langkah pembudidayaan semut jepang sesuai dengan penjelasan di atas dengan baik dan benar, maka hasil yang didapat pun akan maksimal. Nah, untuk harga semut jepang sendiri sangat bervariasi. Biasanya untuk ukuran toples kecil dengan populasi sekitar 100 ekor, dibandrol seharga 300 ribu rupiah.

Baca Juga: Cara Budidaya Kroto Termudah‌ ‌dari‌ ‌Awal‌ ‌hingga‌ ‌Panen‌ ‌Besar

Manfaat Mengkonsumsi Semut Jepang

Di bagian terakhir, kita akan membahas mengenai manfaat mengkonsumsi semut jepang, salah satunya adalah sebagai obat alternatif. Nah, menurut penelitian yang dipublikasikan Media Neliti, semut jepang ini mempunyai khasiat untuk:

  • Mengobati penyakit jantung.
  • Menstabilkan kadar gula darah dan mengobati penyakit diabetes.
  • Menormalkan kadar asam urat, kolesterol, dan tekanan darah tinggi (bagi penderita hipertensi).
  • Mengobati penyakit kencing manis.
  • Mengobati penyakit hati, ambeien atau wasir.
  • Menambah vitalitas bagi pria dan wanita.
  • Mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Setiap penyakit memiliki takaran konsumsi semut jepang yang berbeda-beda. Ada yang 7-10 ekor untuk penderita stroke selama 2 bulan, ada yang 5-7 ekor untuk penderita diabetes maupun penderita hipertensi selama 1 bulan, ada yang hanya 5 ekor untuk penderita asam urat dan kolesterol selama 2 bulan.

Jika setelah mengkonsumsi selama 1-2 bulan tidak ada perubahan, maka dianjurkan untuk menaikkan takaran dosisnya. Namun, jika setelah mengkonsumsi dirasa membaik, maka kurangi dosisnya menjadi setengahnya saja.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Nur Atinal

Nur Atinal

A full time digital marketer. A freelance blogger, copywriter and content writer. Lifelong learner in developing skills and mindsets to be professional, disciplined, consistent, and full of integrity.

Leave a Comment