Cara Merawat Hewan

Panduan Lengkap Cara Budidaya Kerang Air Tawar untuk Pemula

Panduan Lengkap Cara Budidaya Kerang Air Tawar untuk Pemula Trikmerawat.com
Nur Atinal
Written by Nur Atinal

Kerang air tawar menjadi salah satu produk perikanan yang diminati para pecinta kuliner, karena selain rasanya yang lezat juga mengandung gizi yang tinggi. Apalagi kerang air tawar ini mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, dan zat-zat lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh. Kemudian dari segi bisnis, kerang air tawar ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga tak heran jika banyak pebisnis melakukan budidaya kerang air tawar. Harganya pun cukup fantastis, per kilonya bisa mencapai 40 hingga 50 ribu rupiah.

Apalagi saat produktivitasnya masih bagus, budidaya kerang air tawar ini bisa menghasilkan keuntungan (laba) yang cukup besar. Penasaran dengan bagaimana cara budidaya kerang air tawar yang lengkap untuk pemula? Simak penjelasan berikut ini yuk!

1. Menentukan Lokasi Budidaya Kerang

Jika Anda ingin sukses dengan berbisnis budidaya kerang air tawar, maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan lokasi yang tepat. Lokasi ini sangat menentukan keberhasilan bisnis Anda ke depannya. Anda juga perlu teliti, karena tidak semua lokasi bisa dijadikan sebagai tempat untuk membudidayakan kerang air tawar.

Karena salah sedikit, membuat kerang tidak bisa tumbuh dan berkembang biak dengan baik, sehingga menurunkan produktivitasnya. Jadi, tips dalam menentukan lokasi perkembangbiakan kerang ini di antaranya:

  • Lokasi perairan tidak memiliki arus yang kencang.
  • Perairan subur mengandung zat hara dan zat makanan yang melimpah.
  • Tidak tercemar oleh limbah industri karena tidak baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kerang.
Panduan Lengkap Cara Budidaya Kerang Air Tawar untuk Pemula Trikmerawat.com
(Sumber: Ternakduit.net)

Ada 2 jenis lokasi yang bisa digunakan sebagai tempat budidaya kerang air tawar:

  • Di dasar perairan

Budidaya di dasar perairan memerlukan kedalaman air minimal 1 meter. Jika memilih lokasi ini, maka ada 2 metode untuk mengembangbiakkan kerang, yaitu metode dasar dan tiang.

Metode dasar dilakukan dengan cara memindahkan anak kerang ke tempat yang baru untuk mengurangi kepadatan kerang. Metode ini memerlukan arus air yang pasang surut (tidak terlalu tinggi) untuk mencegah kemungkinan terjadinya pengendapan lumpur, membuang kotoran, dan kadar oksigen yang cukup. Sementara metode tiang dilakukan dengan menancapkan bambu di dasar perairan setelah 1-2 bambu dipindahkan ke muara.

  • Di kolom air

Jika Anda mengambangbiakkan di kolom air, maka gunakan metode gantung (rak), rakit, atau long line. Di lokasi ini, letakkan kerang di kolom air minimal 2 meter, atau 1 meter dari ujung tali media ke dasar perairan.

Metode rakit merupakan metode dengan menggunakan rakit yang terbuat dari bambu atau kayu, kemudian lengkapi dengan pelampung. Lalu pindahkan kolektor yang penuh spat ke dalam rakit secara perlahan. Anda bisa memasang kolektor dengan jarak antar kolektor sekitar 30 cm.

Metode rak hampir sama dengan metode rakit, hanya saja rak tidak bisa dipindah tempat. Sedangkan metode long line hampir sama dengan metode rakit, hanya saja terdiri dari sebuah tali, dilengkapi beberapa pelampung, sehingga tempat pemeliharaan ini bisa dipindah-pindah tempat.

Baca Juga: 7 Langkah Cara Budidaya Udang Windu, Mudah dan Menguntungkan

2. Bibit yang Berkualitas

Selain lokasi, cara kedua agar produktivitas budidaya kerang air tawar melimpah adalah dengan menentukan bibit yang berkualitas, yakni dengan cara:

  • Kumpulkan benih atau spat dengan bantuan tali kolektor yang bahannya terbuat dari sabut kelapa, ijuk yang sudah dipintal, serta tali dari bahan polyethylene.
  • Gantungkan tali di perairan air tawar yang memiliki banyak bening kerang, maka benih akan menempel dengan sendirinya di tali.
  • Kemudian, pindahkan benih kerang yang menempel di tali ke lokasi pembudidayaan.

Perlu Anda ingat, perlu usaha ekstra untuk mendapatkan kerang air tawar ini dari alam. Tipsnya adalah Anda perlu bersabar.

Panduan Lengkap Cara Budidaya Kerang Air Tawar untuk Pemula Trikmerawat.com
(Sumber: 4.bp.blogspot.com)

3. Memilih Metode yang Tepat

Metode yang bisa digunakan untuk budidaya kerang air tawar adalah rakit tancap dan rakit apung. Yang mana yang paling banyak digunakan adalah metode rakit tancap. Metode ini merupakan kombinasi dari metode tancap dan rakit apung.

Metode rakit tancap dilakukan dengan menghubungkan sebatang bambu yang ditancapkan di dasar perairan yang kokoh. Rakit ditempatkan di perairan yang bisa tinggi dan rendah, dengan tujuan supaya rakit tidak kekeringan. Untuk ukuran rakit bisa disesuaikan dengan lokasi serta bibit kerang air tawar yang akan dibudidayakan.

4. Hindari dari Pemangsa Kerang

Kerang air tawar memiliki pemangsa yang bisa membahayakannya dan mengakibatkan budidaya kerang teracancam gagal. Pemangsa kerang air tawar ini biasanya berupa lumut dan lumpur. Kedua menjadi ancaman, sehingga pilihlah lokasi yang tidak banyak mengandung lumpur dan arusnya tidak kuat.

Baca Juga: Cara Budidaya Lele Dumbo dari Awal Hingga Panen

5. Masa Panen

Apabila lokasi pembudidayaan kerang air tawar bagus, maka kerang bisa bertumbuh kembang dengan baik karena di dalam perairannya mengandung zat makanan yang dibutuhkan oleh kerang. Biasanya masa panen ini terjadi saat kerang berumur 6 bulan, yang mana 1 tali bisa menghasilkan sekitar 20 kg.

Ciri-ciri kerang air tawar yang siap panen adalah:

  • Seukuran tusuk sate dengan panjang 6 hingga 8 cm.
  • Daging tebal.
  • Berwarna krem.

Agar panen berhasil, diperlukan juga teknik panen yang tepat agar kerang tidak mati. Caranya, gunakan pisau atau benda tajam yang bisa digunakan untuk memisahkan kerang yang saling menempel satu sama lain menggunakan pisau dengan memotong byssus-nya.. Hindari menggunakan pisau yang tumpul karena bisa membuat kerang cepat mati. Karena kerang dalam kondisi mati akan menurunkan nilai ekonomisnya.

Lingkungan perairan juga perlu dijaga dengan baik dan terhindar dari pencemaran air maupun tanah. Karena akan mempengaruhi cangkang kerang apakah bersih atau tidak. Jika perairan sudah tercemar oleh limbah merkuri, kulit kerang akan dipenuhi oleh teritip. Hal ini tentunya berbahaya dan tidak sehat jika dikonsumsi oleh manusia.

Panduan Lengkap Cara Budidaya Kerang Air Tawar untuk Pemula Trikmerawat.com
(Sumber: Faktualnews.co)

6. Rendam Kerang di dalam Air Bersih

Untuk menjaga agar kualitas kerang dalam kondisi yang bagus, Anda bisa merendamnya di dalam air bersih agar bahan beracun dan lumpur atau kotoran bisa hilang dari cangkang kerang. Jangan lupa juga untuk mengaliri kerang yang terendam menggunakan air bersih dan mengalir agar kondisi kerang benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Perlu Anda ketahui juga, setelah panen, biasanya kerang ini hanya bertahan selama 8 jam saja, sehingga sebisa mungkin harus terjual seluruhnya agar tidak mati sebelum dimasak atau diolah menjadi makanan.

Baca Juga: Trik Rahasia Cara Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen

7. Pasca Panen

Tidak hanya mencari bibit, merawat dan mengembangbiakkan, lalu memanennya saja, sebagai pebisnis yang bertanggung jawab, maka perlu memastikan jika kerang air tawar tersebut aman dikonsumsi. Karena selama ini muncul isu bahwa kerang bisa saja mengandung racun dan mengganggu metabolisme. Namun, jika petani melakukan tindakan pasca panen dengan baik, maka kerang yang dikonsumsi tidak akan membahayakan.

Caranya adalah dengan menjaga kondisi cangkang selalu tertutup. Karena jika cangkang terbuka akan membuat dagingnya terkontaminasi. Selain itu, jika dijual di tengkulak juga tidak laku karena cangkang sudah terbuka. Hal ini tentu bisa mengakibatkan kerugian bagi pebisnis budidaya kerang air tawar.

Demikian penjelasan mengenai budidaya kerang air tawar yang perlu Anda ketahui. Semoga sukses dan menghasilkan profit yang besar ya!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About the author

Nur Atinal

Nur Atinal

A full time digital marketer. A freelance blogger, copywriter and content writer. Lifelong learner in developing skills and mindsets to be professional, disciplined, consistent, and full of integrity.

Leave a Comment