Cara Merawat Hewan

Fakta Menarik dan Cara Budidaya Kerang Mutiara Terlengkap

budidaya kerang mutiara
Written by Josua Rifandy

Budidaya kerang mutiara sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan. Mutiara yang dihasilkan oleh kerang memiliki nilai jual tinggi dan tingkat permintaannya selalu tinggi. Sehingga budidaya kerang mutiara dapat menjadi bisnis sektor perairan yang memberikan keuntungan besar bagi pelakunya. Kerang memiliki cangkang yang sangat keras karena terbentuk dari zat kapur dan yang berasal dari epitel luar. Di dalam cangkang inilah mutiara terbentuk. Mutiara dibentuk dan dilindungi di dalam cangkang yang sangat keras ini sehingga memiliki bentuk yang indah. 

Proses pembentukan mutiara itu sendiri dimulai dari masuknya irritant atau benda padat seperti pasir laut ke dalam cangkang dan mantel kerang, yang kemudian dibungkus oleh nacre dan jadilah mutiara dengan nilai ekonomis yang tinggi. Secara alami, proses pembentukan mutiara ini membutuhkan waktu selama bertahun-tahun. Adapun jika dengan budidaya kerang mutiara, pembentukan mutiara dilakukan dengan proses rekayasa yang mana membutuhkan campur tangan manusia sehingga prosesnya bisa lebih cepat daripada secara alami di laut. 

Tahapan Budidaya Kerang Mutiara untuk Pemula


Sebelum itu perlu diketahui terlebih dahulu bahwa membudidayakan kerang mutiara bisa dilakukan di air laut maupun air tawar. Namun jika dibandingkan secara kualitas, tentu budidaya di air lautlah yang terbaik. Harga mutiara yang dibudidayakan di laut jauh lebih mahal daripada budidaya kerang mutiara di air tawar. Lokasi budidaya kerang mutiara air laut yang paling banyak ditemukan adalah di Lombok. 

Baca Juga: Rahasia Sukses Budidaya Ikan Black Ghost Bagi Pemula

Berikut adalah tahapan budidaya kerang mutiara yang dapat dijadikan pedoman bagi pemula. 

1. Menyediakan Indukan Berkualitas

budidaya kerang mutiara
(Sumber: Pandulaut.org)

Budidaya kerang mutiara diawali dari penyediaan induk. Induk bisa didapatkan dari alam atau dari tempat pembenihan. Meskipun kualitasnya akan lebih bagus jika diambil dari habitatnya langsung di laut, akan tetapi induk harus diaklimatisasi terlebih dahulu untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. 

2. Perkawinan Kerang

Untuk dapat menghasilkan bayi kerang, nantinya kerang akan mengeluarkan lendir, dan bayi-bayi kerang akan menetas di tempat penetasan atau hatchery. Bayi-bayi kerang itu kemudian akan tumbuh dan berkembang di peternakan kerang tersebut. 

3. Dibudidayakan di Laut

Saat bayi-bayi kerang itu sudah memasuki usia 60 hari, saatnya kerang untuk dipindah ke laut. Dan tunggu sampai usianya 3 tahunan. Lokasi budidaya kerang mutiara ini harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Bebas dari pencemaran
  2. Perairannya subur yang mana kaya dengan makanan alami
  3. Tidak terdapat gelombang ombak besar dan aman dari angin kencang
  4. Kecerahan cukup tinggi 
  5. Suhu udara 25 sampai 28° C
  6. Kadar garam air sebesar 30 – 34 ppt
  7. Dasar perairan berupa pasir karang
  8. Kedalaman lokasi idealnya 15 sampai 25 m

Baru di usia inilah pembudidaya sudah dapat melakukan penanaman nukleus. Namun terlebih dahulu harus dilakukan penyeleksian dengan dipilih yang kualitasnya unggul saja. Nantinya kerang yang lolos seleksi inilah yang akan ditanamkan nukleus saat cangkangnya terbuka. 

4. Melakukan Penyayatan

Tahap berikutnya adalah melakukan penyayatan. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk merangsang produksi nacre. Penyayatan itu sendiri dilakukan pada tubuh kerang dengan mengorbankan potongan kecil mantel dari kerang yang lain dan nukleus untuk melanjutkan penanaman nukleus. Kerang akan terangsang membentuk nacre yang diekskresikan oleh mantel dari kerang mutiara inang atau indukan. 

Baca Juga: Rahasia Cara Merawat Ikan Discus agar Sehat Bebas Penyakit

5. Melepaskan Kerang ke Laut

budidaya kerang mutiara
(Sumber: Sbbkab.go.id)

Melepaskan disini maksudnya adalah dengan dirangkai pada kerangka yang sudah disiapkan sebelumnya. Tujuan melepaskan kerang ke laut ini adalah untuk membiarkan mutiara melakukan proses pembentukan mutiara. Biarkan kerangkanya terapung di laut tapi tetap ikat dengan menggunakan karet apung. 

Kerang akan dengan sendirinya membentuk mutiara di dalam cangkang. Yaitu dengan membentuk lapisan-lapisan mutiara secara bertahap. Pembudidaya cukup memantau dan memastikan setiap hari terutama faktor lingkungan seperti suhu air. Nantinya lapisan berpori pada kerang akan membentuk conchiolin di area sekitar nukleus dan nacre yang akan menghasilkan mutiara dalam kerang. 

6. Pemanenan Mutiara Kerang 

Tahap terakhir dari budidaya kerang mutiara adalah panen mutiara. Mutiara sudah dapat dipanen tergantung dari ukuran yang diinginkan oleh pemesan. Biasanya mutiara akan menjadi lebih bagus dan berkilau saat musim dingin. Cara pengambilan mutiaranya harus hati-hati. Supaya kerang mutiara dapat dibudidayakan kembali dan akan terus menghasilkan mutiara yang lebih besar dan indah selama orangnya masih hidup. Yakni dengan memotong dagingnya secara hati-hati, lalu ambil mutiaranya. 

Kenali 8 Fakta Menarik Kerang Mutiara

budidaya kerang mutiara
(Sumber: Arenahewan.com)

Selain bisa menjadi peluang bisnis yang menarik, kerang mutiara juga memiliki beberapa fakta seperti berikut ini:

Baca Juga: Langkah-langkah Cara Merawat Iguana Bagi Pemula Lengkap

1. Mutiara merupakan satu-satunya batu permata di dunia yang berasal dari makhluk hidup. Tidak seperti batu permata lain yang terbentuk dari alam, mutiara yang awalnya dianggap sebagai telur kerang ini dibentuk di dalam cangkang kerang. 

2. Umumnya kerang akan mati saat mutiaranya diekstraksi atau dipanen, tapi tidak seluruhnya karena ada juga kerang yang tetap hidup setelah mutiaranya diambil. Salah satunya mutiara hasil budidaya yang dipanen dari moluska dan dapat ditanam kembali untuk membentuk mutiara lagi.

3. Mutiara air asin umumnya diekstraksi dari tiram. Sedangkan mutiara air tawar diekstraksi dari kerang. 

4. Bagi yang membudidayakan kerang mutiara, biasanya faktor gagalnya panen adalah berasal dari faktor lingkungan. Seperti bencana tsunami, polusi air, dan fenomena alam lainnya. Sehingga membudidaya harus dapat memastikan bahwa lokasi budidayanya cukup aman setidaknya sampai masa panen mutiara tiba. 

5. Warna mutiara beragam dan berasal dari unsur-unsur dalam kerang itu sendiri. Di antaranya warna emas, putih gading, merah muda, ungu hingga hitam.

6. Tiap satu mutiara dengan mutiara lainnya tidak sama, masing-masing memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Tidak ada mutiara yang sempurna karena setiap mutiara memiliki ketidaksempurnaan masing-masing. 

7. Kerang penghasil mutiara terbaik ada 5 jenis. 

  1. Yang pertama adalah Pinctada maxima, yang termasuk dalam kelompok bivalvia dengan dua cangkang yang disebut tangkup. Pinctada Maxima tidak memiliki granula sehingga cara mendapatkan makanan adalah dengan disaring, jenis kerang inilah yang banyak dibudidaya karena menghasilkan mutiara dalam ukuran diameter besar. 
  2. Yang kedua adalah Pinctada Margaritifera merupakan kerang penghasil mutiara terbaik dan primadona di negara-negara pasifik selatan. Pinctada Margaritifera menghasilkan mutiara dari warna cream hingga hitam, yang mana mutiara hitamnya paling diminati dan dicari meskipun diameternya lebih kecil dari Pinctada Maxima. 
  3. Yang ketiga adalah Pinctada Fucata merupakan jenis kerang yang paling banyak dibudidayakan di Jepang. Pinctada fucata memiliki cangkang  dengan panjang yang sedikit lebih besar. 
  4. Yang keempat adalah Pteria Penguin, jarang dibudidayakan dibanding Pinctada fucata selain untuk kalangan tertentu karena tidak menghasilkan mutiara dalam bentuk bulat. 
  5. Terakhir adalah kerang mutiara air tawar yang hidup di air tawar dengan cara menempel pada substrat dan memakan jenis-jenis plankton. 

8. Pertanian mutiara budidaya biasanya dirujuk dengan istilah perikultur.

Itulah informasi seputar budidaya kerang mutiara beserta fakta menarik tentang jenis kerang tersebut. Semoga informasi ini bisa menjadi inspirasi budidaya yang menjanjikan untuk dijalankan. 

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo raih mimpi Mu.

Leave a Comment