Tanaman Hias Cara Merawat Tanaman

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
Nur Atinal
Written by Nur Atinal

Budidaya lumut ternyata bisa menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan lo! Apalagi jika budidaya lumut ini digunakan untuk menghias tanaman bonsai. Bisa bikin Anda cepat kaya raya pastinya.

Untuk bisa membuat lumut tumbuh di dalam pot, lebih tepatnya di atas media tanam bonsai, yakni ada 2 cara. Pertama dengan menanam bibit lumut, dan kedua dengan membuat lumut tumbuh dengan sendirinya.

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
(Sumber: 2.bp.blogspot.com)

Dari kedua cara tersebut, cara yang paling sederhana dan kebanyakan dilakukan oleh pecinta bonsai adalah memindahkan bibit lumut dari habitatnya ke dalam pot. Hal ini menjadi cara yang paling praktis karena tidak memakan waktu yang lama. Sementara jika Anda melakukan cara kedua, maka butuh waktu lama untuk lumut tumbuh dengan sendirinya. Bahkan bisa berbulan-bulan. Oleh karenanya, gunakan cara yang mudah dan praktis sehingga Anda bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Tahap Persiapan

Pada tahap persiapan ini, hal yang perlu Anda lakukan adalah menyediakan wadah tanaman, tanaman bonsai dan bibit lumut. Untuk wadah, terserah mau menggunakan apa pun. Bisa mangkok, bak kecil, pot, atau barang-barang bekas.

Baca Juga: Cara Budidaya Bonsai Serut Merah Bernilai Jual Tinggi

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
(Sumber: 1.bp.blogspot.com)

Anda juga perlu skrap atau sendok semen, kantong plastik transparan, serta tanah merah atau serbuk genteng dan batu bata untuk bahan menempelkan lumut.

Untuk proses pengumpulan lumut itu sendiri, gunakan skrap untuk mencabut / mencungkil lumut yang menempel di batu atau lokasi yang teduh, lalu masukkan ke wadah yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Selanjutnya, Anda bisa mulai menata lumut di atas media tanam di dalam pot bonsai dengan tanah merah atau serbuk genteng / batu bata.

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
(Sumber: 3.bp.blogspot.com)

Budidaya Lumut pada Tanaman Bonsai Termudah dengan Tanah Merah

Salah satu cara untuk budidaya lumut pada tanaman bonsai yang paling mudah dilakukan adalah memindahkan bibit lumut ke media tanam di dalam pot bonsai. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memenuhi kebutuhan hidup lumut, yakni tanah merah yang lembab.

Cara ini bisa Anda lakukan dengan syarat tipe media tanam sudah disukai tanaman bonsai, artinya bonsai tidak baru tumbuh atau tidak baru dipindahkan ke dalam pot yang masih menggunakan media tanam racikan (media tanam siap pakai). Sebab, jika Anda salah dalam pengaplikasian hal ini, maka tanaman bonsai yang baru dipindahkan ke pot ini akan mati karena faktor kelembaban lumut.

Berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan dalam teknik pemindahan bibit lumut ke dalam pot:

1. Tutup Seluruh Metan dengan Tanah Merah

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menutup semua permukaan media tanam (metan) yang ada di pot bonsai dengan tanah merah. Atur hingga tebalnya mencapai 0,5 sampai 1 cm. Setelah itu, diamkan selama 5-7 hari agar tanah merah merekat / menempel seluruhnya. Jangan lupa juga untuk pastikan tanah selalu dalam kondisi lembab.

2. Siapkan Bibit Lumut dan Letakkan di Atas Tanah Merah

Setelah tanah terlihat menyatu dengan media tanam, Anda bisa mulai menyiapkan bibit lumut, lalu meletakkannya ke atas tanah merah tersebut. Sebagai catatan, lumut yang bagus untuk bonsai ini adalah lumut genteng dan lumut batu, yang mana ketinggiannya hanya 3-7 milimeter saja.

3. Tunggu Lumut Meluas

Dalam proses budidaya lumut untuk bonsai ini, jika bibit lumut sudah diletakkan di atas tanah merah, tahap selanjutnya adalah menunggunya sampai tumbuh meluas. Ini perlu waktu beberapa hari hingga lumut berkembang biak dengan baik dan menutup seluruh tanah merah yang ada di dalam pot.

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
(Sumber: Cdn-image.hipwee.com)

Cara Membuat Lumut Tumbuh Alami dengan Serbuk & Kerikil Tanah Merah

Selain menanam lumut di atas tanah merah, Anda juga bisa melakukan cara lain yakni dengan teknik yang lebih alami menumbuhkan lumut dengan serbuk atau kerikil kecil dari tanah merah. Serbuk dan kerikil ini bisa didapatkan dari penggilingan atau penghancuran genteng tanah maupun batu bata. Sebaiknya gunakan genteng dan batu bata bekas yang lembab, karena membuat lumut lebih cepat tumbuh ketimbang menggunakan yang masih kering / baru.

Langkah-langkahnya hampir sama dengan menumbuhkan lumut di atas tanah merah, namun tentu ada beberapa perbedaan. Berikut tahapan budidaya lumut pada tanaman bonsai menggunakan serbuk dan kerikil genteng / batu bata lembab:

Baca Juga : Mengintip 5 Cara Merawat Bonsai Agar Tidak Mudah Mati

1. Hancurkan Genteng / Batu Bata

Pilih genteng atau batu bata yang sudah lembab dan masih utuh (berukuran besar), kemudian hancurkan dengan cara menumbuknya dengan palu atau batu koral.

2. Taburkan ke Atas Metan

Setelah seluruh genteng atau batu bata yang lembab sudah dihancurkan menjadi serbuk-serbuk kecil dan dalam jumlah yang banyak, taburkan ke atas media tanam yang ada di dalam pot yang sudah ditumbuhi bonsai. Taburkan hingga seluruh permukaan media tanam tertutup dengan ketebalan sekitar 1 cm.

3. Siram Air

Jika metan sudah tertutup oleh serbuk, siram dengan air bersih hingga seisi pot basah. Diamkan beberapa menit hingga air surut dan tidak menggenang di permukaan atas.

4. Tutup Metan dengan Plastik Transparan

Selanjutnya tutup media tanam menggunakan plastik transparan (bening), lalu letakkan di tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari. Ingat, hanya metannya saja yang ditutup, tanaman bonsai tidak perlu. Diamkan hingga 7-14 hari sampai lumut tumbuh. Hal ini tergantung pada tempat penyimpanannya. Namun biasanya jika sudah 14 hari lebih, lumur akan terus tumbuh menjadi banyak setiap harinya.

Kedua cara budidaya lumut di atas media tanam di dalam pot bonsai ini merupakan hal yang paling umum digunakan. Karena selain mudah, Anda juga tak perlu menunggu lama untuk lumut tumbuh sempurna.

Jenis-jenis Lumut yang Cocok untuk Tanaman Bonsai

Ada beberapa jenis lumut yang dibudidayakan sebagai penghias tanaman bonsai, di antaranya:

  • Bryum agenteum dan Ceratodon purpureus

Baca Juga: Panduan Lengkap Budidaya Vertikultur di Lahan yang Sempit

Kedua spesies lumut ini paling baik digunakan pada tanah alkaline. Kelebihan dari lumut-lumut ini mampu bertahan pada kondisi yang kering. Anda bisa menemukannya tersebar di retakan-retakan jalan, trotoar, maupun selip-selip jembatan.

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
(Sumber: 1.bp.blogspot.com)

Lumut Bryum dan Ceratodon memiliki pertumbuhan yang lambat karena tumbuh dengan tegak dalam koloni yang sempit dan sedikit menyebar ke luar. Spesies ini tetap hijau bahkan selama musim kemarau.

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
(Sumber: 1.bp.blogspot.com)
  • Atrichum dan Polytrichum

Kedua jenis lumut ini memiliki penampilan dan tekstur yang berbeda. Kebalikan dari kedua jenis lumut yang sebelumnya, Atrichum dan Polytrichum justru menyukai di kondisi tanah yang lembab dan memiliki drainase yang baik. Lumut ini juga sering disebut sebagai lumut karpet karena bentuknya yang berkoloni hampir menyerupai permukaan karpet.

Baca Juga: Cara Merawat Kolam Renang Pribadi Bersih dan tidak Berlumut

Budidaya Lumut untuk Tanaman Bonsai Bikin Cepat Kaya Raya Trikmerawat.com
(Sumber: 1.bp.blogspot.com)

Selain jenis-jenis lumut tersebut, spesies lain yang bisa digunakan untuk tanaman bonsai adalah Ctenidium, Hypnum, dan Thuidium. Perlu diketahui, beberapa seniman bonsai menggunakan spesies lumut Bryum karena paling cepat tumbuh dan mampu merambat ke batang pohon bonsai.

Demikian budidaya lumut untuk tanaman bonsai yang perlu Anda ketahui. Jika lumut yang Anda tanam berubah kecoklatan atau tampak kering, jangan panik, karena bisa jadi mereka mengalami transisi. Namun, seiring waktu dengan penyiraman yang rutin, mereka akan pulih menghijau kembali.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Nur Atinal

Nur Atinal

A full time digital marketer. A freelance blogger, copywriter and content writer. Lifelong learner in developing skills and mindsets to be professional, disciplined, consistent, and full of integrity.

Leave a Comment