Cara Merawat Hewan

Informasi Lengkap Cara Budidaya Sapi Brahman Cepat Besar

budidaya sapi brahman
Written by Josua Rifandy

Budidaya sapi brahman membutuhkan modal yang cukup besar namun mendulang keuntungan yang lebih besar lagi. Sapi brahman merupakan sapi potong yang bisa memiliki bobot mencapai hingga 1,1 ton, menjadikannya sebagai sapi dengan ukuran yang terbesar melebihi sapi limousin dan sapi bali. 

Sapi brahman memiliki ciri-ciri tubuh yang sangat khas dan dapat dibedakan dengan mudah dari sapi potong jenis lainnya. Sapi brahman memiliki punuk yang cukup besar dengan kulit di bawah kepala yang menggelambir besar hingga menjuntai lebar. Ukuran tubuhnya jauh lebih besar dari sapi-sapi jenis lainnya dan biasanya berwarna abu-abu muda, abu-abu tua, merah bahkan ada juga yang berwarna hitam. Namun di Indonesia sendiri lebih sering ditemukan sapi brahman dengan warna kulit abu-abu muda. 

Sapi brahman merupakan peranakan dari sapi zebu dari India. Awalnya sapi brahman ini memiliki ukuran tubuh yang biasa-biasa saja seperti sapi kebanyakan. Namun peternakan Amerika melakukan suatu pengembangan hingga jadilah sapi brahman ukuran besar seperti sekarang ini. Untuk sapi brahman jantan dewasa memiliki berat tubuh hingga 1,1 ton, sapi brahman betina dewasa memiliki berat tubuh hingga 700 kg, sedangkan anak sapi brahman yang baru lahir biasanya memiliki bobot hingga 35 kg. 

Hal yang Harus Dilakukan Saat Budidaya Sapi Brahman


1. Membedakan Sapi Brahman Amerika dan Brahman Cross

budidaya sapi brahman
(Sumber: Duniasapi.com)

Saat memutuskan untuk melakoni budidaya sapi brahman, perlu diketahui bahwa sapi brahman masih dibedakan lagi dalam 2 jenis, yaitu brahman Amerika dan brahman Cross. 

  1. Sapi brahman Amerika memiliki kualitas unggul terutama pada berat sapi jantan dewasanya yang bisa mencapai 1,1 ton. Sehingga sapi jenis ini layak untuk menjadi sapi cross di berbagai negara.   Memiliki kualitas daging yang bagus dan ketahanan tubuh yang kuat. Sayangnya sapi Brahman Amerika ini akan sangat sulit ditemui di Indonesia.
  2. Variasi kedua adalah brahman cross atau disebut juga dengan sapi BX. Sapi brahman cross adalah jenis sapi yang merupakan hasil persilangan dari sapi brahman Amerika dengan sapi Australia yang berjenis Shorthorn dan Hereford, termasuk menyilangkannya dengan varietas sapi Droughmaster. Varietas ini dapat ditemukan dengan cukup mudah di Indonesia. 

Baca Juga: Rahasia Cara Merawat Ikan Discus agar Sehat Bebas Penyakit

2. Mempersiapkan Kandang Sapi 

budidaya sapi brahman
(Sumber: News.detik.com)
A. Macam-macam Kandang Sapi

Kandang pada budidaya sapi brahman sebenarnya sama saja dengan kandang sapi potong jenis lainnya. Namun jangan hanya membuat satu macam kandang saja, buat minimal 3 macam kandang yang memiliki fungsi berbeda-beda. Yakni kandang khusus bibit, kandang penggemukan, serta yang terakhir adalah kandang untuk sapi dewasa. 

B. Syarat Lokasi Kandang Sapi 

Pembudidaya harus mematuhi syarat lokasi kandang pada budidaya sapi brahman sebelum membangun kandang. Lokasi yang tepat sebaiknya agak jauh dari pemukiman penduduk, namun masih bisa terjangkau oleh kendaraan bermotor. Hal ini supaya tidak mengganggu masyarakat sekitar dengan suara dan bau kotoran sapi. Kandang juga sebaiknya bersebelahan dengan ladang rumput milik sendiri supaya sapi bisa jalan-jalan menguatkan tulang kakinya. Bagian pelataran kandang akan lebih baik jika mendapat pencahayaan. Dan disarankan untuk membangun kandang di dekat lahan pertanian. 

C. Ukuran Kandang Sapi 

Pastikan untuk menyiapkan 3 macam kandang supaya lebih mudah dalam memberikan perawatan sesuai usianya. Untuk kandang anakan sapi brahman, tiap satu ekor anak sapi membutuhkan kandang seluas 1,5 x 1 meter. Lalu untuk kandang sapi brahman jantan dewasa, tiap 1 ekor sapi membutuhkan kandang seluas 1,5 x 2 meter. Sedangkan untuk sapi betina dewasa, untuk tiap 1 ekor sapi membutuhkan kandang berukuran 1,8 x 2 meter. Perkirakan sendiri berapa luas kandangnya jika akan membudidayakan lebih dari 1 ekor sapi. 

D. Bahan dan Konstruksi Kandang 

Model kandang untuk budidaya sapi brahman adalah yang serupa rumah kayu dengan bahan berupa kayu gelondongan kualitas bagus yang kuat dan tahan lama. Kandang sapi memiliki bentuk atap kuncup dengan kedua sisi atau salah satu sisi yang dibuat miring. Lantainya dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah di sekeliling kandang, padat dan agak miring ke arah selokan di luar kandang. Kandang sapi sebaiknya dibuat terbuka, jangan di ruang tertutup supaya sirkulasi udaranya tetap baik. 

Baca Juga: Rahasia Sukses Budidaya Ikan Black Ghost Bagi Pemula

E. Perlengkapan Pada Kandang Budidaya Sapi Brahman 

Adapun saat membangun kandang, perhatikan bagian tempat pakan dan minumnya. Untuk tempat pakan dan minumnya bisa ditempatkan di luar kandang namun masih terlindungi oleh atap. Tempat pakannya dibangun lebih tinggi dari lantai kandang supaya tidak terinjak-injak atau kena kotoran sapi. Begitu pula tempat minumnya yang juga lebih tinggi dari permukaan lantai dan sebaiknya dibuat permanen dengan semen. 

Selain tempat pakan dan minum, perlengkapan lain dalam budidaya sapi brahman adalah sikat, sapu, sekop, sabit dan alat atau tempat memandikan sapi. Peralatan inilah yang akan berguna untuk menunjang kebersihan tubuh dan kandang sapi supaya terhindar dari berbagai penyakit yang berpotensi memberikan kerugian besar bagi pembudidaya. 

3. Memilih Bibit Sapi Brahman dengan Kualitas Terbaik 

budidaya sapi brahman
(Sumber: Kaltim.tribunnews.com)

Bibit sapi brahman adalah faktor utama yang dapat menentukan kesuksesan budidaya sapi brahman. Periode saat memelihara sapi bakalan inilah yang harus benar-benar mendapat perhatian khusus dari pembudidaya. Harus dilakukan perawatan secara intensif oleh pembudidaya terhadap sapi bakalan hingga usianya mencapai 1 tahun. Terutama pada tulang kakinya. 

Anakan sapi brahman harus memiliki tulang kaki yang kokoh sedari muda karena nantinya ia akan menopang tubuh yang besar dan berat. Apabila sedari muda saja sudah terlihat tulang kakinya tidak begitu kokoh, maka nantinya bisa terjadi kelumpuhan akibat tidak kuat menahan beban tubuhnya sendiri. Bibit sapi brahman yang bisa dipilih adalah yang sehat dan memiliki kualitas unggul yang berusia 4 sampai 6 bulan.  Syarat anakan sapi yang sehat adalah sebagai berikut:

  1. Anakan sapi telah terdaftar serta lengkap silsilahnya dibuktikan dengan tanda di telinga
  2. Matanya terlihat bersih dan cerah
  3. Tidak ada tanda-tanda gangguan pernapasan dan hidungnya tidak mengeluarkan lendir
  4. Kulit dan bulunya sehat, tidak nampak tanda-tanda kerusakan, kerontokan maupun parasit eksternal
  5. Saat kukunya diraba tidak terasa panas
  6. Tidak terlihat tanda-tanda mencret di bagian dubur dan ekornya
  7. Pusarnya kering dan bersih

Baca Juga: Langkah-langkah Cara Merawat Iguana Bagi Pemula Lengkap

4. Pemeliharaan Sapi Pada Budidaya Sapi Brahman 

Pemeliharaan dalam budidaya sapi brahman mencakup pemberian pakan, minum, kebersihan kandang serta kesehatan sapi. Sapi brahman tidak terlalu pemilih dengan makanannya, sehingga diberikan rumput biasa juga sudah cukup. Pemberian pakan dilakukan 4 kali dalam sehari, yaitu pagi, siang, sore dan malam. Biasanya dalam sehari, sapi brahman akan menghabiskan 40kg pakan, sehingga tidak heran jika pertambahan beratnya cepat. Selain rumput, sapi brahman juga dapat diberi umbi-umbian dan konsentrat.

Air minum pastikan untuk disediakan setiap waktu. Jangan sampai menunggu habis dulu. Jaga kebersihan kandangnya dengan dibersihkan secara rutin dan pastikan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Masa penggemukan sapi brahman biasanya hanya 3 bulan. Kalau beratnya sudah mencapai 100 kg, sapi sudah bisa dijual. 

Itulah informasi seputar budidaya sapi brahman yang bisa menjadi usaha ternak menjanjikan. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mencoba budidaya sapi ini! 

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment