Ayam Cara Merawat Hewan

10 Tips Budidaya Bebek Petelur Secara Modern

budidaya bebek petelur
Written by Josua Rifandy

Budidaya bebek petelur merupakan salah satu jenis usaha yang paling menjanjikan seiring banyaknya restoran yang mengusung tema bebek dalam menu mereka.

Jadi bisa dibilang bahwa bebek merupakan unggas dengan permintaan paling tinggi dibandingkan dengan unggas lainnya, entah diambil daging maupun telurnya.

Fakta ini seharusnya menjadi motivasi karena pasar untuk mendistribusikan telur bebek selalu ada dan permintaannya selalu tinggi. Jadi usaha budidaya telur bebek merupakan pelaung besar meraup keuntungan yang tidak boleh dilewatkan.

Apalagi jika Anda menggunakan cara modern, akan lebih banyak produksi telur bebek yang akan dihasilkan. Simak berikut ini tipsnya.

10 Tips Budidaya Bebek Petelur Secara Modern


1. Menentukan Jenis Bebek

Pertama yang harus Anda perhatikan agar sukses ternak bebek petelur adalah memilih jenis bibit yang tepat. Jenis bebek yang akan dipelihara nantinya akan menentukan seberapa banyak dan maksimal telur yang akan dihasilkan nantinya.

Beberapa jenis bebek yang biasa dibudidaya oleh peternak dikelompokkan menjadi bebek petelur, bebek pedaging dan bebek hobi.

Untuk bebek petelur pilihannya adalah Buff Orpington, Khaki Chambell dan Indian Runner.

Jika ingin mebudidaya bebek untuk diambil daginya maka pilihannya adalah bebek Peking, Muscovy, Cayuga dan Aylesbury. Sedangkan jika ingin memelihara bebek untuk hobi atau hiasan maka pilihannya adalah East india, Blue Swedish dan Mandariun.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Petelur

Kalau di Indonesia, jenis-jenis bebek yang biasa diternak oleh warga lokal adalah bebek Alabio, bebek Mojosari, bebek Tegal dan bebek Asahan.

Jadi jika Anda ingin fokus pada bebek petelur maka pilihan jenis bebek yang tepat adalah Buff Orpington, Khaki Chambell dan Indian Runner.

Harga Bebek petelur tergantung dari umurnya yaitu berkisar antara Rp. 41.000 – Rp. 57.000 per ekor

2. Persiapan Lokasi

Setelah Anda menentukan jenis bebek mana yang ingin dibudidaya, maka selanjutnya mempersiapkan lokasi untuk kandang bebek petelur. Y

ang harus Anda perhatikan pertama ketika memilih lokasi kandang bebek petelur adalah akses keluar dan masuk.

Lokasi budidaya seharusnya tidak telalu dalam atau dekat dengan keramaian. Hal ini untuk memudahkan distribusi memindahkan hasil produksi telur ke pasar/pemesan.

Lokasi peternakan juga harus aman, entah itu dari predator atau dari manusia yang berniat jahat. Oleh karena itu tidak ada salahnya jika peternakan dijaga secara rutin.

3. Menentukan Kandang Bebek

Setelah menentukan lokasi peternakan, cara budidaya bebek petelur modern berikutnya adalah menentukan kandang bebek. Dalam hal ini

Anda harus menentukan bentuk dan ukuran kandang yang akan ditempati bebek petelur nantinya. Ini bisa Anda sesuaikan dengan banyaknya modal yang Anda siapkan plus banyaknya bibit bebek petelur nantinya.

4. Mempersiapakan Kondisi Kandang Yang Tepat

Jika bentuk kandang bebek petelur sudah disiapkan panjang dan lebarnya, maka selanjutnya bisa mempersiapkan kondisi kandang yang tepat.

Banyak syarat dan ketentuan yang harus Anda penuhi untuk membuat kondisi kandang ideal sehingga menghasilkan bebek petelur yang produktif.

Misalnya saja temperatur kandang atau suhunya yang harus pas di angka 39º C. Anda juga harus memastikan kelembapan kandang ideal, yaitu antara 60%-65%.

Penerangannya juga harus memadai, yang akan memudahkan dalam pengaturan kandang nantinya. Dengan penerangan yang cukup, fungsi kandang bisa dimaksimalkan.

5. Menentukan Model Kandang

Cara budidaya bebek petelur modern berikutnya adalah menentukan model kandang yang sesuai. Kandang bisa menjadi faktor sukses ternak bebek petelur yang sedang Anda rencanakan.

Beberapa jenis kandang bebek yang sering dipakai ada 3, yaitu kandang khusus anak bebek, kandang bower dan kandang layar.

Seperti namanya kandang khusus anak bebek memang digunakan untuk menampung anak bebek yang baru menetas. Kemudian kandang bower untuk bebek remaja yang akan dibesarkan sehingga siap menjadi bebek petelur dewasa.

Sedangkan kandang layar adalah kandang untuk bebek petelur siap produksi.

6. Peralatan & Perlengkapan

Ada beberapa peralatan dan perlengkapan kandang yang harus tersedia agar budidaya bebek petelur sukses. Misalnya saja kandang bebek petelur harus dilengkapi dengan saluran pembuangan kotoran agar kandang tidak bau.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Broiller

Kemudian dalam kandang juga harus ada kolam bermain, tempat makan minum dan alas kandang. Pokoknya peralataan standar yang dibutuhkan harus lengkap.

7. Membersihkan Kandang

Kandang harus rutin dibersihkan agar bebek petelur sehat dan tidak terserang penyakit yang mana akan menghambat tingkat produksi telur.

Setidaknya kandang bebek harus dibersihkan minimal sekali dalam seminggu agar bebek petelur imun dari penyakit dan produktivitasnya tetap terjaga.

8. Memberikan Makan

Pemberian makan dalam budidaya bebek petelur harus tepat dan tidak boleh asal-asalan. Pemberian makan dan intensitasnya harus disesuaikan dengan umur bebek petelur.

Tentu saja beda porsi makan antara bebek dewasa, bebek remaja dan bebek yang baru menetas.

9. Memberikan Obat dan Vitamin

Untuk sukses dalam budidaya bebek petelur, peternak tidak hanya butuh modal yang melimpah saja. Namun pengetahuannya tentang seluk beluk bebek petelur juga sangat diperlukan.

Dengan luasnya pengetahuan akan bebek petelur, peternak bisa tahu kondisi ketika bebek kurang sehat dan obat/vitamin mana yang harus diberikan.

Harga Telur Bebek saat ini berkisar antara Rp.1,500 – Rp. 2,500 per butir

10. Panen

Siklus budidaya bebek petelur akan tiba pada masa panen katika bebek-bebek sudah dikawinkan dan bertelur. Jika jumlah produksi telur sudah siap didistribusikan, sebaiknya tidak lebih dari 5 hari.

Nah, agar tidak terjadi hal buruk seperti telur busuk maka bisa menggunakan sistem pengawetan. Menjadikannya telur asin juga bukan pilihan yang salah karena permintaan akan telur asin juga sangat tinggi.

Kandang Bebek Petelur Modern


1. Kandang Boks

Kandang bebek petelur modern pertama adalah Kandang Boks yang bisa digunakan untuk menampung bebek usia 1-30 hari.

Jenis kandang ini biasanya dibuat dari bambu dengan lantai kawat yang cukup menahan kaki bebek tidak teperosok ke bawah.

2. Kandang Bebek Panggung

Jenis kandang bebek petelur modern berikutnya adalah Kandang Bebek Panggung, yang sangat cocok untuk ternak bebek karena terjaga kekeringannya.

Baca Juga : Cara Merawat Anak Ayam

Dengan begitu risiko bebek petelur terkena penyakit bisa diminimalisir. Mungkin kelemahannya terletak pada kurangnya mineral yang diterima bebek karena jaraknya yang jauh dari tanah.

3. Kandang Bebek Sistem Baterai

Jenis kandang bebek petelur modern berikutnya adalah kandang yang menggunakan sistem baterai. Kandang ini sebenarnya mirip kandang bebek invidual namun dikumpulkan jadi satu dan diberi atap.

Dindingnya juga diberi pagar yang berasal dari anyaman bambu atau kawat. Pada setiap petaknya hanya diisi satu bebek dan dibuat miring agar telur langsung bisa menggelinding ke penampungan.

Di antara kelebihan dari jenis kandang ini adalah untuk mengurangi rasa bising dari luar kandang. Selain itu juga untuk memudahkan dalam pengawasan dan pengontrolan pada bebek, terutama soal risiko terkena penyakit. Kandang jenis ini juga bisa menjamin kebersihan dan keutuhan telur.

Demikianlah ulasan tentang cara yang bisa dilakukan untuk sukses budidaya bebek petelur modern. Dibahas juga beberapa contoh kandang yang biasa digunakan untuk ternak bebek petelur. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda dan selamat mencoba! Semoga sukses!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo Raih Mimpi Mu.

Leave a Comment