Cara Merawat Hewan Ayam

7 Tips Sukses Lengkap Budidaya Ayam Mutiara

ayam mutiara
Written by Josua Rifandy

Ayam mutiara adalah salah satu jenis ayam yang mulai digemari manusia karena potensi budidayanya yang menguntungkan. Berbeda dengan jenis budidaya ayam lain yang diambil daging maupun telurnya, ayam ini dibudidaya karena bentuk dan warna bulunya yang indah.

Ayam ini memang salah satu ayam hias yang paling diminati karena keindahan bulunya yang khas. Unggas ini memiliki bulu yang berwarna abu-abu dengan totol kecil yang banyak dan berwarna putih.

Untuk sukses ternak unggas ini tentu tidak semudah ternak ayam potong atau petelur. Namun jangan khawatir, di bawah ini akan diulas tips sukses budidaya ayam hias ini.

Tips Sukses Lengkap Budidaya Ayam Mutiara


1. Kandang

Kandang adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi kesuksesan budidaya ayam ini. Dengan bentuk kandang yang tepat, unggas hias ini bisa tumbuh dengan baik dan menguntungkan untuk Anda.

Jadi jika Anda sedang berniat budidaya ayam hias ini, maka usahakan mempersiapkan kandang yang sesuai dengan habitatnya.

Baca Juga : Cara Merawat Anak Ayam

Meskipun ayam ini bisa tumbuh dengan baik jika ditempatkan di kandang ayam biasa, namun demi hasil maksimal siapkan kandang yang sesuai dengan habitat asli ayam tersebut.

Misalnya saja dengan menambahkan tempat untuk bertengger agar tumbuh kembang ayam maksimal. Atur juga suhu dalam kandang karena suhu juga berperan penting dalam kesuksesan ternak ayam hias ini.

Kandang ayam hias ini biasanya mirip dengan kandang untuk ayam bangkok pedaging.

Tahukah Kamu? Bahwa Ayam Mutiara biasanya bertelur pada musim hujan, Dalam satu periode bertelur, jumlah telurnya bisa sampai 30 butir

2. Belajar dari Peternak Pengalaman

Tidak ada salahnya jika Anda belajar terlebih dahulu kepada peternak ayam hias berpengalaman. Dengan menjalin hubungan yang baik dengan mereka, Anda bisa mendapatkan tips cara budidaya ayam hias ini hingga berhasil.

Baca Juga : Cara Budidaya Ayam Joper

Tidak bertanya secara langsung juga tidak masalah, karena banyak sumber ilmu yang berternak ayam hias yang bisa Anda dapatkan dari buku.

Dengan ilmu dan pengalaman yang Anda dapatkan dari berbagai sumber, dijamin niat budidaya ayam hias ini semakin mantap.

Bukan hanya itu saja, Anda juga akan cepat tanggap jika nanti muncul masalah yang berkaitan dengan budidaya ayam hias ini.

3. Makanan yang Tepat

Tips agar sukses budidaya ayam hias ini adalah dengan memberi asupan makan yang tepat dengan porsi yang pas. Perlu Anda ingat, bahwa ayam ini habitat aslinya adalah hutan.

Jadi berbeda dengan ayam biasa yang mayoritas makanannya berasal dari biji-bijian hingga bekatul, ayam mutiara ini hampir makan apa saja.

Maksudnya ayam ini berjenis omnivora alias jenis makanan apa saja masuk ke mulutnya. Mulai dari tanaman, rumput hingga beberapa jenis daging. Jadi sebagai peternak pemula, Anda tidak cukup hanya memenuhi salah satu nutrisi saja.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Broiler

Namun akan lebih baik jika nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam hias ini disediakan selengkap-lengkapnya.

Dengan nutrisi yang dipenuhi dengan lengkap, ayam hias ini akan tumbuh dengan cepat dan baik hingga siap untuk dijual. Intinya semua nutrisi hewani dan nabati harus tersedia agar unggas ini bisa tumbuh dengan maksimal dan menguntungkan untuk Anda.

4. Pemilihan Indukan

Tips sukses budidaya ayam mutiara berikutnya adalah dengan memilih indukan ayam yang tepat. Ini merupakan tips umum yang harus Anda lakukan jika Anda ingin sukses ternak segala jenis unggas atau burung.

Karena dengan bibit yang baik, dijamin akan menjadi ayam hias dewasa yang baik pula. Dengan ayam hias dewasa yang baik, tentu untung yang akan Anda dapatkan lebih besar.

Baca Juga : Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas

Jadi ada tips sendiri bagaimana memilih induk ayam hias yang tepat untuk menghasilkan bibit yang unggul. Yaitu pastikan indukan ayam tersebut tidak sakit dan mengalami cacat sedikit pun seperti pincang.

Pilih juga indukan ayam yang memiliki bulu ayam yang indah dan tidak gampang rontok. Dari segi postur ayam juga harus diperhatikan karena akan mempengaruhi bibitnya nanti.

5. Perawatan Ayam Bertelur

Setelah memilih penjantan dan indukan ayam mutiara, Anda bisa langsung menaruhnya dalam kandang yang telah disiapkan. Biasanya mereka dapat melakukan perkawinan sendiri tanpa bantuan tangan manusia. Setelah melakukan perkawinan, ayam hias ini akan segera bertelur.

Uniknya, berbeda dengan jenis ayam lainnya, ayam hias ini sering bertelur pada musim hujan. Nah, setelah telur dierami dan menetas, segera pindah anak ayam hias ke inkubator.

Dengan inkubator, harapan hidup anakan ayam hias ini lebih tinggi jika dibandingkan dirawat oleh induknya sendiri.

6. Perawatan Anakan Ayam

Setelah anakan ayam mutiara menetas, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa anakan ayam hias tersebut bisa bertahan hidup.

Apalagi saat anakan menetas adalah pada musim hujan. Kalau tidak dirawat dengan tepat, anakan ayam hias ini bisa mati karena dinginnya suhu dan cuaca.

Jadi sediakan kandang khusus yang digunakan untuk membesarkan anakan ayam hias ini. Kandang khusus tersebut harus diatur suhunya sedemikian rupa sehingga anakan ayam merasa hangat meskipun sedang musim hujan.

Nanti setelah anakan ayam cukup dewasa dan tidak akan bermasalah soal suhu dan cuaca maka bisa dilepas di kandang biasa.

7. Pemberian Makan Anakan Ayam

Tips berikutnya agar budidaya ayam hias sukses adalah memberi makan anakan ayam dengan porsi dan waktu yang tepat. Kesuksesan budidaya ayam hias ini sangat bergantung seberapa sukses Anda menjaga anakan ayam tetap hidup.

Anakan ayam memang rawan mati jika tidak dirawat dengan benar, dalam hal ini terkait dengan makanan dan kandanganya.

Tidak seperti ayam hias yang sudah dewasa yang bisa makan apa saja, anakan ayam hias ini masih terbatas makanannya. Biasanya makanan ayam hias ini berasal dari jenis konsentrat atau sayuran yang dilembutkan.

Itu pun harus diloloh karena anakan ayam belum bisa makan sendiri. Jadi sebagai peternak, Anda harus benar-benar telaten agar harapan hidup anakan ayam tinggi.

Tahukah Kamu? Awalnya Ayam Mutiara berasal dari Afrika namun untuk saat ini ayam ini sudah populer di Indonesia

Harga Ayam Mutiara

Seperti yang telah disinggung di atas, harga ayam mutiara sangatlah tinggi sehingga sangat menggiurkan dijadikan peluang usaha. Harga ayam hias ini dibedakan berdasarkan jenisnya, yaitu jenis petelor, putih, silver dan plangkok.

Harga keempat jenis ayam hias ini berbeda-beda. Untuk versi dewasa (5 Bulan Lebih) jenis petelor harganya adalah 300 ribu rupiah. Untuk jenis putih harga ayam dewasanya adalah 500 ribu rupiah, jenis silver harga dewasanya adalah 500 ribu.

Baca Juga : Cara Merawat Ayam Petelur

Sedangkan untuk jenis plangkok harga ayam dewasanya adalah sekitar 475 ribu rupiah.

Namun jika Anda ingin harga yang lebih murah, bisa membeli ayam hias ini yang berumur 1-5 bulan. Harus Anda ingat, harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu karena kondisi ekonomi atau faktor lainnya.

Demikianlah ulasan tentang tips sukses dan lengkap budidaya ayam mutiara. Dengan harga yang tinggi di atas, bisa disimpulkan bahwa budidaya ayam hias ini sangat menjanjikan dan patut untuk dicoba.

Tidak perlu khawatir, dengan panduan tips di atas, tingkat kesuksesan usaha Anda bisa ditingkatkan dan peluang gagal bisa diminimalisir.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.

About the author

Josua Rifandy

Saya adalah seorang Entrepreneur Muda yang sedang aktif di dunia bisnis digital. Dalam menjalankan kehidupan saya memiliki Prinsip untuk Tidak Berhenti Belajar, Tidak Berhenti Bermimpi, dan Tidak Menyerah di Tengah Jalan. So tunggu apalagi, Ayo Raih Mimpi Mu.

Leave a Comment